• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Teror Kuyang Belum Berakhir, Ibu Hamil Diungsikan

by M Zulfikar Akbar
13 Oktober 2019, 20:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Zali memperlihatkan pohon pisang yang diduga menjadi lokasi persembunyian kuyang. (prokal)

Zali memperlihatkan pohon pisang yang diduga menjadi lokasi persembunyian kuyang. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah 5 hari teror kuyang melanda warga Karang Asam. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda teror itu akan berakhir. Untaian doa selama dua malam berturut-tirut belum dapat mengusir mahluk gaib tersebut. Bahkan, jumlah kuyang bertambah menjadi 2 mahluk.

Mengantisipasi teror kuyang dan takut menjadi sasaran mahluk gaib tersebut, beberapa ibu hamil terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau sanak saudara terdekat. Tercatat 3 dari 6 ibu hamil yang bermukim di Jalan Slamet Riyadi, Gang 2, RT 12 dan RT 13, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, mengungsi.

Salah satu warga yang terpaksa mengungsikan istrinya yang tengah hamil adalah Rully (32). Pria yang sudah tinggal selama 5 tahun di permukiman itu merasa waswas dengan kehadiran kuyang. Terlebih saat ia mengetahui jika kuyang mengincar wanita yang tengah hamil.

“Istri saya hamil 4 bulan. Meski masih lama melahirkan, tapi istri meminta untuk mengungsi ke rumah ibu kandungnya untuk sementara waktu,” kata Rully.

Baca Juga:  Wow! Salat Id Membeludak, Islamic Center Tak Mampu Tampung Jemaah

Pada malam penampakan awal kuyang, Senin (7/10) lalu, Rully bersama ratusan warga lainnya ikut berburu. Sementara istrinya ketakutan di dalam rumah, lantaran baru kali ini mendengar kuyang berkeliaran di permukimannya.

Meski pada awalnya tidak percaya adanya kuyang, namun, lantaran ada saksi mata yang melihat langsung wujudnya pada malam itu, Rully pun meyakininya.

“Saya sempat melihat rekaman CCTV yang tersebar. Di situ nampak terlihat sesosok makhluk putih berdiri di kursi tepat di area lahan kosong. Makhluk itu seperti bersembunyi sembari memperhatikan kepanikan warga malam itu,” terang Rully.

Sosok putih itu, sambung Rully, langsung menghilang begitu warga berkerumun di pepohoan pisang dan kelapa yang menjadi pusat pencarian.

“Ngeri juga, meski hanya menyaksikan rekaman CCTV itu. Saya sampai merinding dibuatnya. Untung istri sudah mengungsi jadi gak terpengaruh,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembagi Video Asusila Bakal Dipidana

Sementara itu, Pahrian (45) warga lain yang juga memiliki istri yang tengah hamil, memilih bertahan di rumahnya. Meski dalam kondisi waswas, Pahrian dan istrinya yang kini mengandung 9 bulan hanya bisa pasrah. Seraya berdoa agar terhindar dari gangguan kuyang.

“Tawkal saja kami. Padahal istri saya tinggal menunggu hari akan melahirkan. Kalau tidak akhir bulan ini, ya awal bulan depan,” ucap Pahri.

Di lain pihak, seorang supranatural, Awang Samudra (49) saat di hubungi Samarinda Pos menjelaskan, Kuyang merupakan ilmu turun temurun yang diwariskan. Kuyang susah ditangkap. Butuh ritual khusus untuk bisa mengusir mahluk tersebut. Pasalnya, kuyang seyogyanya adalah manusia yang mendalami ilmu hitam untuk panjang umur dan juga kecantikan dirinya.

Kuyang tidak meminta tumbal atau mencari mangsa untuk menuntaskan ilmunya. Melainkan meminum darah nifas setelah melahirkan. Jika niatannya sudah terpenuhi, maka kuyang akan hilang dengan sendirinya.

Baca Juga:  Driver Ojek Online Digerebek Bawa Ganja

“Hasil penerawangan saya, kuyang ini tinggalnya tidak jauh. Dan memang setiap 3 tahun sekali akan muncul untuk mencari darah. Jika sudah dapat apa yang dicari, maka akan hilang dengan sendirinya,” ungkap Samudera.

Ditambahkan Samudera, yang bisa dilakukan saat ini hanyalah mengusir saja. Syaratnya lumayan sulit. Karena bahan yang diperlukan untuk pelengkap sarat tersebut sangat langka.

“Biasanya disiapkan merang ketan hitam. Bahan ini sudah sangat langka. Bahan ini dicampur dengan ketan biasa kemudian ditambahkan potongan pohon kamboja yang ada di lahan perkuburan. Bahan tersebut dibakar atau diasapi di sekitar lokasi seringnya kuyang tampak,” terang Samudera.

Selain ritual itu, Samudera menyarankan dilaksanakan istigasah selama 3 hari berturut-turut. Doa tersebut juga bisa mengusir kuyang.

“Selama belum dapat mangsa atau persembahan, kuyang akan tetap mengganggu. Untuk itu sebaiknya warga meningkatkan kewaspadaan terutama menjaga para ibu hamil yang akan segera melahirkan,” tutup Samudera. (kis/nha/prokal)

Tags: kuyangsamarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sunday Market Pupuk Kaltim, Jadi Media Pengembangan Bagi Ekonomi Kreatif di Bontang

Next Post

Yayasan Yabis Kembali Gelar Safari Milad, Kunjungi Masjid Al Falah Kanaan

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30
Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi
Kriminal

Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

14 April 2022, 12:30
Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim
Kaltim

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim

19 September 2021, 10:25

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.