bontangpost.id – Pasokan komoditas minyak goreng kemasan di sejumlah toko ritel sudah meningkat. Bahkan di rak sejumlah merek sudah terpajang. Kasir Indomaret Ruliana mengatakan suplai mulai masuk sejak Minggu (20/3). Sejumlah dua dus merek Sovia kemasan dua liter dan delapan dus merek Tropical.
“Hanya merek itu yang masuk kali ini,” kata Ruliana.
Ia menyebut harga minyak goreng mengalami kenaikan. Pasca dicabutnya harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan oleh pemerintah pusat. Pada toko ritel yang berokasi di Jalan HM Ardans ini kemasan dua liter dijual sekira Rp 50 ribu.
Dampak dari kenaikan ini membuat daya beli konsumen menurun. Berbeda ketika harga masih dipatok Rp 14 ribu tiap liternya. “Kalau dulu itu setiap konsumen masuk selalu tanya. Sekarang sudah sedikit,” ucapnya.
Jumlah suplai dipastikan telah normal. Sesuai dengan angka pasokan sebelum kondisi stok langka. Peningkatan harga serupa juga terjadi di Alfamidi Jalan Awang Long. Kepala Toko Alfamidi Febi menjelaskan hanya satu merek Sania yang masuk. Tepatnya pada Jumat (18/3) lalu.
“Total ada lima dus yang masuk. Kemasan satu liter hanya satu dus. Sisanya kemasan dua liter,” tutur dia.
Kemasan satu liter dijual Rp 27.800 sedangkan dua liter dipatok Rp 54.200. Febi menjelaskan hingga Minggu (20/3) sekira 16.30 tersisa 15 kemasan. Ia memastikan animo pembeli menurun belakangan.
“Umumnya tanya tetapi ketika melihat harga sudah tidak jadi membeli,” terangnya.
Ia memastikan ketersediaan akan bertambah hari ini. Barang yang masuk salah satunya bermerek Bimoli. Namun, ia belum bisa memastikan berapa jumlah yang akan masuk.
Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) memastikan mendapat pasokan 18.144 liter minyak goreng. Komoditas itu masuk ke distributor PT Cahaya Setia Utama (CSU), Jumat (18/3) siang hari. Kabid Perdagangan Diskop-UKMP Nurhidayah membenarkan kondisi tersebut. Meski demikian barang yang masuk sudah mengalami peningkatan harga. “Imbas dari dicabutnya harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan,” kata Nurhidayah. Terdapat tiga merek yang masuk. Terbagi dalam lima jenis kemasan. Meliputi Sania kemasan dua liter harga jual menjadi Rp 46.750, Fortune satu liter Rp 23.628, Fortune dua liter Rp 46.530, Sipp ukuran 900 mililiter Rp 21.318, dan Sipp 1,8 liter Rp 41.910. (*/ak)





