• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Sungai Tercemar, Ada Oknum Warga Pakai Racun dan Setrum, Habitat Ikan Terancam 

by BontangPost
30 Mei 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
CEMARI LINGKUNGAN: Aktivitas warga yang menyetrum ikan di sungai. (IST)

CEMARI LINGKUNGAN: Aktivitas warga yang menyetrum ikan di sungai. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA- Beberapa pekan ini, Kutim sudah tak diguyur hujan. Jikapun ada, hanya gerimis mengundang. Momen itulah dimanfaatkan oknum warga untuk menyetrum ikan di sungai.

Tidak hanya itu, mereka juga meracun ikan disaat air sungai sedang surut. Tentu saja, cara tradisional tersebut mengancam habitat ikan. Masalah lainnya, Sungai Sangatta dapat tercemar.

Fenomena ini terjadi di beberapa titik. Salah satunya di kawasan Sungai Pinang dan Masabang. Praktik yang dilarang ini dikeluhkan masyarakat. Fitri salah satunya. Warga Pinang ini mengaku khawatir atas ulah oknum tersebut.

“Tidak semua ikan yang disetrum bisa diambil. Karena ada yang lepas dari tanggo (alat tangkap tradisional). Jadi kasihan mati sia-sia. Apalagi yang kena ada juga ikan yang kecil,” katanya.

Baca Juga:  Persiapan MTQ  Capai 90 persen

Terparah jika ikan diracun. Cara ini paling membahayakan. Ikan banyak yang mati, manusia pun ikan keracunan. Terpenting, air sungai akan tercemar.

“Kalau racun udang masih mending. Kalau racun ikan, mati semua penghuni sungai. Udang, buaya dan hewan sungai lainnya. Tetangga saya ada juga yang kena muntaber. Karena memang, banyak warga yang pake air sungai,” jelasnya.

Begitupun di Masabang Sangatta Selatan. Beberapa kali oknum warga meracun ikan dan udang serta menyetrumnya. Pemandangan ini sudah rutin disaksikan masyarakat setempat. Bahkan, warga ikut memanen ikan hasil racun tersebut.

“Masalahnya kasihan ikan-ikan mati semua. Baik besar maupun kecil. Ini yang dilarang,” kata Rahmat.

Pitri dan Rahmat meminta kepada pemerintah melarang aktifitas tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan ialah memasang rambu-rambu larangan.

Baca Juga:  Dana Kontingen Porprov Cair Lagi

“Karena kami sudah tegur, tetapi malah diolok-olok. Mereka tak mendengar larangan kami,” kata Pitri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Nur Ali belum mengetahui perihal itu. Pastinya, apa yang dilakukan oknum tersebut tidak dibenarkan. Dirinya berjanji akan mencarikan solusi atas masalah yang sudah meresahkan masyarakat. “Hal ini pasti menjadi perhatian kami. Pembuatan pelang larangan merupakan salah satu solusi,” katanya. (dy)

Tags: Habitat IkanRacun & SetrumSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bentuk Tim, Kutim Cegah MERS-Cov 

Next Post

Waspada Predator Anak, Korban Jangan Takut Melapor

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.