• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Uang Baru Belum Masuk Kutim 

by BontangPost
27 Desember 2016, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
BELUM:Masyarakat Kutim belum mendapatkan uang baru. Sebab, uang baru tersebut masih sampai di Samarinda disebabkan terbatasnya percetakan.  (Foto Dhedy/Radar Kutim)

BELUM:Masyarakat Kutim belum mendapatkan uang baru. Sebab, uang baru tersebut masih sampai di Samarinda disebabkan terbatasnya percetakan.  (Foto Dhedy/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

 

kuSANGATTA – Meskipun Bank Indonesia (BI) sudah meluncurkan uang baru pecahan Rp. 100 hingga 100 ribu rupiah, namun keberadaan uang tersebut belum tembus ke Kutai Timur (Kutim). Tidak diketahui pasti apa penyebabnya, besar dugaan, minimnya stok menjadi salah satu faktor utama.

Dikatakan Penyelia Pelayanan Bank Kaltim untuk Kutim, Andri Ashadi,  menurut BI perwakilan Samarinda, uang baru memang belum sampai di Kutim. Saat ini, baru menyebar di Samarinda, Tanjung Selor dan Berau. Untuk Samarinda Sendiri, baru di jatah Rp 30 miliar. Tentunya, uang tersebut belum bisa disebar ke masyarakat. Kemungkinan, hanya dijadikan sebagai bahan percontohan dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga:  WASPADA!!! Awal Tahun Ada 10 Orang di Kutim Positif DBD

“Uang masih terbatas. Makanya, masih ada di Samarinda saja. Sedangkan Kutim belum,” kata Andri.

Memang katanya, pihaknya sudah menerima uang baru, namun masih emisi lama. Sedangkan untuk cetakan baru emisi baru, kemungkinan baru bisa didapat pada pekan depan. Dari informasi BI Samarinda,  untuk sementara ini, Kutim hanya mendapatkan uang baru sebanyak 345 juta rupiah.

Untuk uang Rp100 ribu, dan Rp 50 ribu, masing-masing Rp 100 juta, Rp 20 ribu, Rp 60 juta, Rp 10 ribu, Rp 50 juta, Rp 5.000, 25 juta, dan Rp 2.000 ribu dan Rp 1.000, masing-masing Rp 4 juta. Uang ini nantinya, tidak langsung disebar ke masyarakat, tetapi dibagikan kebebera bank di Kutim. Seperti halnya BCA, BRI, BNI, Mandiri, Mega, BPR, Permata, Danamon, BSM dan lainnya.

Baca Juga:  Kelanjutan Kasus Dugaan Korupsi Cetak Sawah, Kejari Kutim Gelar Perkara ke BPKP 

“Jadi, uang ini hanya sebagai contoh, sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat mengetahui ada uang baru. Jadi uangnya belum bisa kita sebar ke masyarakat,” katanya.

Sosialisasi ini akan dilakukan secepatnya. Agar, uang baru yang nantinya menyebar kemasyarakat tidak disangka palsu. Karena, kehadiran uang baru ini tak semua masyarakat yang mengetahui. Terlebih didaerah pedalaman. Karenanya, kedatangan uang baru tahap awal akan digunakan untuk sosialisasi terlebih dahulu.

“Ada pengiriman bulan depan, baru bisa disebar ke masyarakat. Mulai dari nasabah yang minta, melalui ATM atau teller, dan lainnya. Makanya, sebelum uang baru kemasyarakat, maka kita gencar lakukan sosialisasim,” katanya.

Disinggung penarikan uang lama, dirinya tidak mengetahui pasti. Sebab hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan kabar tersebut. Dengan begitu, emisi lama masih berlaku dan bisa dimanfaatkan sebagai nilai tukar meskipun uang baru sudah menyebar dimasyarakat.

Baca Juga:  Tahun 2017, DPRD Kutim Garap 27 Reperda, PAD Akan Digodok Lebih Awal

“Selama belum ada intruksi, maka uang lama masih bisa dipergunakan. Kecuali sudah ada perintah penarikan uang lama,” katanya. (dy)

Sumber: Bontang.prokal.co

Tags: kutimuang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Indahnya Toleransi Umat Beragama, Saat Perisai Syarikat Islam  Ambil Bagian Amankan Natal 

Next Post

Hobi Membuahkan Hasil, Jadi Sarana Mengabdi 

Related Posts

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

Kementerian ESDM Gugat Balik Warga Kutim, Pemerintah Disebut Bebal dan Lebih Berpihak ke Pemodal

6 Oktober 2025, 19:00
Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim
Kaltim

Warga Sangkulirang Ditemukan Tewas Dimangsa Buaya Enam Meter di Sungai Lebur Kutim

27 Juni 2023, 08:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.