• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Warga Pasrah Tarif Air Naik, Asal…!

by BontangPost
25 Februari 2017, 12:59
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PASRAH: Warga hanya bisa pasrah apabila tarif air dinaikkan. Yang pasti warga tetap berharap kualitas air harus diperbaiki. (DOK BONTANG POST)

PASRAH: Warga hanya bisa pasrah apabila tarif air dinaikkan. Yang pasti warga tetap berharap kualitas air harus diperbaiki. (DOK BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Setuju Bila untuk Peningkatan Pelayanan

BONTANG – Rencana penyesuaian tarif air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taman mendapat tanggapan beragam dari warga. Sebagian warga menyatakan pasrah atas kenaikan tarif  yang bakal diberlakukan mulai April mendatang. Alasannya, air bersih PDAM merupakan salah satu kebutuhan pokok sehari-hari.

Kepasrahan ini diungkapkan Ruhani, salah seorang warga Tanjung Laut. Dalam kondisi ekonomi saat ini, sebenarnya dia tidak setuju dengan kenaikan tarif air ini. Namun bila memang PDAM hendak melakukan penyesuaian tarif demi meningkatkan kualitas pelayanannya, maka dia hanya bisa pasrah.

“Kalau bisa jangan naiklah (tarif air, Red.). Tapi kalau memang kondisi PDAM seperti itu untuk kualitas pelayanannya, ya mau bagaimana lagi,” kata Ruhani saat ditemui Bontang Post, Jumat (24/2) kemarin.

Hal senada diungkapkan Eli Marita, warga Satimpo. Dia mengaku pasrah bila tarif air bersih ini disesuaikan. Pasalnya, sebagai pelanggan biasa, tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegah kenaikan tarif ini. Sebagai kebutuhan sehari-hari, keluarganya bakal tetap menerima kenaikan air ini karena memang masih membutuhkan.

Baca Juga:  Ditemukan Belatung di Dalam Ayam KFC

“Apalagi dibandingkan air dari mobil tangki (swasta, Red.) kualitas dan harga air PDAM lebih bagus, lebih murah, dan lebih cepat,” ungkap Eli.

Namun dia berharap kenaikan tarif ini bisa diimbangi dengan peningkatan kualitas air. Diakuinya, walaupun distribusi air sudah terbilang lancar, namun kualitas air masih belum meningkat. Dalam hal ini, airnya berwarna keruh saat pertama kali mengalir karena bercampur tanah. Sehingga dia mesti membuang air yang mengalir pertama kali sebelum akhirnya air mengalir dengan jernih.

“Kalau untuk distribusinya sudah lancar, tidak seperti dulu. Sekarang kalaupun tidak mengalir, paling hanya satu hari saja. Tapi ya begitu, airnya masih keruh saat keluar lagi setelah sebelumnya tidak mengalir,” bebernya.

Baca Juga:  Saat Ada Indikasi Depresi, Keluarga Harus Bantu Menyelesaikan

Sementara itu Katiyo, salah seorang warga Api-Api menyatakan setuju saja bila tarif air mengalami kenaikan. Menurutnya, kenaikan tarif dinilai tidak terlalu berdampak karena memang merupakan kebutuhan sehari-hari. Seperti Eli, dia pun menilai bila kualitas air dari PDAM saat ini lebih baik ketimbang air dari perusahaan swasta.

“Kalau memang untuk peningkatan pelayanan ya silakan saja. Namanya kebutuhan, tetap saja dicari walaupun tarifnya naik,” ujar Katiyo.

Meski mengaku belum mendengar informasi resmi tentang penyesuaian tarif ini, namun dia mengaku sudah merasakan kenaikan tarif ini. Pasalnya pada pembayaran di bulan terakhir, pria yang sehari-hari berdagang kuliner ini mesti membayar tagihan air yang lebih besar ketimbang bulan-bulan sebelumnya. Bila bulan-bulan sebelumnya rata-rata dia membayar Rp 70 ribu dalam sebulan, pada bulan lalu tagihannya menjadi Rp 100 ribu.

Baca Juga:  Neni Hadiri ICLEI

“Padahal pemakaiannya juga sama seperti bulan-bulan sebelumnya. Makanya saya pikir tarifnya juga sudah naik,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, PDAM berencana menyesuaikan tarif air bersih pada April mendatang. Penyesuaian tarif ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Untuk menjaga mutu kualitas air bersih, PDAM mengklaim membutuhkan biaya pemeliharaan yang didapatkan melalui penjualan air bersih ke masyarakat.

PDAM menyebut, tarif PDAM saat ini masih terbilang paling murah se-Kaltim. Di Kutai Timur, tarif PDAM sebelumnya Rp 5 ribu dan naik menjadi Rp 6 ribu. Sedangkan di Bontang, kenaikannya hanya sebesar Rp 600. Namun untuk denda mengalami kenaikan dari Rp 5 ribu menjadi Rp 25 ribu. Tujuannya agar pelanggan bisa lebih tepat waktu dalam membayar tunggakan. (luk)

Tags: bontangkenaikan tarif air
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPRD Bantah Sengaja Tak Hadiri Musrenbang

Next Post

Pengelolaan Pantai Tunggu Pengesahan Perda 

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.