• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Target Pendapatan Tak Dipatok Maksimal

by BontangPost
9 November 2017, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Foto Wajah: Yulianus Palangiran. (DOK)

Foto Wajah: Yulianus Palangiran. (DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kondisi krisis keuangan yang dialami Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam dua tahun terakhir menjadi pelajaran berharga. Agar, tahun depan kondisi itu tidak berulang, legeslatif dan eksekutif sepakat untuk mengubah pola penganggaran di APBD 2018. Artinya, proses penganggaran pendapatan tidak dimaksimalkan sesuai Peraturan Kementerian Keuangan terkait Dana Bagi Hasil (DBH). Sehingga, kalaupun terjadi pemangkasan dana tersebut oleh pusat, Kutim sudah memiliki persiapan.

“Jadi kami ada kehati-hatian.  Untuk anggaran tahun depan, tidak akan dianggarankan sesuai PMK lagi.  Makanya, APBD yang kami bahas untuk tahun depan, telah dipatok hanya Rp 2,5 triliun,  dari PMK sekitar Rp2,6 tiliun. Jadi ada  cadangan sekitar Rp100 miliar, yang jika dipenuhi, maka dana itu  masuk di APBD-perubahan,” jelas Wakil Ketua DPRD Kutim Yulianus Palangiran.

Baca Juga:  Hindari Sengketa Lahan, Kemenag Data Tanah Wakaf

Dia mengakui, memang ada yang aneh dalam  PMK. Sebab, untuk tahun anggaran 2018, sebelumnya  sudah masuk di KUA PPAS senilai Rp 3,3 triliun. Namun, tiba-tiba PMK baru turun dan memotong anggaran sekitar Rp700  miliar.  Akibatnya,  KUA  PPAS tahun anggaran 2018 itu, langsung dipotong, dan hanya disepakati  Rp2,5 triliun.

“Jadi APBD ini tinggal akan dibahas berapa untuk anggaran belanja langsung dan tidak langsung. Soal besarannya, tidak akan berubah lagi,” katanya.

Belajar dari pengalaman daerah lain,  dimana  banyak daerah yang tidak mengandalkan APBD dari  dana bagi hasil, kata Yulianus, DPRD Kutim juga ingin  hal yang sama.  Kutim ingin meningkatkan porsi APBD yang berasal dari Pendapatn Asli Daerah.

Baca Juga:  Banjir Surut, Sampah Menumpuk

“Kutim selama ini terlena dengan DBH. Setelah dipotong,  akhirnya defisit. Karena itu, agar tidak terjadi masalah ini terus menerus, maka kami ingin meningkatkan PAD. Kini kami di DPRD, sedang membahas beberapa Perda yang bisa menghasilkan PAD. Kami berharap, dalam tahun ini, perda-perda ini bisa diselesaikan,” harap Yulianus. (aj)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: krisis keuanganSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Empat Pengedar Sabu Diciduk

Next Post

Masyarakat Wajib Heningkan Cipta 60 Detik

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.