• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Viral Doa Berbuka Diselipi Kata Kasar, Pria di Bontang Klarifikasi tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

by Dwi Kurniawan Nugroho
10 Maret 2026, 13:19
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pria dalam video viral yang membaca doa berbuka puasa sambil menyelipkan kata-kata kasar akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. Video klarifikasi tersebut dibuat pada Senin (9/3/2026) malam.

Dalam video itu, pria tersebut tidak sendiri. Ia didampingi dua temannya yang turut terlibat dalam pembuatan dan penyebaran video sebelumnya.

Permintaan maaf tersebut juga disaksikan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bontang.

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Reskrim AKP Randy Anugrah mengatakan, ketiganya datang langsung ke Polres Bontang untuk memberikan klarifikasi sekitar pukul 23.22 Wita.

Diketahui, pria yang membaca doa dalam video tersebut bernama Ulmin. Sementara perekam sekaligus pengunggah video adalah Dewi Pamili, dan yang membagikan ulang video tersebut bernama Apriana Sadri.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Sudah Terima Laporan Mendagri soal Pencopotan Ahok

“Semuanya warga Bontang. Tadi malam mereka datang dan membuat video klarifikasi,” ujar Randy saat dihubungi, Selasa (10/3/2026).

Meski telah menyampaikan permintaan maaf, polisi memastikan proses tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Pasalnya, ketiganya belum dimintai keterangan resmi oleh penyidik.

“Proses yang berlaku tetap berjalan. Mereka akan dimintai keterangan sebagai saksi,” katanya.

Selain itu, polisi juga berencana meminta keterangan dari Ketua MUI Bontang serta perwakilan FKUB untuk pendalaman lebih lanjut.

“Kami juga akan meminta keterangan dari Ketua MUI dan FKUB,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membaca doa berbuka puasa sambil menyelipkan kata-kata tidak pantas viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet.

Baca Juga:  #GuePilihAniesSandi Trending di Twitter

Dalam video yang beredar, pria tersebut awalnya diminta membaca doa berbuka puasa. Namun saat melafalkan doa, ia justru menyelipkan kata-kata kasar yang dinilai tidak pantas.

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Reskrim AKP Randy Anugrah mengatakan, pihak kepolisian sempat menelusuri identitas pria dalam video tersebut.

Berdasarkan informasi awal, pria tersebut diduga merupakan warga Bontang dan kerap mengamen di depan Masjid Al-Hijrah.

“Menurut anggota saya, orang tersebut sering mengamen di depan Masjid Al-Hijrah,” ujar Randy saat dihubungi, Senin (9/3/2026). (*) 

 

Tags: penistaan agama
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sindir Polemik Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, Isran Noor: Gubernur Harus Jaga Marwah

Next Post

Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin

Related Posts

Video Doa Berbuka Disisipi Kata Kasar Viral, Wali Kota Bontang Minta Pelaku Dibina
Bontang

Video Doa Berbuka Disisipi Kata Kasar Viral, Wali Kota Bontang Minta Pelaku Dibina

10 Maret 2026, 16:48
Polres Bontang Kantongi Identitas Pria yang Diduga Berdoa dengan Kata Tak Pantas
Bontang

Viral Video Doa Berbuka Diselipi Kata Kasar, MUI Bontang: Berpotensi Masuk Penistaan Agama

9 Maret 2026, 20:24
Polres Bontang Kantongi Identitas Pria yang Diduga Berdoa dengan Kata Tak Pantas
Bontang

Polres Bontang Kantongi Identitas Pria yang Diduga Berdoa dengan Kata Tak Pantas

9 Maret 2026, 15:31
Tersangka Penistaan Agama, Roy Suryo Resmi Ditahan
Kriminal

Tersangka Penistaan Agama, Roy Suryo Resmi Ditahan

6 Agustus 2022, 10:42
Mengenal Hakim Pemvonis Ahok, Dwiarso Budi
Breaking News

Mengenal Hakim Pemvonis Ahok, Dwiarso Budi

9 Mei 2017, 18:43
Jokowi Bakal Bentuk Bank Wakaf
Breaking News

Presiden Jokowi Sudah Terima Laporan Mendagri soal Pencopotan Ahok

9 Mei 2017, 18:38

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.