• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Susun APBD Harus Lebih Realistis

by BontangPost
17 Oktober 2017, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Foto wajah: Irawansyah

Foto wajah: Irawansyah

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pemerintah Kutai Timur kedepan akan lebih realistis dalam menghitung dan menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (APBD). Sebab, hal ini belajar dari pengalaman defisit anggaran yang dialami dalam dua tahun terakhir.

“Ini sudah yang kedua kalinya Kutim mengalami krisis keuangan. Makanya kedepan, kami lebih berbenah lagi. Sehingga, pembangunan tetap berjalan sempurna, meskipun kondisinya kekurangan,” sebut Sekretaris Daerah (Sekda) Irawansyah.

Munerut dia, kondisi krisis keuangan yang dialami dalam dua tahun terakhiremang jadi pengalaman berharga Pemkab Kutim dalam menjalankan roda pemerintahan. Karena, kondisi keuangan dan kemauan pemerintah pusat tidak bisa diprediksi. Buktinya, walaupun saat ini kondisi nilai jual batubara sedang stabil, namun daerah yang mengandalkan penerimaan dari dana bagi hasil itu tetap mendapat pemangkasan anggaran.

Baca Juga:  Bagian Sosial Klaim Sudah Talangi

“Jadi mau tidak mau kami yang harus belajar realistis dalam menyusun anggaran. Supaya, berapa pun dana yang ditranfer pusat ke daerah tetap cukup untuk melaksanakan pembangunan,” ujarnya.

Irawansyah mengakui, memang semula APBD Kutim digadang-gadang bisa tembus hingga angka Rp 3 triliun. Namun pada kenyataannya, justru dipertengahan tahun tidak dapat terpenuhi karena adanya pemangkasan dana transfer pusat. Sementara, sebagian program pekerjaan sudah terlanjur dijalankan dan harus dibayarkan. Sehingga pada akhirnya menjadi beban terhadap keuangan daerah.

“Bisa dikatakan ini terjadi karena perhitungan  anggaran yang bakal masuk dari pusat tinggi. Sedangkan realisasi akhirnya justru jauh berkurang. Makanya, kondisi ini jadi pengalaman kami yang sangat berharga,” tutup Irawansyah. (aj)

Baca Juga:  Cegah Penyalahgunaan Obat, Polres Dekati Pelajar 
Tags: apbdpemkab kutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Siapkan Penghargaan Setiap HUT Kutim

Next Post

Pabrik Semen Dibungkam Aturan

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
APBD Bontang 2024 Ditetapkan Rp 2,6 Triliun
Bontang

APBD Bontang 2024 Ditetapkan Rp 2,6 Triliun

29 November 2023, 13:37
APBD Turun Rp 400 Miliar. Ada Apa Ya?
Nasional

APBD Wajib Alokasi Pengembangan SDM, Segini Besarannya

28 Januari 2019, 15:30
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.