• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tiga Terpidana Korupsi Bayar Denda Rp 200 Juta

by M Zulfikar Akbar
9 April 2019, 14:33
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
TERIMA DENDA: Kejari Bontang menerima pembayaran denda dari 3 terpidana tipikor proyek pemecah ombak Pulau Beras Basah masing-masing senilai Rp 200 juta. (prokal)

TERIMA DENDA: Kejari Bontang menerima pembayaran denda dari 3 terpidana tipikor proyek pemecah ombak Pulau Beras Basah masing-masing senilai Rp 200 juta. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Sebanyak tiga terpidana tindak pidana korupsi proyek pemecah ombak Pulau Beras Basah tahun anggaran 2013-2015 menyerahkan pembayaran denda sebesar Rp 200 juta per orang. Pembayaran denda tersebut setelah adanya putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 2485K/Pid.Sus/2018, 2494K/Pid.Sus/2018, dan 2498K/Pid.Sus/2018 tertanggal 5 Desember 2018 lalu.

Ketiga terpidana tersebut di antaranya Rudi Muhammad Saidi, Prihananto Giri Nugroho, dan Suryanta. Mereka menyerahkan masing-masing Rp 200 juta ke Kejari Bontang yang diterima oleh Kasi Pidsus Kejari Bontang Yudo Adiananto, Senin (8/4).

Dikatakan Yudo, Satgassus Kejati Kaltim menetapkan 11 tersangka pada perkara tipikor proyek pemecah ombak Beras Basah. Ke-11nya dinyatakan bersalah oleh Hakim Tipikor Pengadilan Tipikor Samarinda pada 2018 lalu.

Baca Juga:  Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah

“Perkaranya sudah inkrah, dan baru tiga terpidana yang membayar denda,” kata Yudo, Senin (8/4).

Sedangkan putusan pidana penjara ketiga terpidana masing-masing selama 4 tahun di Rutan Sempaja Samarinda.

Sebelumnya diberitakan bahwa perkara ini adalah proyek yang tidak dikerjakan sesuai kontrak. Rudi merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dari Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Kaltim memiliki peran sesuai jabatannya. Proyek ini berawal dari pemikiran penyelamatan objek wisata Pulau Beras Basah dari Abrasi. Pada 2012, Pemkot Bontang membuat perencanaan pemecah ombak melalui konsultan PT Grahasindo Cipta Pratama.

Perencanaan tersebut kemudian diusulkan ke Pemprov Kaltim melalui musrenbang. Oleh Dinas-PUTRPR Kaltim dialokasikan dalam tiga tahun anggaran dengan total nilai Rp 17,3 miliar. Di antaranya 2013 senilai Rp 6.393.201.000 dengan rekanan PT Zenny Kontruksi Samarinda yang dipimpin oleh Sudirman, 2014 senilai Rp 4.720.210.000 dengan rekanan PT Cremona Pratama Indonesia yang dipimpin oleh Direktur Faizal Reza, dan 2015 senilai Rp 6.262.888.000 dan rekanan PT Raja Alam Permata dan direkturnya yakni Alwi Ali Juhri. Kesemua anggaran KPA-nya yakni terpidana Rudi MS.(mga/prokal)

Baca Juga:  Kejati Kaltim Geledah Kantor Dispora, Telusuri Dugaan Korupsi Dana Hibah DBON
Tags: kejari bontangkorupsipulau beras basah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kapal Api

Next Post

DPT Bertambah 9.640, TPS Nambah 829

Related Posts

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa
Bontang

Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

28 Oktober 2026, 13:43
Polres Bontang Telusuri Sumber Dugaan Pencemaran di Pulau Beras Basah
Bontang

Polres Bontang Telusuri Sumber Dugaan Pencemaran di Pulau Beras Basah

21 Oktober 2026, 13:29
DPRD Bontang Minta Pencemaran Beras Basah Diusut, Sumber Material Hitam Harus Diungkap
Bontang

DPRD Bontang Minta Pencemaran Beras Basah Diusut, Sumber Material Hitam Harus Diungkap

17 Oktober 2026, 14:54
Beras Basah Bontang Tercemar, DLH Telusuri Perairan dan Kapal Tanker yang Melintas
Bontang

Beras Basah Bontang Tercemar, DLH Telusuri Perairan dan Kapal Tanker yang Melintas

12 Oktober 2026, 13:07
DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran
Bontang

DLH Bontang Uji Sampel Air Pulau Beras Basah, Telusuri Dugaan Pencemaran

12 Oktober 2026, 10:02
Bontang

Cairan Hitam Mirip Oli Kotori Pantai Pulau Beras Basah Bontang

10 Oktober 2026, 13:41

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.