• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Terjerat Kasus Narkoba, Andi Arief Mundur dari Wasekjen Partai Demokrat

by M Zulfikar Akbar
6 Maret 2019, 16:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Andi Arief. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/18)

Andi Arief. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/18)

Share on FacebookShare on Twitter

Andi Arief akhirnya menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Wasekjen Partai Demokrat. Dia akan fokus menghadapi kasus hukum yang menjeratnya. Pengunduran diri Andi disampaikan Rachland Nashidik yang juga wasekjen DPP Partai Demokrat. Rachland sudah bertemu langsung dengan Andi. Menurut dia, koleganya separtai itu meminta maaf kepada teman-temannya. ”Dia meminta maaf karena merasa telah membuat kawan-kawannya kecewa,” tutur dia seusai berkunjung ke Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kemarin (5/3). Kata dia, Andi meminta agar pengunduran dirinya disampaikan ke DPP Partai Demokrat. ”Tentu akan ada mekanisme atas keputusan itu,” tutur Rachland.

Menurut dia, apa yang terjadi pada Andi adalah kasus hukum yang akan dipertanggungjawabkan secara individual. Jadi, kasus tersebut adalah masalah pribadi dan tidak ada kaitannya dengan partai. Peristiwa itu memang sangat disayangkan karena Andi merupakan aktivis yang berjuang untuk pertumbuhan bangsa Indonesia. Dia mengatakan, Andi merupakan sosok yang sangat cerdas, hamble, dan senang membantu orang lain.

Baca Juga:  Jual Sabu di Bontang, Warga Kutim Ditangkap di Depan Perumahan BSD

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma), mengatakan bahwa kejadian yang menimpa Andi bisa terjadi kepada siapa saja. “Apapun alasan dan jalan ceritanya,” terang dia melalui keterangan resmi kemarin. Menurut putera sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, Andi merupakan kawan setia dalam perjuangan. Seorang yang pemberani dan penuh kontroversi. Andi berani bersuara lantang dan tidak takut dengan siapapun. Dia berdiri di atas akal sehat dan kebenaran.

AHY menerangkan, kasus yang menimpa Andi merupakan sisi pribadi kehidupan. Dia hanya bisa berdoa agar Andi dan keluarganya kuat menjalani kasus itu. ”Polisi sudah memutuskan tidak ada tindakan pro-justitia, dan Bung Andi Arief akan menjalani rehabilitasi,” ungkap suami Annisa Pohan itu. AHY juga mengajak semua kader Partai Demokrat tetap semangat dan meneruskan perjuangan. “Semoga ujian demi ujian yang sedang Partai Demokrat hadapi, bisa kita lalui dengan baik dan membuat kita lebih tangguh,” paparnya.

Baca Juga:  Dikejar Polisi, Dua Kurir Sabu 2 Kg Kecelakaan, Satu Meninggal

Terpisah, cawapres Sandiaga Uno menilai kejadian ini menegaskan bahwa Indonesia sudah darurat narkoba. Sandi meminta seluruh elemen masyarakat untuk perang total, all-out, untuk memastikan peredaran narkoba bisa dihapus dari Indonesia. ”Jadi mari kita gunakan kesempatan ini untuk tidak saling menyalahkan, tetapi ikut prihatin kepada situasi ini dan mendoakan yang terbaik. Kita berdoa yang terbaik untuk Andi Arief,” jelas Sandi.

Di sisi lain, kasus yang menimpa Andi Arief membuat nama Prabowo-Sandi terseret. Bisa jadi, situasi itu berpengaruh pada langkah-langkah politik maupun elektabilitas pasangan nomor urut 02 itu. Namun, anggota dewan pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon, menepis hal itu. “Saya kira enggak ada dampaknya (kepada Prabowo-Sandi), enggak ada sedikit pun,” kata Fadli Zon di gedung DPR. Menurut Fadli, kasus Andi Arief tidak perlu dipolitisasi. Dia memandang musibah yang menimpa Andi adalah masalah personal. Di sisi lain, kasus ini merupakan alarm bagi siapapun, terutama elite politik untuk menghindari narkoba.

Baca Juga:  Jual Sabu di Kebun Sawit, Pria Paruh Baya di Muara Badak Ditangkap Polisi

“Masyarakat bisa melihat dengan jelas bahwa kasus-kasus seperti ini bisa melanda siapa saja, harus dipisahkan dari partai, dari politik, termasuk dari agama dari suku dan sebagainya,” kata Wakil Ketua DPR RI itu. (lum/bay/oni/jpg)

Tags: andi ariefnarkobapartai demokrat
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tak Ditahan, Andi Arief Wajib Ikut Rehabilitasi Narkoba di BNN

Next Post

Marvel Studios Merilis Film Superhero Perempuan Pertama

Related Posts

Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Polisi Ungkap 20 Kilogram Sabu
Kaltim

Berau Masuk Zona Merah Narkoba, Polisi Ungkap 20 Kilogram Sabu

29 Oktober 2026, 10:00
Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu
Kriminal

Dua Perempuan Dibekuk di Tanjung Laut Indah, Sudah Sebulan Bisnis Sabu

26 Oktober 2026, 17:18
Polisi Gerebek Kontrakan di Berebas Tengah Bontang, Tiga Pria Positif Sabu
Bontang

Polisi Gerebek Kontrakan di Berebas Tengah Bontang, Tiga Pria Positif Sabu

22 Oktober 2026, 12:08
Kasus Narkoba Masih Tinggi, Hampir 1 Kilo Sabu Dimusnahkan Kejari Bontang
Bontang

Kasus Narkoba Masih Tinggi, Hampir 1 Kilo Sabu Dimusnahkan Kejari Bontang

20 Oktober 2026, 13:19
Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tiga Kelurahan Bontang
Kriminal

Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Tiga Kelurahan Bontang

19 Oktober 2026, 20:52
Sabu Hampir 50 Gram Disembunyikan di Balik Seng, Dua Pria di Muara Badak Diciduk
Kriminal

Sabu Hampir 50 Gram Disembunyikan di Balik Seng, Dua Pria di Muara Badak Diciduk

14 Oktober 2026, 15:19

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.