• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait STITEK, Dewan Investigasi, Pemkot Tunggu Hasil

by BontangPost
16 Januari 2018, 11:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
(Fahmi Fajri Bontang Post)

(Fahmi Fajri Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

KETUA Komisi I DPRD Bontang Agus Haris mengaku tidak akan terlalu masuk ke dalam permasalahan kepengurusan yayasan Stitek. Hanya saja, pihaknya akan tetap mendorong seluruh fraksi untuk membuat panitia khusus (pansus) untuk menginvestigasi persoalan di Stitek.

“Kami tidak akan mempersoalkan nama-nama pendiri dan pengurus karena kami belum terlalu jauh terlibat di dalamnya. Maka sangat relevan jika fraksi dan anggota membuat pansus,” jelas Agus Haris saat dihubungi, beberapa waktu lalu.

Dikatakan dia, pansus ini, cara kerjanya bisa masuk secara mendalam terkait proses pendirian yayasan Stitek, sampai dengan struktur kepengurusan serta aset-aset yang digunakan termasuk kegiatannya. Karena yayasan ini produk hukum, jadi pihaknya harus berhati-hati dalam menanggapi permasalahan yayasan Stitek ini. “Kalau dianggap ada kejanggalan, kami tak bisa bicara. Tetapi ketika ada pansus mereka bekerja untuk meng-clear-kan dari berbagai opini  di masyarakat maupun mahasiswa,” ungkapnya.

Baca Juga:  BPBD Bontang dan Stitek Berebut Gedung

Sampai saat ini, memang diakui Agus rencana pembentukan pansus ini belum terbentuk. Tetapi pansus harus segera dibentuk untuk bisa meluruskan persoalan yang terjadi. Hal itu agar para mahasiswa tidak bingung lagi terkait status mereka. Termasuk satu lembaga itu yang sebenarnya milik publik. Oleh karenanya dengan dibentuknya pansus dapat membuka satu kejernihan.  “Sementara itu dulu (pembentukan pansus, Red), karena harapan kami Stitek ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat Bontang,” ujarnya.

Sehingga, Agus juga berharap agar Stitek di Bontang bisa benar-benar menjadi laboratorium anak-anak cerdas di Bontang. Jadi para lulusan SMA/sederajat di Bontang tidak lagi mencari perguruan tinggi di luar Bontang. Karena sudah ada di Bontang yang mumpuni.

Terkait rencana pengalihan Stitek menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Agus menyebut tergantung pada yayasannya jika memang menginginkan. Kalau yayasannya mau, bisa diajukan meski persyaratannya cukup panjang prosesnya. “Jika sudah lengkap, pemerintah dan DPRD hanya tinggal menyetujuinya saja. Tetapi paling utama jika ingin diganti ke negeri yakni dari pihak yayasannya dulu,” tukasnya.

Baca Juga:  Efisiensi Keuangan Stitek, Dana Kegiatan Mahasiswa Dikurangi

Polemik status berpindah tangannya yayasan yang mengelola Stitek Bontang mendapat tanggapan dari Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase. Meskipun belum mendapat laporan secara langsung, Basri mengaku sudah mengetahui permasalah yang terjadi melalui media. Basri pun hanya bisa menunggu keputusan yang diambil oleh pantia khusus (pansus) yang sudah dibentuk DPRD Bontang.

“Saya belum dapat laporannya, hanya memang saat ini sedang ditangani oleh dewan. Sehingga, biarkanlah dulu dewan seperti apa penanganannya dan kesimpulannya karena sudah terlanjur ditengahi,” jelas Basri kepada Bontang Post, Jumat (12/1) kemarin.

Menurutnya, DPRD Bontang melalui pansusnya akan lebih paham terkait penanganannya. Karena bagi Pemkot Bontang belum bisa menyampaikan keinginannya seperti apa. Sehingga, jika dewan sudah memiliki kesimpulan, pihaknya barulah akan bertindak. “Kami mendukung apa yang dilakukan oleh dewan, saya dukung pansus yang dibentuk dewan agar semuanya bisa cepat clear,” ungkapnya.

Baca Juga:  Soal Polemik BPBD dan Stitek, Dewan Sarankan Dua Opsi

Basri pun mengharapkan agar persoalan yang ada bisa cepat diselesaikan sehingga tidak mengganggu para mahasiswa yang menimba ilmu di Stitek Bontang. Para mahasiswa juga agar memiliki kepastian gambaran status Stitek yang seperti apa.

Terkait gedung yang digunakan tidak sesuai peruntukkannya, Basri menyatakan itu merupakan kewenangan yayasan untuk memanfaatkan bangunan itu. “Intinya kami menunggu kesimpulan dari dewan saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang terdahulu, Isro Umarghani enggan menanggapi terkait perubahan kepengurusan yayasan Stitek pada masa pemerintahannya. “Kalau tentang hal tersebut menurut saya tanya ke rektor atau Ketua Stitek. Saya tidak perlu menanggapi,” ujarnya dalam pesan whatsapp.  (mga)

Tags: Polemik Stitek
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polemik STITEK Berdampak ke Mahasiswa 

Next Post

Tidak Transparan Soal Anggaran 

Related Posts

Efisiensi Keuangan Stitek, Dana Kegiatan Mahasiswa Dikurangi
Bontang

Efisiensi Keuangan Stitek, Dana Kegiatan Mahasiswa Dikurangi

10 November 2023, 10:48
Soal Polemik BPBD dan Stitek, Dewan Sarankan Dua Opsi
Bontang

Soal Polemik BPBD dan Stitek, Dewan Sarankan Dua Opsi

9 November 2023, 12:30
Biar Tak Menghambat Kinerja, BPBD Bontang Minta Perluasan Area Kantor
Bontang

BPBD Bontang dan Stitek Berebut Gedung

9 November 2023, 11:30
Terkait STITEK, Dewan Investigasi, Pemkot Tunggu Hasil
Bontang

Tidak Transparan Soal Anggaran 

16 Januari 2018, 11:56
Polemik STITEK Berdampak ke Mahasiswa 
Bontang

Polemik STITEK Berdampak ke Mahasiswa 

16 Januari 2018, 11:50

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.