• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tim Asistensi Dianggap Tak Libatkan Pansus

by M Zulfikar Akbar
11 Juli 2017, 13:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BISA TINGGAL KENANGAN: Taman bermain Cibodas ini rencana akan diubah menjadi kawasan perkantoran. Pupuk Kaltim mengklaim perubahan itu sesuai dengan master plan perusahaan. ( Foto : FAHMI FAJRI/BONTANG POST )

BISA TINGGAL KENANGAN: Taman bermain Cibodas ini rencana akan diubah menjadi kawasan perkantoran. Pupuk Kaltim mengklaim perubahan itu sesuai dengan master plan perusahaan. ( Foto : FAHMI FAJRI/BONTANG POST )

Share on FacebookShare on Twitter

Adanya Perubahan Peruntukan Cibodas Menjadi Area Perkantoran

BONTANG –   Tim Asistensi Pemkot Bontang dianggap tidak melibatkan Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) DPRD Bontang tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Bontang. Ini menyusul adanya perubahan draf raperda tanpa sepengetahuan Pansus DPRD.

Salah satu yang mengemuka dalam isi materi tersebut adalah peruntukan kawasan Taman bermain Cibodas menjadi area perkantoran. Selain itu, kawasan Hutan Wanatirta menjadi zona perumahan.

“Apabila diubah sepihak seperti ini, artinya dokumen belum lengkap. Atau ada agenda lain secara tertutup? Terlebih tiba-tiba muncul perubahan kawasan Cibodas menjadi zona perkantoran PT Pupuk Kaltim, dalam perubahan draf,” ungkap Ubayya Bengawan, anggota Pansus Raperda DPRD Bontang.

Senada, dilontarkan anggota pansus lainnya Bilher Hutahean. Menurutnya kesalahan dilakukan Tim Asistensi Pertama karena surat tidak diketahui ketua DPRD. Kedua melakukan konsultasi publik tanpa sepengetahuan atau melibatkan Pansus DPRD.

Lebih lanjut Bilher mempertegas, salah satu bukti konsultasi publik yang dilakukan erat hubungannya dengan adanya perubahan Cibodas sebagai kawasan perkantoran dengan pembangunan NPK Cluster serta perubahan Lokasi Wanatirta merupakan kawasan yang mesti dilestarikan. “Untuk mengubahnya harus dikaji dulu lebih mendalam,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) Kota Bontang Muslimin membenarkan adanya revisi beberapa isi materi di dalam draf Raperda RTRW.

Revisi tersebut memang tidak melibatkan Pansus RTRW. Padahal kata dia, seharusnya sejak penyerahan draf ke DPRD Bontang seluruh pembahasan harus melibatkan, Tim Asitensi RTRW dari Pemkot dan Tim Pansus RTRW DPRD Bontang. “Memang ada yang tidak prosedural dalam pembahasan RTRW tersebut,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar ini.

Terpisah Tim Asistensi Raperda melalui juru bicaranya sekaligus Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Zulkifli beberapa waktu lalu menyanggah. Dikatakannya lampiran sudah disampaikan saat awal kepada Bagian Hukum Sekretariat DPRD lengkap dengan peta.

Selain itu, ia menambahkan bahwa perubahan draf dokumen tersebut muncul setelah penyampaian secara paralel. “Setelah mendapat rekomendasi Gubernur, hasil tersebut kami konsultasikan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Dari hasil konsultasi itulah muncul prosedur yang berubah dari sebelumnya. Dokumen tersebut harus dilengkapi semua lampiran termasuk berita acara pembahasan dengan DPRD. Tetapi kami memohon maaf tidak prosedural kepada Ketua Pansus kemarin,” terangnya.

Segala kelengkapan tersebut sebagai bahan untuk memenuhi persetujuan substansi. Selain itu Tim Asistensi Raperda juga baru menyelesaikan peta pekan lalu di Badan Informasi Geospasial (BIG). Maka dari itu, terjadi perbedaan draft dokumen dari saat Sidang Paripurna beberapa waktu lalu dengan saat ini.

Dalam RDP ini akhirnya diputuskan bahwa draf dokumen Raperda akan dikembalikan seperti awal. Setelah dikembalikan, akan dilakukan pembahasan terkait 12 item yang akan mengalami perubahan. Namun, Pansus Raperda RTRW DPRD sebelumnya akan melakukan rapat internal terkait masalah tersebut. (*/nug)

 

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PKL dan Disporapar Lakukan Mediasi

Next Post

Musim Hujan, Waspada DBD

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.