bontangpost.id – Puncak arus mudik melalui moda transportasi laut diprediksi jatuh pada 20-22 April. Khususnya penumpang yang diangkut menggunakan kapal milik PT Pelni. Terdapat tiga keberangkatan di kurun tersebut. Baik dengan KM Binaiya maupun Egon.
Kepala Cabang PT Pelni Samarinda Syarif Hidayat mengatakan untuk keberangkatan 20 dan 22 April, masing-masing sudah terjual sekira 300 tiket. Jika mengacu ketentuan surat edaran maka batas maksimal penumpang hanya 700 orang. Artinya tersisa separuh lebih sedikit. Padahal masih ada delapan hari lagi.
Sementara keberangkatan 21 April melalui KM Egon baru 150 tiket terjual. Kapasitas maksimal kapal ini sejatinya ialah 405 penumpang. Artinya jika hanya diakomodasi 70 persen maka 285 penumpang yang bisa berangkat. Dengan demikian telah melebihi 50 persen. Data ini diambil pada Selasa (12/4), pukul 14.40.
“Jumlah ini akan terus naik sampai hari keberangkatan. Artinya prediksi puncak mudik tepat pada tiga hari tersebut,” kata pria yang akrab disapa Ujang ini.
Disinggung mengenai kuota ini masih mengacu surat edaran wali kota terakhir. Pelni tidak bisa melakukan penambahan. Tanpa ada surat daeri pemkot atau instansi terkait yang memberikan rekomendasi itu. “Pelni tidak berani jika tidak ada permintaan dari pemkot,” ucapnya.
Penjualan tiket ini sudah berjalan sejak pekan lalu. Baik melalui situs resmi pelni, loket di Pelabuhan Loktuan, serta agen travel penjual tiket. Seluruh penjualan ini masuk dalam sistem. Sehingga ketika sudah mencapai kuota maka penjualan ditutup.
“Keberangkatan 22 April itu kebanyakan menuju Bima dan Labuan Bajo. Kalau tanggal 21 itu hanya satu rute menuju Awerange,” tutur dia.
Meskipun potensi tiket terjual terus bertambah, pelni berharap penumpang tidak membeludak. Mengingat saat ini masih ada rambu-rambu protokol kesehatan dalam pelayaran. Di pelabuhan pun penumpang juga wajib melakukan validasi. Dengan menunjukkan sertfikat vaksin hingga booster maupun pemeriksaan rapid antigen bagi yang belum menerima dosis lengkap.
Sebagai informasi, Diketahui KM Bianiya akan bertolak dari Pelabuhan Loktuan pada 20 April. Kapal berkapasitas 999 orang ini akan menempuh rute pendek menuju Awerange. Kapal mulai berlayar sesuai jadwal yakni 03.00. Sehari kemudian giliran KM Egon berangkat pada pukul 04.00 Wita. Tujuannya Parepare-Batulicin-Surabaya-Lembar-Waingapu. Kapasitas maksimal kapal ini sejumlah 405 penumpang. Pada 22 April, KM Binaiya bakal membawa penumpang menuju Awerange-Makassar-Labuan Bajo-Bima. Tepatnya pada 15.00. (*/ak)







