• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Terkait Korona, Wartawan Diintimidasi saat Meliput Acara Wakil Wali Kota

by M Zulfikar Akbar
22 Maret 2020, 19:23
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Yuliawan (tengah) saat berbicara di depan awak media bersama Abdurrahman Amin (kiri) Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Kaltim. (Selasar)

Yuliawan (tengah) saat berbicara di depan awak media bersama Abdurrahman Amin (kiri) Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Kaltim. (Selasar)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kebebasan pers kembali mendapat adangan di Samarinda. Kali ini dilakukan oleh pejabat yang tengah mengadakan acara, meskipun ada instruksi dari pemerintah pusat agar tidak menggelar kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang dalam jumlah banyak.

Seorang wartawan media online vivaborneo.com sekaligus pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim seksi pariwisata, Yuliawan Andrianto, menjadi korban aksi tersebut.

Perlakuan itu ia terima saat meliput acara yang hanya dihadiri keluarga dekat, sebagai pengganti resepsi nikah putri Wakil Wali Kota Samarinda, M Barkati, Minggu (22/3/2020), di Convention Hall Samarinda.

Aksi intimidasi dimaksud adalah penarikan hingga perintah menghapus foto-foto hasil peliputan secara paksa. Menurut penjelasan Yuliawan kepada awak media di Kantor Sekretariat PWI Kaltim di Jalan Biola, saat itu ia datang ke lokasi acara sekitar pukul 10.30 Wita.

“Sebagai wartawan, saya memiliki kewajiban untuk mengecek apa yang diucapkan (oleh Barkati) tadi malam, jadi niatnya memang mau memastikan (apakah resepsi benar-benar ditunda),” ujarnya.

Dirinya masuk melalui pintu non-reguler. Melihat ada beberapa tamu undangan mengabadikan gambar, ia pun ikut mengabadikan gambar menggunakan ponselnya.

Baca Juga:  DPR Soroti Permenhub Pak Luhut yang Buat Bingung Masyarakat

“Saya sempat foto dua kali. Pada saat itulah dari belakang ada yang menarik saya. Dia bilang jangan difoto, saya bilang saya wartawan. Kemudian ID card dan KTP diperiksa, HP diambil dan seluruh foto saya dihapus, termasuk foto jumpa pers kemarin (21/3/2020) malam. Saya tidak lihat persis orang yang menarik saya, karena kondisinya dalam kerumunan. Tapi saya ingat yang menarik saya itu pakai baju putih,” paparnya.

Seusai aksi penarikan itu, kata dia, entah refleks atau bagaimana, Barkati Wakil Wali Kota Samarinda yang saat itu sedang menerima tamu, memiting leher Yuliawan. Kalimat yang keluar dari Wawali adalah, “Jangan dipelintir-pelintir acara ini.”

Meski begitu, Yuliawan menyebut tidak ada kontak fisik lanjutan dalam insiden tersebut. Setelah ID card-nya diperiksa dan foto yang ia ambil dihapus, ia meninggalkan lokasi acara.

Yuliawan memastikan tidak ada acara resepsi pernikahan saat itu. Namun, ada tamu-tamu undangan, yang merupakan keluarga dekat tuan rumah.

“Meski begitu saya meminta maaf, karena memang saya tidak tahu kalau acara itu hanya ditujukan untuk keluarga dekat. Tidak ada kontak fisik tadi, sehingga jika harus berlanjut saya kira terlalu berlebihan. Hanya kesalahpahaman pada saat pulang, juga sudah bermaafan dengan Barkati,” tuturnya.

Baca Juga:  Rusunawa Guntung Batal Jadi Lokasi Karantina, Beralih ke Hotel Grand Mutiara
Acara pengganti resepsi pernikahan putri Wakil Wali Kota Samarinda Barkati, dihadiri tamu-tamu yang merupakan keluarga. (Selasar)

Aksi intimidasi ini disayangkan oleh PWI Kaltim. Meskipun, PWI mengapresiasi sikap yang diambil Barkati, dalam menunda resepsi pernikahan putrinya di tengah gencarnya pemerintah menggalakkan social distancing untuk memotong penyebaran virus korona. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Kaltim Abdurrahman Amin.

“Bagaimanapun juga pekerjaan kami ini dilindungi undang-undang, sehingga harus bebas dari intimidasi, apalagi kekerasan. Kami dari PWI Kaltim menyayangkan sikap panitia yang tiba-tiba saja menarik wartawan,” tambahnya.

Namun, atas keinginan wartawan yang bersangkutan, dan melihat tidak adanya kerugian yang dialami, kasus ini pun tidak akan diperpanjang.

Dihubungi terpisah, Endro S Efendi Ketua PWI Kaltim mengakui bahwa ada laporan dari seorang wartawan yang mengalami intimidasi saat melakukan proses peliputan. Perlakuan tidak menyenangkan ini dialami seorang pewarta, saat sedang melakukan peliputan di acara yang tuan rumahnya adalah seorang pejabat Samarinda.

Baca Juga:  Pemerintah Buka Peluang Larang Mudik Nasional

“Ya, saya memang menerima laporan ada wartawan yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pihak tuan rumah acara,” ujarnya, Minggu (22/3/2020).

“PWI Kaltim memaklumi, mungkin pihak tuan rumah ingin tenang menggelar acara. Persoalannya, kondisinya sedang pandemi korona. Tak kurang dari Gubernur pun menyampaikan imbauan,” tambahnya.

Karena itu, dia menyayangkan jika imbauan Gubernur tersebut, tidak diindahkan oleh tuan rumah. Apalagi katanya yang menggelar acara adalah pejabat. Ia berharap ada klarifikasi dari tuan rumah atas kejadian tidak menyenangkan yang dialami pewarta ini.

“Ini demi kebaikan bersama. Mudah-mudahan tidak terjadi apa apa. Tapi kalau sampai terjadi, ya sangat disayangkan,” tegasnya.

Diketahui rencana pesta pernikahan putri Wakil Wali Kota Barkati sempat viral. Acara itu mengundang lebih dari 50 ribu orang. Hingga H-1 belum ada tanda-tanda acara akan dibatalkan karena pandemik korona. Sampai akhirnya Sabtu (21/3/2020) malam, beberapa jam sebelum acara, Barkati memutuskan menunda resepsi akbar tersebut. (Selasar/kpg)

Berita ini telah terbit di Selasar.co dengan judul Terkait Corona, Wartawan Diintimidasi saat Meliput Acara Wakil Wali Kota
Source: Selasar
Tags: barkativirus koronaWawali Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dispopar Tunggu Arahan Tutup THM

Next Post

Dana Swadaya, Kompas Bontang Rakit Bilik Sterilisasi

Related Posts

Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36
RSUD Tetap Layani Pasien Gawat Darurat, Buka IGD Sementara
Bontang

Breaking News!!! Satu Pasien Lagi Positif Covid-19

25 April 2020, 17:57
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

Ini Kronologi Meninggalnya PDP Usia 8 Tahun di Bontang

24 April 2020, 20:25
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen

24 April 2020, 19:30
Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling
Bontang

Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling

24 April 2020, 08:00
Peminat Kapal Tinggi, Armada Bontang Dikurangi
Bontang

Klaster Gowa Dominasi Pasien Covid-19, Penumpang KM Egon Dilacak

24 April 2020, 06:25

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.