• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Warga IKN Sesak Napas, Tuding Abu Batu Bara

by Redaksi Bontang Post
23 Desember 2022, 15:29
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Jumat (23/9), petugas Satuan Reserse Kriminal Polda Kaltim mengamankan lokasi tambang batu bara ilegal di Bukit Tengkorak, Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, PPU. Namun, aktivitas tambang liar dilaporkan tetap marak hingga sekarang.(dok/kp)

Jumat (23/9), petugas Satuan Reserse Kriminal Polda Kaltim mengamankan lokasi tambang batu bara ilegal di Bukit Tengkorak, Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, PPU. Namun, aktivitas tambang liar dilaporkan tetap marak hingga sekarang.(dok/kp)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Warga Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) yang masuk kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mengeluhkan sesak napas. Penyebabnya, mereka menuding abu batu bara dari penambangan ilegal di Bukit Tengkorak, salah satu dusun di Suko Mulyo, yang tetap marak hingga sekarang.

“Banyak anak yang sakit paru-paru disebabkan dari asap dan debu batu bara dari tambang ilegal di Bukit Tengkorak. Ini jumlahnya puluhan, dan saya sekarang membuktikan dengan datang ke lokasi di Bukit Tengkorak. Wartawan harus menginformasikan keluhan masyarakat ini,” kata Maskur, warga RT 02 Dusun I Bukit Tengkorak, Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, PPU kepada Kaltim Post, kemarin.

Baca Juga:  TERLALU!!! Kuburan Kok Digarap Jadi Tambang 

Salah satu anak yang menderita sesak napas, kata Maskur, ia sebut anak tetangganya. “Ada, anaknya pak Soleh sudah empat kali kumat. Jangankan anak-anak kecil, bayi, sedangkan saya yang sudah sepuh kalau pagi, atau mau salat malam mencium bau menyengat dari asap dan debu batu bara yang terbakar,” ujarnya. Di luar itu, kata dia, dampak penambangan batu bara ilegal itu sangat merugikan warga. “Kalau digali sampai 20 meter maka mata air bakal berkumpul di situ dan menyebabkan kekeringan pada sumber air di masyarakat, utamanya pada lokasi-lokasi kebun kelapa sawit,” tuturnya.

Padahal, lanjutnya, pohon kelapa sawit sangat bergantung pada air. “Kalau pohon-pohon kelapa sawit itu kering lalu makan apa kami untuk selanjutnya? Apa yang akan terjadi pada masa depan anak-anak kami. Kalau illegal logging masih bisa ditangani. Hutannya rusak dengan menanam pohon kembali. Tapi, illegal mining, bagaimana cara memperbaikinya. Ini saja yang saya infokan ke wartawan. Mohon, mohon ditindaklanjuti agar keluhan warga ini diberitakan,” katanya. Soal tambang batu bara ilegal, kata dia, warga sudah lama mengeluh, termasuk Kepala Desa Suko Mulyo Samin.

Baca Juga:  Terkait Desa yang Terkepung Tambang, Gubernur Bentuk Tim

Kepala Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, PPU Samin saat dihubungi terpisah kemarin membenarkan Maskur warganya. “Saya juga heran hingga sekarang tambang ilegal di Bukit Tengkorak masih terus berjalan,” tuturnya.

Sejauh ini, Samin, berupaya dengan segala cara agar wilayah kerjanya bebas dari aktivitas penambangan batu bara liar itu. Dia tak hanya mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo awal September, tetapi juga mengirim surat kepada Kapolri Listiyo Sigit. Juga, menghubungi Call Center Polri 110 pada 1 Oktober 2022. Teranyar, Samin melaporkan persoalan pertambangan itu ke Tim Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Namun, tak ada jawabannya hingga sekarang dan tambang batu bara ilegal di Bukit Tengkorak tetap saja marak,” kata Samin bernada kecewa. (far)

Baca Juga:  Dicabut sebagai Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Pengolahan Limbah Batu Bara Bisa Ugal-ugalan
Tags: Batu baratambang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pekan Depan BLT Rp 600 Ribu untuk UMKM Bontang Cair di Tiga Kelurahan

Next Post

Tiga Mobil Dinas Baru Pejabat Forkopimda Segera Dibagikan

Related Posts

Bos Bayan Resources Keruk Batubara di Kaltim tapi Sumbang Rp1,7 Triliun ke Singapura
Nasional

Bos Bayan Resources Keruk Batubara di Kaltim tapi Sumbang Rp1,7 Triliun ke Singapura

22 Oktober 2026, 11:32
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan
Kaltim

Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Anggota DPRD Kaltim dan Petinggi Perusahaan

7 Agustus 2026, 10:00
Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Naik Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Triliun
Nasional

Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Naik Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Triliun

7 Juli 2026, 11:58
Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja
Kaltim

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja

2 Juli 2026, 15:50
Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu
Kaltim

Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu

15 Juni 2026, 14:00
1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan
Kaltim

1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan

5 Juni 2026, 15:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.