Demi Kejar Pendapatan, Bapenda Buka Peluang
SANGATTA – Berbagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik dari sektor pajak maupun retribusi daerah terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur (Kutim). Termasuk melibatkan pihak swasta untuk mengelola sumber PAD.
Kepala Bapenda Kutim Musyafa mengatakan, kini pihaknya tengah menjajaki peluang kerjasama dengan pihak swasta dalam pengelolaan sektor parkir.
“Jadi kami membuka peluang kerjasama dengan swasta dalam pengelolaannya secara resmi,” ucap Musyafa.
Menurut dia, potensi pengelolaan parkir yang bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga adalah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga. Sebab, setiap hari jumlah pengunjung yang berobat cukup banyak. Selain itu, dukungan dari direksi rumah sakit pelat merah itu agar parkir dapat dikelola swasta juga sudah ada. Sehingga tinggal pelaksanaannya saja.
“Hanya saja karena RSUD berstatus BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) maka pengelolaan parkir ini akan menjadi pajak daerah. Sistemnya, dengan pembagian persentase atau keuntungan. Sehingga, baik pihak ketiga atau RSUD dapat keuntungan,” ujarnya.
Meskipun begitu, kata Musyafa, sebelum berjalam, seluruh fasilitas penunjang parkir harus disiapkan RSUD. Seperti yang sudah dilakukan RSUD Abdul Wahab Syahrani di Samarinda.
“Intinya semua fasilitas penunjang yang dibutuhkan dilengkapi. Baru pungutan parkirnya bisa diterapkan,” sebut Musyafa. (aj)







