Dalam Kejuaraan Porprov Mendatang
SANGATTA – Beberapa club sepak takraw di Kutim menekan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kutim untuk memanfaatkan atlit lokal ketimbang dari luar.
Binaan Astaf-KT, All Star dan Al Hikmah diantaranya. Semua anggota yang tergabung dalam club tersebut sudah terbilang handal. Tanpa di ragukan. Tak kalah hebatnya dari atlit luar. Paling terpenting, percaya diri dan bangga memanfaatkan atlit sendiri.
Akan sangat disayangkan jika menang tetapi di atas kemenangan orang lain. Terlebih jika kalah, tentu hal tersebut akan lebih memalukan. Untuk itu, alangkah baiknya memanfaatkan atlit lokal untuk bertarung pada Porprov mendatang.
“Jadi kami minta atlit lokal diberdayakan semua. Jangan mengambil atlit dari luar. Kita harus bangga dengan atlit sendiri. Menang kita syukuri. Jika kalah jadikan sebagai pembelajaran. Dari pada menang tetapi atlit luar. Tentu hal ini tidak bijak,” ujar Servin Bunga Rante salah satu pelatih sepak takraw di Sangatta.
Hal senada juga diutarakan pelatih lainnya yakni Syarif, Sultan dan Aspiannur. Pelatih asal Kecamatan Bengalon dan Kaliorang ini meminta pemanfaatan atlit lokal lebih diutamakan. Bahkan jika bisa semua atlit yang bertarung dalam porprov nanti semua berasal dari Kutim.
“Kita harus bangga dengan atlit sendiri. Kami hanya minta manfaatkan atlit sendiri. Itu akan lebih baik ketimbang luar,” kata Aspiannur.
Syarif dan Sultan cukup optimis jika atlit lokal siap bertarung dan mengalahkan lawan. Pasalnya, berbagai upaya sudah dilakukan. Hampir setiap waktu latihan digelar.
“Jadi hampir setiap sore kami latih anggota. Alhamdulillah mereka semua sudah laik bertanding. Bahkan kami yakin atlit yang ada bisa membawa nama baik Kutim,” katanya. (dy)







