• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tidak Transparan Soal Anggaran 

by BontangPost
16 Januari 2018, 11:56
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
(Fahmi Fajri Bontang Post)

(Fahmi Fajri Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

TIDAK transparansinya pengelolaan Stitek pada struktur yayasan lama, membuat beberapa pihak menduga terjadi penyalahgunaan dana hibah dari Pemkot Bontang. Salah satunya yakni terkait pengadaan perlengkapan untuk laboratorium prodi teknik informatika.

Dari informasi yang dihimpun Bontang Post dari narasumber yang sehari-hari berkecimpung di dalam kampus, pengadaan untuk 40 komputer saat itu menggunakan dana sejumlah Rp 3 miliar melalui dana hibah dari Pemkot Bontang. Padahal, ditaksir per unitnya hanya berkisar Rp 7 juta dengan spesifikasi prosessor komputer Intel core i3, RAM 2 gigabit, monitor LCD flat 20 inch. “Apabila ditambahkan dengan furniture berupa meja sebanyak 20 unit dan kursi 40 unit, maka nominalnya hanya mencapai sekitar Rp 1 miliar lebih. Sisanya kemana kami tidak tahu,” kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya.

Baca Juga:  Polemik STITEK Berdampak ke Mahasiswa 

Belum lagi pengadaan alat untuk laboratorium elektro. Mulai dari modul pratikum serta perlengkapan pratikum. Ditaksir membutuhkan anggaran sejumlah Rp 2 miliar lebih.

Ketua Stitek membenarkan pengadaan tersebut disokong melalui anggaran pemerintah sebelum tahun 2012. Namun, ia tidak mengetahui proses dan sumbernya melalui apa. “Itu pengadaannya terjadi tahun 2009 silam,” kata Hardi.

Selain itu, ketidakterbukaannya pihak yayasan lama membuat kalang kabut yayasan baru dalam proses akreditasi prodi tahun 2012. Pasalnya, segala bentuk surat mulai dari izin pinjam pakai gedung kampus lama hingga terkait aset tidak ada sama sekali.

“Tidak adanya dokumen, itu yang menyusahkan proses akreditasi,” tambahnya.

Setiap perguruan tinggi diharuskan mengikuti dua proses akreditasi yakni program studi (prodi) maupun institusi. Stitek sendiri telah melewati akreditasi prodi dua kali pada 2007 dan 2012, sedangkan untuk institusi dilakukan tahun 2015, dengan masa berlaku selama 5 tahun. Prodi Teknik Elektro telah terakreditasi B, sedangkan Teknik Informatika masih terakreditasi C.

Baca Juga:  BPBD Bontang dan Stitek Berebut Gedung

Sementara itu, menurut Pejabat Penatausahaan Keuangan PPKD Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Arianto, Stitek sebelum tahun 2012 mendapatkan dana hibah. Namun, nominal yang diperoleh tiap tahunnya beragam.

“Kadang Rp 600 juta, kadang lebih. Untuk tahun 2011 dan 2012 memperoleh Rp 1 miliar,” kata Arianto.

Dikatakannya, penggunaan terkait anggaran tersebut menjadi wewenang pihak yayasan. Akan tetapi, pihak yayasan tetap harus melakukan pertanggung-jawaban kepada pemerintah daerah. Sejak 2013 Stitek tidak memperoleh dana hibah, pemberhentian bantuan itu dikarenakan regulasi Permendagri nomor 13 tahun 2012.

“Kalau untuk apa pembeliannya ada di gudang, sementara pengadaan itu tahun 2009. Butuh waktu untuk mencarinya,” tambahnya.  (*/ak)

Tags: Polemik Stitek
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait STITEK, Dewan Investigasi, Pemkot Tunggu Hasil

Next Post

PIKA-PKT Lantik Pengurus Wilayah 

Related Posts

Efisiensi Keuangan Stitek, Dana Kegiatan Mahasiswa Dikurangi
Bontang

Efisiensi Keuangan Stitek, Dana Kegiatan Mahasiswa Dikurangi

10 November 2023, 10:48
Soal Polemik BPBD dan Stitek, Dewan Sarankan Dua Opsi
Bontang

Soal Polemik BPBD dan Stitek, Dewan Sarankan Dua Opsi

9 November 2023, 12:30
Biar Tak Menghambat Kinerja, BPBD Bontang Minta Perluasan Area Kantor
Bontang

BPBD Bontang dan Stitek Berebut Gedung

9 November 2023, 11:30
Terkait STITEK, Dewan Investigasi, Pemkot Tunggu Hasil
Bontang

Terkait STITEK, Dewan Investigasi, Pemkot Tunggu Hasil

16 Januari 2018, 11:52
Polemik STITEK Berdampak ke Mahasiswa 
Bontang

Polemik STITEK Berdampak ke Mahasiswa 

16 Januari 2018, 11:50

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.