• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Wali Kota Neni Minta Perusahaan dan Rumah Sakit yang Dapat Peringkat Merah untuk Berbenah

by BontangPost
6 Juli 2025, 17:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Nasrullah/Bontang Post)

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Nasrullah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Perusahaan dan rumah sakit di Bontang yang mendapat peringkat merah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Properlink) Daerah diminta untuk berbenah.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyebut mereka wajib memenuhi ketentuan aturan sesuai tertera dalam dokumen analisis masalah dampak lingkungan (Amdal).

“Kita benahi semuanya. CSR-nya, Amdal, lingkungannya,” kata Neni, saat ditemui usai membuka Fatayat ke-75 Nahdatul Ulama, Ahad (06/07/2025).

Menurutnya, perusahaan maupun rumah sakit wajib mengikuti hal tersebut. Selain itu, perlu dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Bontang untuk mengawal yang berkaitan dengan izin Amdal.

Hal ini, kata Neni, merupakan bentuk dukungan kemudahan investasi, serta pengawasan dampak lingkungan yang berada di Kota Bontang.

Baca Juga:  Polres Bontang Dalami Penyebab Dua Perusahaan Raih PROPER Merah

“Supaya kota ini bisa hidup, perusahaan bisa hidup, masyarakat bisa hidup semua. Tapi perusahaan juga harus ikuti aturan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, PT Energi Unggul Persada (EUP), RSUD Taman Husada, RS Amalia, dan RS Islam Bontang (Yabis) mendapat peringkat merah.

Penilaian itu diberikan dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Properlink) Daerah.

Hal ini mengacu SK Gubernur Kaltim, peringkat merah diberikan kepada penanggung jawab Usaha dan/atau kegiatan yang upaya pengelolaan lingkungan hidup dilakukan tidak sesuai dan/atau belum mencapai persyaratan minimum sebagaimana diatur dalam ketentuan Peraturan Perundang- undangan dan/atau tidak menyampaikan data Penilaian Mandiri (Self Assessment) dan/atau Sistem Informasi Lingkungan Hidup.

Baca Juga:  Dua Perusahaan di Kutai Timur Mendapat Proper Merah dari Kementerian LHK

PT Energi Unggul Persada (EUP) mendapat peringkat merah dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan hidup (Properda) periode 2024–2025. Penilaian itu diberikan Pemprov Kaltim.

Peringkat merah diberikan karena persoalan adendum Amdal pembangunan tangki untuk minyak kotor. Tangki tersebut digunakan untuk pengelolaan limbah pabrik kelapa sawit (PKS).

“Seharusnya pembangunan tangki itu dilakukan di dalam lokasi, sesuai titik koordinat yang tertera dalam dokumen Amdal,” kata Humas PT EUP, Jayadi, Jumat (4/7/2025).

Sementara kata Kepala DLH Bontang Heru Triatmojo, RSUD Taman Husada masih dalam proses penyelesaian insinerator atau alat pemusnah limbah medis. Rumah Sakit Amalia juga sedang mengurus izin pengelolaan limbah B3 mereka.

“RS Yabis juga terkena di indikator administrasi. Semuanya sedang mengurus progres itu. Jadi bukan masalah limbah,” klaimnya. (Dwi Kurniawan Nugroho)

Baca Juga:  45 Perusahaan di Kaltim Dapat Peringkat Merah, Menteri Lingkungan Hidup Siapkan Upaya Ini
Tags: Proper Merah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga Keluhkan Fasilitas Taman Tanjung Laut Bontang Banyak Rusak, Wali Kota Neni; Segera Diperbaiki

Next Post

ASN Bontang vs Galatua PKT All Stars, Ajang Silaturahmi di Tengah Kesibukan

Related Posts

NU Dapat Tambang dari Penciutan Lahan Tambang KPC
Kaltim

33 Perusahaan Tambang di Kaltim Raih Proper Merah, KLH Ingatkan Ancaman Pencabutan Izin

25 Juni 2026, 12:00
DLH Bontang Klarifikasi PROPER Merah, KNI dan JO Dahana-BBRI Diklaim Tak Cemari Lingkungan
Bontang

DLH Bontang Klarifikasi PROPER Merah, KNI dan JO Dahana-BBRI Diklaim Tak Cemari Lingkungan

9 Juni 2026, 13:18
Polres Bontang Dalami Penyebab Dua Perusahaan Raih PROPER Merah
Bontang

Polres Bontang Dalami Penyebab Dua Perusahaan Raih PROPER Merah

30 Mei 2026, 15:30
9 Perusahaan Kutim Dapat PROPER Merah, Bupati Pilih Irit Bicara
Lingkungan

9 Perusahaan Kutim Dapat PROPER Merah, Bupati Pilih Irit Bicara

27 Mei 2026, 18:05
JO Dahana-BBRI Buka Suara Setelah Dapat Peringkat Merah PROPER Kementerian LH
Bontang

JO Dahana-BBRI Buka Suara Setelah Dapat Peringkat Merah PROPER Kementerian LH

21 Mei 2026, 15:31
PT KNI dan JO Dahana-BBRI Dapat Rapor Merah KLH, Ini Klaim Kadis Lingkungan Hidup Bontang
Bontang

PT KNI dan JO Dahana-BBRI Dapat Rapor Merah KLH, Ini Klaim Kadis Lingkungan Hidup Bontang

21 Mei 2026, 14:23

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.