• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tiket Kapal di Bontang Hampir Habis, Pelni Masih Terapkan Batas Maksimal Penumpang

by Redaksi Bontang Post
14 April 2022, 16:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pelabuhan Loktuan

Pelabuhan Loktuan

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Puncak arus mudik melalui moda transportasi laut diprediksi jatuh pada 20-22 April. Khususnya penumpang yang diangkut menggunakan kapal milik PT Pelni. Terdapat tiga keberangkatan di kurun tersebut. Baik dengan KM Binaiya maupun Egon.

Kepala Cabang PT Pelni Samarinda Syarif Hidayat mengatakan untuk keberangkatan 20 dan 22 April, masing-masing sudah terjual sekira 300 tiket. Jika mengacu ketentuan surat edaran maka batas maksimal penumpang hanya 700 orang. Artinya tersisa separuh lebih sedikit. Padahal masih ada delapan hari lagi.

Sementara keberangkatan 21 April melalui KM Egon baru 150 tiket terjual. Kapasitas maksimal kapal ini sejatinya ialah 405 penumpang. Artinya jika hanya diakomodasi 70 persen maka 285 penumpang yang bisa berangkat. Dengan demikian telah melebihi 50 persen. Data ini diambil pada Selasa (12/4), pukul 14.40.

Baca Juga:  Dishub Rencanakan Pelabuhan Loktuan Dibuka Agustus

“Jumlah ini akan terus naik sampai hari keberangkatan. Artinya prediksi puncak mudik tepat pada tiga hari tersebut,” kata pria yang akrab disapa Ujang ini.

Disinggung mengenai kuota ini masih mengacu surat edaran wali kota terakhir. Pelni tidak bisa melakukan penambahan. Tanpa ada surat daeri pemkot atau instansi terkait yang memberikan rekomendasi itu. “Pelni tidak berani jika tidak ada permintaan dari pemkot,” ucapnya.

Penjualan tiket ini sudah berjalan sejak pekan lalu. Baik melalui situs resmi pelni, loket di Pelabuhan Loktuan, serta agen travel penjual tiket. Seluruh penjualan ini masuk dalam sistem. Sehingga ketika sudah mencapai kuota maka penjualan ditutup.

“Keberangkatan 22 April itu kebanyakan menuju Bima dan Labuan Bajo. Kalau tanggal 21 itu hanya satu rute menuju Awerange,” tutur dia.

Baca Juga:  Dirut Perumda AUJ Sebut Kapasitas Dermaga Pelabuhan Loktuan Butuh Pengembangan

Meskipun potensi tiket terjual terus bertambah, pelni berharap penumpang tidak membeludak. Mengingat saat ini masih ada rambu-rambu protokol kesehatan dalam pelayaran. Di pelabuhan pun penumpang juga wajib melakukan validasi. Dengan menunjukkan sertfikat vaksin hingga booster maupun pemeriksaan rapid antigen bagi yang belum menerima dosis lengkap.

Sebagai informasi, Diketahui KM Bianiya akan bertolak dari Pelabuhan Loktuan pada 20 April. Kapal berkapasitas 999 orang ini akan menempuh rute pendek menuju Awerange. Kapal mulai berlayar sesuai jadwal yakni 03.00. Sehari kemudian giliran KM Egon berangkat pada pukul 04.00 Wita. Tujuannya Parepare-Batulicin-Surabaya-Lembar-Waingapu. Kapasitas maksimal kapal ini sejumlah 405 penumpang. Pada 22 April, KM Binaiya bakal membawa penumpang menuju Awerange-Makassar-Labuan Bajo-Bima. Tepatnya pada 15.00. (*/ak)

Baca Juga:  Keberangkatan KM Egon Terhambat Cuaca
Tags: pelabuhan loktuantiket kapal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Biaya Haji Rp 39,8 Juta, Kuota 2022 Diprediksi 110.500 Orang

Next Post

Lawan Begal hingga Tewas, Korban Malah Jadi Tersangka Pembunuhan

Related Posts

KM Binaiya Sandar Empat Kali di Bontang Selama Oktober, Berikut Jadwal dan Rute Perjalanannya
Bontang

KM Binaiya Sandar Empat Kali di Bontang Selama Oktober, Berikut Jadwal dan Rute Perjalanannya

23 September 2026, 11:00
Perusahaan Pengelola Pelabuhan Loktuan Lunasi Tunggakan, Lobi Penalti Keterlambatan ke Pemkot Bontang
Bontang

Perusahaan Pengelola Pelabuhan Loktuan Lunasi Tunggakan, Lobi Penalti Keterlambatan ke Pemkot Bontang

3 September 2026, 14:14
Pelabuhan Loktuan Dilirik Investor, Pemkot Bontang Sebut Nilai Investasi Capai Rp300 Miliar
Pemkot Bontang

Pelabuhan Loktuan Dilirik Investor, Pemkot Bontang Sebut Nilai Investasi Capai Rp300 Miliar

30 Juni 2026, 12:06
Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Juli 2026
Bontang

Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Juli 2026

25 Juni 2026, 10:16
Libur Sekolah Picu Lonjakan Penumpang, Tiket Kapal Pelni Loktuan Bontang Ludes hingga Akhir Juni
Bontang

Libur Sekolah Picu Lonjakan Penumpang, Tiket Kapal Pelni Loktuan Bontang Ludes hingga Akhir Juni

16 Juni 2026, 09:00
KM Binaiya Masuk Masa Perbaikan, Pelabuhan Loktuan Bontang Tambah Dua Jadwal KM Egon
Bontang

KM Binaiya Masuk Masa Perbaikan, Pelabuhan Loktuan Bontang Tambah Dua Jadwal KM Egon

6 Mei 2026, 10:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.