• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Ditemukan Belatung di Dalam Ayam KFC

by BontangPost
1 April 2017, 12:59
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
KLAIM HIGIENIS: Manager KFC Bontang mengaku pihaknya selalu menjaga higienitas produknya, mulai dari bahan mentah hingga tersaji di costumer.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

KLAIM HIGIENIS: Manager KFC Bontang mengaku pihaknya selalu menjaga higienitas produknya, mulai dari bahan mentah hingga tersaji di costumer.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Managemen Klaim Jaga Higienitas Produk

BONTANG – Salah satu pelanggan Kentucky Fired Chicken (KFC) Bontang dikejutkan dengan ditemukannya belatung dalam ayam goreng yang dibelinya.

Herawati (22) warga Jalan Gaspor 1 RT 33 Bukit Indah Kelurahan Tanjung Laut Indah ini sempat mem-postingnya di media sosial pada Kamis (30/3) malam lalu hingga menjadi viral.

Sementara itu, managemen KFC Bontang mengaku jika pihaknya selalu menjaga kualitas dan higienitas produknya.

Informasi yang dihimpun, Hera sendiri bukan merupakan pembeli secara langsung. Karena Kamis malam lalu dirinya sedang bekerja. Sementara sepupunya pergi membeli paket promo KFC combo 5 dengan harga Rp 56 ribu sekira pukul 20.00 Wita Kamis (30/3) malam. Sekira pukul 22.30 Wita saat Hera pulang, dirinya hendak menyantap ayam goreng KFC yang dibeli sepupunya itu.

“Tetapi saat saya belah ayamnya dari kulitnya tiba-tiba bermunculan belatung dari dalam dagingnya,” jelas Hera sambil merasa jijik saat ditemui di Polres Bontang, Jumat (31/3) kemarin.

Merasa kecewa dengan produk yang dibelinya, Hera pun memfotonya sebagai barang bukti dan merekam video di handphonenya. Dia menyebut, ketika hendak makan, ayam yang dibelinya sebanyak 5 potong sisa 2 potong. Selanjutnya 3 potong lainnya sudah dimakan oleh adik-adik dan sepupunya. “Dari yang sisa 2 potong itu, memang hanya 1 potong yang ada belatungnya,” ujar dia.

Baca Juga:  Dinas PU: Penanganan Banjir Butuh Rp 340 M 

Hendak komplain ke KFC Bontang, namun Hera menyebut waktunya sudah tidak memungkinkan karena sudah larut malam. Atas kejadian tersebut, dirinya enggan lagi membeli ayam di KFC Bontang. “Masih merasa jijik, karena belatungnya banyak sekali,” ungkap dia.

Akhirnya, Hera disertai awak media, Intel Polres Bontang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Baru, serta anggota Polsek Bontang Utara mendatangi KFC Bontang dengan membawa barang bukti.

Manager KFC Bontang, Ridho Al-Fajri mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut memang dari media sosial. Ridho juga mengaku mendapat informasi dari sesama rekan kerjanya yang bekerja di KFC Samarinda bahwa ada benda asing yang terdapat di produknya.

“Saya memastikan untuk masalah produk, sejak awal sampai tersaji masuk dalam pengawasan ketat, kalau misalnya ada beberapa temuan, apalagi sudah dibawa pulang kami tidak dapat memastikan itu ada benda asing (belatung, Red.),” jelas Ridho.

Mengenai kejadian ini, pihaknya mencoba meluruskannya. Pasalnya, KFC merupakan produk besar dan sebelum produk tersaji, pihaknya sudah melakukan quality control (QC) beserta sertifikat halal.

Tak hanya itu, penilaian laik sehat pun, sudah dikantongi KFC dan dipajang di setiap restoran siap saji ini. “Jika ada komplenan masuk saat makan ditempat pasti langsung ditangani, tetapi jika dikomplen saat sudah dibawa ke rumah alangkah baiknya dibawa kemari dan disampaikan ke kami,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rawan Kecelakaan, Pengendara Keluhkan Jalan Berlubang 

Karena dirinya tidak dapat memastikan apa itu benar dari produknya atau sudah terkontaminasi dari luar.

Terkait masalah hama, pihaknya juga punya penanganan. Soal produknya, Ridho merincikan bahwa bahan dasar ayam dikirim dari Surabaya dalam keadaan beku. Saat akan diolah, ayam akan disegarkan lalu dibumbukan lalu dibekukan kembali dengan suhu lebih dingin.

Lalu ayam akan ditepungi, saat akan digoreng, suhu minyak berada pada 170 derajat celcius. “Jadi sebenarnya, ini kasus sama seperti di luar negeri, rata-rata temuannya produk yang dibawa pulang bukan makan di tempat,” ujarnya.

Ayam mentah pun, disuplai dari Surabaya dan disimpan di gudang besar Samarinda. Setiap ayam yang datang, ada waktu paling lama 2 bulan dalam keadaan beku minus 23 derajat celcius masih bisa dijual. “Tetapi di sini tidak pernah sampai 2 bulan, karena setiap barang datang, dipakai dan habis satu minggu,” ungkap dia.

Untuk KFC sendiri punya prosedural yang dipakai di seluruh dunia. Di antaranya, jika sudah dimasak punya waktu kedaluwarsa selama 1.5 jam. Maksudnya expire di sini, dikatakan Ridho ialah layak makan, tetapi tidak layak jual.

Baca Juga:  Terkait PKH yang Bermasalah, Lurah Ngaku Tidak Dilibatkan, Minta Tinjau Ulang

“Standarisasi kami seperti itu, jadi yang ditampilkan di display kami pastikan masih segar, kalau sudah 1,5 jam, kami tarik kembali dan kami musnahkan,” ujarnya.

Ridho juga menginginkan untuk kejadian ini agar bertemu dengan costumernya, duduk bersama dan diselesaikan dengan cara kekeluargaan. “Karena jika sempat beberapa lama disimpan, atau dibuka, karena potensi itu pasti ada,” terangnya.

Terkait masalah promo memang tak ada kaitannya. Meskipun diakui dia, saat ini kondisi masih sepi. Sehingga untuk promosikan diri, dengan standar yang tetap ditawarkan melalui harga yang murah. “Walaupun promo, tapi ayamnya tetap diberikan dengan kualitas yang baik,” ujar dia.

Sementara itu, jika ada ayam yang tersisa, pihak KFC akan mengupas kulitnya dan memasak ayamnya untuk sup atau perkedel.

Terpisah, Kapolsek Bontang Utara, Iptu Muklas mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Herawati beserta ibu dan sepupunya. “Kami masih meminta keterangan pembeli, setelah selesai, pihak managemen yang akan kami periksa,” pungkasnya.(mga)

Tags: Ayam KFCBelatungbontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WADUH!!! Ulat Juga Ditemukan di Donat Mokko

Next Post

Lima Tempat Wajib KTR, Aturan Terbit, Pelanggar Diberikan Sanksi 

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.