• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

WADUH!!! Di Bontang, Tahun Ini Banyak Istri Minta Cerai

by BontangPost
22 September 2017, 11:59
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Dari 337 Perkara, 239 di Antaranya Dilayangkan Kaum Hawa 

BONTANG –  Kasus gugatan cerai (cerai gugat) yang dilayangkan isteri terhadap suami, mendominasi  selama delapan bulan terakhir. Data yang dirilis Pengadilan Agama (PA) Bontang menunjukkan, dari 337 perkara yang ditangani, 239 diantaranya berasal dari isteri. Sedangkan sisanya atau 98 perkara merupakan cerai talak yang dilayangkan suami.

Jika dibandingkan dengan periode Januari-Agustus 2016 lalu persentase kenaikan pada 2017 alami peningkatan 34 persen. Tercatat perkara yang ditangani PA Bontang pada tahun lalu sebanyak 251 perkara. Didominasi cerai gugat yang dilayangkan isteri 169, sedangkan dari pihak suami sebanyak 82. (selengkapnya lihat grafis)

Humas PA Bontang Anton Taufik Hardiyanto mengatakan,  kasus cerai gugat ini disebabkan karena beberapa hal, umumnya dilatari  faktor ekonomi. Semisal sang suami yang dinilai tak mampu lagi menafkahi istri. Ataupun minimnya penghasilan suami sehingga istri merasa kurang dalam hal penafkahan, suami yang tidak bertanggung jawab, kurangnya keharmonisan dalam rumah tangga, Kekerasan Dalam Rumah tangga (KDRT), maupun ada pihak ketiga.

Baca Juga:  Pandemi Tak Halangi Ikat Janji, Empat Pasangan Menikah di KUA Bontang Utara

“Ada 3 item masalah utama, ekonomi, kata-kata kasar, dan KDRT,” ungkapnya saat ditemui di Kantor PA Bontang, Rabu (21/9).

Dalam perceraian ini, katanya yang paling mendominasi dilakukan oleh kalangan swasta. Sedangkan pegawai terhitung minim. Sayang, data pastinya tidak diketahui secara pasti, pasalnya PA tidak merinci untuk tingkatan golongan pekerjaan.  “Ya ada saja (pegawai), alasannya sudah tidak cocok satu sama lain,” sebut Anton.

Pun demikian, pihaknya tidak memutus perkara cerai tanpa pertimbangan  yang matang. Karena diketahui gugatan bukan murni dari keinginan hati. Tetapi tak sedikit hanya didasari emosi sesaat.

“Jadi kalau di depan persidangan maka kami biasanya minta untuk kedua pihak berpikir ulang apakah akan melanjutkan perceraian atau tidak. Dengan mediasi yang kami lakukan, tak sedikit juga yang kami gagalkan cerai. Akhirnya rujuk kembali,” ungkapnya.

Baca Juga:  Meriahnya Pernikahan Kedua Putri Isro Umarghani, Berkonsep Islami, Bernuansa Taman Asri

Lebih lanjut Anton mengatakan, selain menangani perkara kasus cerai, pihaknya juga banyak menangani kasus lain yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat. Seperti sidang isbat nikah bagi pasangan suami istreri siri. Kemudian dispensasi nikah bagi pasangan yang belum cukup usia untuk menikah. (*/nug)

Grafis Perceraian di Bontang

2017

Januari     Februari       Maret        April        Mei         Juni      Juli         Agustus

CT    17     CT      17      CT    10       CT    5      CT  11     CT  1     CT  22     CT   15

CG    40    CG      25       CG    31      CG   20    CG  37    CG 6      CG  41     CG   39

Baca Juga:  Tahun Depan, Enggak Lulus Sertifikasi, Enggak Bisa Nikah

Keterangan  :   Total CT (Cerai Talak) dilakukan suami  periode Januari-Agustus = 98

Total CG (Cerai Gugat) dilakukan istri periode Januari-Agustus  =  239

Jumlah keseluruhan  perceraian periode Januari-Agustus = 337 

2016

Januari      Februari         Maret        April        Mei         Juni      Juli         Agustus

CT    20      CT     12         CT    12      CT    7     CT  14     CT –        CT  7          CT   10

CG    31     CG     19         CG    18      CG   23    CG  24    CG-       CG  23       CG   31

Keterangan  :   Total CT (Cerai Talak) dilakukan suami  periode Januari-Agustus = 82

Total CG (Cerai Gugat) dilakukan istri periode Januari-Agustus  =  169

Jumlah keseluruhan  perceraian periode Januari-Agustus = 251

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ceraipernikahan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dalami Regulasi TK2D Kutim, Pemkot Sebut Beberapa Poin Janggal

Next Post

Pupuk Kaltim Komitmen Peduli Lingkungan

Related Posts

KUA Bakal Jadi Tempat Pernikahan Semua Agama, Kemenag Siapkan Regulasinya
Nasional

KUA Bakal Jadi Tempat Pernikahan Semua Agama, Kemenag Siapkan Regulasinya

27 Februari 2024, 10:00
Istri Disayang-sayang Malah Kecantol Pria Lain
Feature

Istri Disayang-sayang Malah Kecantol Pria Lain

6 Januari 2021, 10:34
Pendaftaran Nikah Dibuka, Resepsi Tunggu Keputusan Tim Gugas Covid-19
Bontang

Berstatus Transmisi Lokal, Pemkot Bontang Tak Izinkan Resepsi Pernikahan

14 Agustus 2020, 14:00
Ketika Pasien Positif Covid-19 Melangsungkan Pernikahan
Feature

Ketika Pasien Positif Covid-19 Melangsungkan Pernikahan

26 Juli 2020, 16:00
Pendaftaran Nikah Dibuka, Resepsi Tunggu Keputusan Tim Gugas Covid-19
Bontang

Pendaftaran Nikah Dibuka, Resepsi Tunggu Keputusan Tim Gugas Covid-19

14 Juni 2020, 08:53
Pandemi Covid-19, Angka Pernikahan di Bontang Turun 50 Persen
Bontang

Pandemi Covid-19, Angka Pernikahan di Bontang Turun 50 Persen

28 April 2020, 10:53

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor Hilang Kendali di Jalan Poros Bontang–Samarinda, 1 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.