BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang bergerak cepat menangani longsoran yang menutup sebagian badan Jalan Taman Siswa (eks Jalan Sion), RT 05 Kelurahan Kanaan. Penanganan akan dilakukan melalui pemanfaatan Dana Tidak Terduga (DTT).
Wali Kota Neni Moerniaeni menginstruksikan penggunaan anggaran tersebut sebagai langkah percepatan penanganan darurat. Longsor dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan serta memperparah kerusakan apabila tidak segera ditangani.
Ia menegaskan bahwa anggaran DTT memang diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak, termasuk perbaikan infrastruktur akibat bencana guna mencegah dampak yang lebih luas.
“Sudah Bunda instruksikan Pj Sekda, Kadis PUPR, BPKAD, dan Inspektorat untuk berkoordinasi menggunakan dana tak terduga,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Saat ini, proses administrasi dan koordinasi antarperangkat daerah tengah berlangsung agar penggunaan anggaran dapat segera direalisasikan tanpa hambatan.
Sebelumnya, warga RT 05 Kelurahan Kanaan meminta pemerintah segera melakukan penanganan. Material longsor dilaporkan telah menutup sekitar setengah badan jalan sehingga mengganggu aktivitas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Perwakilan RT setempat, Rony Gaspersz, menyebut longsor terjadi sejak akhir Desember 2025. Namun hingga kini penanganan masih sebatas pemasangan terpal sementara di lokasi.
“Sudah lebih dari sebulan belum ada penanganan lanjutan. Sekarang kondisi jalan semakin tertutup material longsor,” ungkapnya.
Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar akses jalan kembali normal dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin. (*)









