• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bentuk Tim, Kutim Cegah MERS-Cov 

by BontangPost
30 Mei 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
MENCEGAH: Tim kesehatan pencegahan Mers Cov sedang diberi pelatihan oleh kemenkes, di Hotel Royal Victoria Sangatta Utara.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

MENCEGAH: Tim kesehatan pencegahan Mers Cov sedang diberi pelatihan oleh kemenkes, di Hotel Royal Victoria Sangatta Utara.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pemkab Kutim membentuk tim untuk mencegah penyebaran virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-Cov). Pemkab melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kutim Bahrani. Dia mengatakan tujuan dibetuknya tim pencegahan penyakit berbahaya tersebut, guna sebagai antisipasi jika Kutim
terindikasi penularan.

“Dikhawatirkan jika di sini terdapat kasus itu, Kutim sudah siap, karena timnya sudah ada. Kemudian paham tugas masing-masing, tidak panik lagi. Beberapa OPD kami ajak bergabung, bahkan tim ini dilindungi oleh bupati, wakil bupati, dan sekda. Kebetulan ketuanya saya sendiri,” ujar Bahrani saat diwawancarai di Kantor Bupati belum lama ini.

Menurutnya penyakit ini merupakan kumpulan dari gejala saluran nafas yang ditimbulkan dari COV, yang juga turunan dari virus SARS. Lebih lanjut, dirinya menjelaskan proses penularannya dari droplet atau liur.
Bahkan dari barang yang terpegang, seperti buah dari pasar.

Baca Juga:  Bunga Bangkai Hebohkan Warga Sangkima

“Penyakitnya sejenis, hanya saja SARS tingkat kematiannya hanya 10 persen, berbeda dengan corona yang lebih ganas, bahkan angka mematikannya bisa mencapai 50 persen. Penularannya terbilang sangat cepat,” tandasnya.

Beberapa upaya terus dilakukan pihaknya. Bahrani mengatakan Indonesia tekhusus Kutim merupakan jamaah haji dan umrah yang sangat tinggi. Maka dari itu pihaknya akan terus melakukan sosialisasi. Selain itu membentuk tim pencegahan oleh tim medis di pelabuhan sesuai SOP sebagai antisipasi.

“Setiap setiap hari warga kita ada saja yang umrah, jamaah haji pun rutin berangkat saat bulan haji, juga banyaknnya tenaga kerja Indonesia bekerja di luar negeri. Mereka semua akan kembali ke tanah air dan berpotensi membawa virus yang berasal dari unta dan kelelawar itu. Jadi kami harus bekerja ektrsa, cegah daerah agar tidak KLB. Terlebih daerah pelabuhan, bahkan sebentar lagi pelabuhan kenyamukan akan dibuka. Maka kita semua harus berjaga-jaga,” terangnya.

Baca Juga:  Bahaya!! Ini Dia Lima Penyakit tanpa Gejala

Dia mengimbau pada seluruh masyarakat agar dapat menjaga kesehatan, dirinya menjelaskan penyakit tersebut belum memiliki vaksin. Sehingga warga Kutim mampu membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Jaga daya tahan tubuh, biasakan menggunakan masker saat keluar rumah, mengonsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, bahkan warga yang baru pulang dari mekah akan kami pantau terus kesehatannya selama 14 hari. Kita semua harus saling menjaga,” tuturnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kesehatanMERS-COVSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rosma Setelah Tinggalkan Penyiar TV

Next Post

Sungai Tercemar, Ada Oknum Warga Pakai Racun dan Setrum, Habitat Ikan Terancam 

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amparan Tatak Samarinda Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.