• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sudah Setahun Mantan Direktur Perusda AUJ Buron

by M Zulfikar Akbar
7 Mei 2019, 15:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Dandi Priyo Anggono (dok/Bontangpost.id)

Dandi Priyo Anggono (dok/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kabar penangkapan terhadap mantan Direktur Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Bontang, Dandi Priyo Anggono, hingga kini masih abu-abu. Meski tahun lalu sudah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang, Agus Kurniawan mengatakan hingga kini pihaknya masih menemui kendala dan belum menemukan tempat persembunyian Dandi, yang merupakan tersangka kasus korupsi pengadaan videotron tersebut.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangani kasus Dandi,” jelasnya kepada bontangpost.id, Selasa (7/5/2019).

Dia menambahkan, saat Dandi masih berada di Bontang, seharusnya dilakukan pencegahan dan tidak melarikan diri. Sehingga proses penangkapannya pun lebih mudah dan cepat.

“Seandainya saya sudah Kajari Bontang saat itu, akan dicegah. Supaya tidak lari. Saat ini masih kami lakukan pelacakan,” tambah Agus yang katanya sedang pertemuan di Kejaksaan Tinggi (Kejati).

Baca Juga:  BPR Ingin “Cerai” dari Perusda AUJ

Diketahui, pada 2014 lalu pemkot mengguyur perusda sebesar Rp 10 miliar. Setahun berselang, disuntik lagi dana segar sebesar Rp 6.926.295.000.

“Sehingga total berjumlah Rp 16.926.295.000 yang sebagian didistribusikan kepada anak usaha Perusda AUJ,” terang Novita Elisabet Morong, yang saat itu masih menjabat kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bontang.

Diungkapkan Novita, penyimpangan tersebut merugikan negara sekira Rp 8.055.843.878. Kerugian itu akibat penggunaan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan piutang macet.

Kaltim Post (induk Bontangpost.id) pernah mewawancarai Dandi sebelum menghilang, Mei 2016 lalu. Saat itu dia mengakui bahwa dana yang diberikan kepada unit usaha tidak 100 persen dari semestinya.

“Memang tidak 100 persen, itu karena penyertaan modal yang diberikan juga tidak 100 persen,” kata Dandi.

Baca Juga:  Basri Bakal Rombak Direksi Perusda AUJ

Jika mengacu kajian Universitas Airlangga yang menjadi salah satu acuan penyertaan modal diberikan, PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) harusnya diguyur Rp 6 miliar. Namun hanya diberikan Rp 3 miliar. Pun dengan PT Bontang Investindo yang diberikan Rp 3,9 miliar dari seharusnya Rp 5,9 miliar.

Pada April 2015, perusda diguyur Rp 16,9 miliar. Sebanyak Rp 10 miliar diambil dari APBD 2014, sisanya dari APBD 2015. Duit itu digunakan untuk membangun sejumlah usaha.

Sebanyak Rp 2 miliar digunakan untuk membuka usaha bengkel. Satu di Bontang, lainnya di Samarinda. Uang tersebut diperuntukkan untuk membeli perlengkapan bengkel, sementara bangunan menyewa.

Sekira Rp 800 juta disuntikkan untuk pengelolaan parkir. Sementara Rp 3,9 miliar digunakan untuk mendatangkan dua videotron. Namun yang terpasang baru satu unit.

Baca Juga:  Dua BUMD Nihil Setor Dividen

Unit usaha lain seperti stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN) dan BPR pun tak luput dari kucuran dana segar. Uniknya, keuangan perusda kembali tidak sehat pada Januari atau delapan bulan setelah diberikan suntikan Rp 16,9 miliar. Hal itu ditandai dengan tertunggaknya gaji karyawan.

Badan Pengawas Perusda AUJ menilai, pengelolaan unit usaha tak sesuai perencanaan. Akibatnya, alih-alih meraih untung berlipat, justru merugi yang didapat. Tak hanya itu, perusda juga tak memberikan laporan pertanggungjawaban penyertaan modal. (mam)

Tags: dandi priyo anggonokejari bontangperusda AUJ
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jangan Langsung Tidur Setelah Makan Sahur, Ini Sebabnya

Next Post

Lima Pejabat Bersaing Rebut Kursi Sekda Bontang

Related Posts

Dua Kasi Kejari Bontang Diganti, Ferdinand Sianturi Ambil Alih Pidsus
Bontang

Dua Kasi Kejari Bontang Diganti, Ferdinand Sianturi Ambil Alih Pidsus

3 September 2026, 14:21
Empat Kajari di Kalimantan Timur Resmi Berganti, Salah Satunya Bontang
Bontang

Empat Kajari di Kalimantan Timur Resmi Berganti, Salah Satunya Bontang

28 Juli 2025, 14:52
Kejari Bontang Panggil Kepala Sekolah Terkait Pengadaan Laptop Rp386 Juta
Bontang

Kejari Bontang Panggil Kepala Sekolah Terkait Pengadaan Laptop Rp386 Juta

21 Juli 2025, 08:18
Gaji Karyawan Nunggak, Direktur PT LBB; Ada Keterlambatan Pembayaran Invois
Bontang

Unit Usaha Belum Gaji Karyawan, Direktur Perumda AUJ Bontang Angkat Suara

9 Oktober 2022, 20:11
PT LBB, Unit Usaha Perumda AUJ Bontang Ditengarai Nunggak Dua Bulan Gaji Karyawan
Bontang

PT LBB, Unit Usaha Perumda AUJ Bontang Ditengarai Nunggak Dua Bulan Gaji Karyawan

5 Oktober 2022, 20:25
Dua Tahun Jadi Tersangka, Kejari Bontang Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi Perumda AUJ
Kriminal

Dua Tahun Jadi Tersangka, Kejari Bontang Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi Perumda AUJ

3 Oktober 2022, 17:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.