• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait Oknum Guru Ngaji Cabul, Kapolres Imbau Orang Tua Waspada 

by BontangPost
25 Juli 2018, 06:15
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
AKBP Siswanto Mukti(Dok/Bontang Post)

AKBP Siswanto Mukti(Dok/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

“Jangan gampang senang jika ada orang tiba-tiba baik sama anak-anak kita. Karena kita tidak tahu maksud kebaikannya itu apa,” AKBP Siswanto Mukti Kapolres Bontang

TERKAIT kasus pencabulan anak di bawah umur yang melibatkan oknum guru mengaji, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti mengimbau agar para orang tua lebih jeli dan lebih perhatian dalam mengawasi keseharian anak-anaknya.

“Jangan gampang senang jika ada orang tiba-tiba baik sama anak-anak kita. Karena kita tidak tahu maksud kebaikannya itu apa. Lebih ke waspada saja,” kata Siswanto Mukti, Selasa (24/7) kemarin.

Kata dia, orang tua jangan mudah percaya jika ada seseorang yang bukan keluarga lebih-lebih orang asing yang tiba-tiba terlalu baik dengan anak. Karena siapa tahu, mereka memiliki niatan buruk. Seperti punya masalah penyimpangan seksual atau pedofilia. “Sebenarnya sama keluarga dan tetangga sendiri juga harus hati-hati, karena biasanya orang yang membahayakan justru orang-orang terdekat,” ujarnya.

Baca Juga:  Balita Dicabuli Ayah Tiri di Bontang Barat

Kapolres mengatakan, mengenai aktivitas tersangka JP di Masjid Ds, yang berada di wilayah Kelurahan Gunung telihan, sebenarnya sudah sering diusir oleh takmir masjid. Namun JP tidak mengindahkan dan masih senang beraktivitas di sekitar masjid.

Dikatakan Siswanto, kejadian tersebut dilakukan oleh satu oknum penggiat agama, bukan seluruhnya. Oleh karenanya, Bontang belum bisa dikatakan darurat pencabulan anak. Dan menurutnya, Bontang masih layak mendapat predikat kota layak anak, puskesmas ramah anak, juga sekolah ramah anak.

“Perlindungan anak-anak di Bontang sudah cukup bagus dan kasus terbaru ini pun belum sempat memakan banyak korban karena pelaku cepat tertangkap,” terang dia.

Selanjutnya, disebutkan Kapolres, kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ini masih dalam proses penyidikan. Tersangka JP, nantinya akan di tes kejiwaannya oleh lembaga psikologi.

Baca Juga:  Kasus Pencabulan di Marangkayu, Ini Hasil Tes DNA Anak Tersangka

Ditambahkan Kasubag Humas Iptu Suyono perbuatan JP diduga telah melanggar Pasal 82 ayat (1) jo ayat (4) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016, tentang Perubahan Kedua atas  Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. “Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tukasnya. (mga)

Tags: Oknum Guru Ngajipencabulan
Share4TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cabul karena Hobi Nonton Film Porno

Next Post

Tak Puas Dengan Istri, Cabuli Santri di Wilayah Masjid

Related Posts

Berdalih ‘Nikah Batin’ dan Pijat Tengah Malam, Modus Bejat Pimpinan Ponpes di Samarinda Terbongkar
Kaltim

Berdalih ‘Nikah Batin’ dan Pijat Tengah Malam, Modus Bejat Pimpinan Ponpes di Samarinda Terbongkar

12 Agustus 2026, 16:00
Ayah Tiri di Muara Badak Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Korban Diancam dan Direkam Diam-diam
Kriminal

Ayah Tiri di Muara Badak Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Korban Diancam dan Direkam Diam-diam

4 Agustus 2026, 13:45
Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet
Kriminal

Pria 45 Tahun di Kutim Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun di Toilet

1 Januari 2026, 17:00
Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama
Kaltim

Kakak Beradik di Samarinda Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri Sejak Lama

5 Desember 2025, 15:37
Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet
Kriminal

Empat Pria Rudapaksa Anak 12 Tahun di Kutim, Diiming-imingi Jaringan Internet

3 Desember 2025, 15:25
Glorifikasi Pelaku Kekerasan Seksual Dinilai Sangat Berbahaya
Kriminal

Pria Paruh Baya di Balikpapan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cabuli Lima Anak di Bawah Umur

2 Desember 2025, 19:39

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.