BONTANG – Kondisi Jalan Belibis, RT 08, Kelurahan Kanaan sangat memprihatinkan. Pasalnya, konstruksi jalan tersebut tersebut saat ini bentuknya miring. Hal ini dapat membahayakan bagi pengendara yang melintas di kawasan itu.
Ketua RT 08 Novi Pouster mengatakan kondisi ini telah terjadi selama setahun belakangan. Sempat mendapatkan perbaikan namun langkah tersebut belum maksimal. Sebab, struktur tanah di bawah pondasi jalan tergerus oleh air sungai di sampingnya.
“Setelah rusak selang beberapa waktu langsung dilakukan semenisasi ulang. Tetapi jalan ini kembali rusak,” kata Novi.
Panjang kerusakan jalan mencapai 50 meter. Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pun telah melakukan tinjauan lapangan. Akan tetapi, belum ada kelanjutannya.
“Saya sudah membawa menyampaikan permasalahan ini ke kelurahan, kecamatan, maupun instansi terkait,” ucapnya.
Jika tidak segera mendapat perbaikan, potensi kerusakan semakin meluas. Pasalnya, jalan ini dilintasi oleh beberapa kendaraan berat. Mengingat beberapa warga melakukan aktivitas perbaikan rumah.
“Lewat situ mengerikan. Karena kemiringannya sudah terasa. Ini membutuhkan penanganan segera, kalau tidak justru kerusakan tambah parah,” paparnya.
Kondisi ini dirasakan oleh Adnan. Warga Kelurahan Kanaan ini mengaku tidak nyaman dengan kondisi akses tersebut. Ia pun harus memperlambat laju kendaraannya saat melintas.
“Kalau pengendara tidak hati-hati bisa berbahaya,” kata Adnan.
Ia berharap Pemkot Bontang segera melakukan upaya perbaikan. Dengan melakukan semenisasi ulang. Tentunya dengan melakukan penurapan terlebih dahulu pada aspek dinding sungai. Tujuannya agar penggerusan struktur tanah dapat teratasi.
“Kalau bisa sesegera mungkin. Jangan sampai lama karena ini akses utama warga yang bermukim di lokasi itu,” ucapnya.
Awak media Kaltim Post (induk Bontangpost.id), berusaha menghubungi OPD terkait untuk dimintai keterangan. Sayang beberapa pejabat tidak merespon sambungan telepon maupun menjawab pesan yang telah dikirim. (ak/prokal)







