• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait PKH yang Bermasalah, Lurah Ngaku Tidak Dilibatkan, Minta Tinjau Ulang

by BontangPost
23 Juli 2017, 12:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
JELASKAN : Komisi I DPRD menggelar rapat dengar pendapat terkait data masyarakat kurang mampu penerima bantuan PKH dan Rastra.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

JELASKAN : Komisi I DPRD menggelar rapat dengar pendapat terkait data masyarakat kurang mampu penerima bantuan PKH dan Rastra.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Program Keluarga Harapan (PKH) yang masih menyisakan masalah ternyata tidak melibatkan kelurahan dalam penyeleksian penerima bantuan. “Kelurahan yang kena batunya. Padahal tidak dilibatkan. Jikalau konteksnya seperti itu, silahkan jual dan bikin pos pengaduan sendiri,” ungkap Lurah Berbas Tengah, Usman HM, kemarin (22/7).

Ia berasumsi bahwa terjadi permainan di dalam pemasukkan data penerima bantuan. Mengingat bahwa data tersebut tidak bisa mengalami pergantian. “Undang-undang saja bisa berubah, tetapi ini tidak bisa ada apa ini? Jangan-jangan ada permainan,” keluhnya.

PKH merupakan program yang diakomodir oleh PT Sucofindo melalui proses lelang. Akan tetapi, dalam praktik di lapangan manajemen pusat perusahaan tersebut yang menjalankannya, bukan manajemen perusahaan yang berada di kota Bontang.

Baca Juga:  DIES NATALIS KE 12 STITEK BONTANG

Berbas Tengah sendiri mendapat jatah 775 penerima PKH. Jumlah tersebut sangat mencolok perbedaannya apabila disandingkan dengan program pemerintah lainnya dengan wujud beras juga yakni Beras Sejahtera (Rastra). Jumlah penerima Rastra bagi Kelurahan Berbas Tengah ialah 733 orang.

“Namun, ada sekitar seratusan yang dicoret dari Rastra sehingga tidak masuk PKH. Artinya itu orang baru, bisa saja karena kedekatan dengan seseorang,” sambungnya.

Lurah Berbas Tengah tersebut memastikan bahwa data Rastra tidak ada masalah. Hal tersebut terjadi karena tim kelurahan ikut memastikan proses penyeleksiannya.

Faktor yang diantisipasi dengan adanya perbedaan data tersebut ialah kecemburuan sosial, dikarenakan orang akan melihat dan menilai langsung orang yang mendapatkan bantuan PKH tersebut. Terlebih, ke depan PKH akan mendapat keistimewaan melalui e-warung.

Baca Juga:  Tanamkan Sifat Peduli pada Anak

“Setiap penerima PKH akan mempunyai semacam kartu kredit yang di top-up tiap bulannya sehingga dapat dibelanjakan di e-warung,” katanya.

Sikap tegas akan diterapkan oleh Kelurahan Berbas Tengah jika beberapa program sosial ini berjalan, salah satunya yakni pengawasan. Pengawasan yang dimaksud ialah pengambilan sikap tegas  jika ditemukan penyalahgunaan bantuan.

“Saya akan tahan yang menjual beras baik PKH maupun Rastra. Selain itu, bagi saya PKH terlalu istimewa mohon ditinjau ulang,” pintanya.

Beberapa waktu yang lalu (19/7) Komisi I DPRD menggelar rapat dengar pendapat  terkait data masyarakat kurang mampu. Dalam rapat tersebut juga menyentil perihal PKH dan Rastra.

Rapat yang dipimpin oleh anggota Komisi I DPRD Setyoko Waluyo yang menghasilkan beberapa keputusan. Pertama, memberikan kewenangan lebis besar kepada kelurahan terkait bantuan sosial mulai tahun 2018.

Baca Juga:  Imbau Para Orang Tua Kenali Kondisi Anak Sebelum Divaksin

Kedua, membuka kembali pendaftaran bagi masyarakat kurang mampu sehubungan pemutakhiran data sampai Oktober 2018, serta menyarankan kepada Pemkot untuk menganggarkan di APBD-P 2017 terkait selisih penerima bantuan yang tidak terakomodir.

“Sebanyak 332 orang yang tidak terakomodir mohong dimasukkan dalam APBD-P 2017,” singkatnya. (*/ak)

Tags: bontangdprdPKH
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Amiruddin (311); Guru Sastra Arab Jadi Mubalig , Telusuri Pesisir Sebarkan Islam  

Next Post

Terkait Jembatan Rusak, Tanah Bermasalah, Tak Masuk Wilayah RT 11

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Waspada Peredaran Uang Palsu, Pedagang Pasar Tanjung Limau Jadi Korban
Bontang

Banyak Penerima PKH Tak Tepat Sasaran, Dinas Sosial Sebut Diakomodasi Pusat

29 September 2023, 13:00
Petugas Kebersihan di Pemkot Bontang Akhirnya Terima Gaji
DPRD Bontang

Banyak Penerima PKH Tak Tepat Sasaran, DPRD Dorong Pemkot Bontang Lakukan Evaluasi

15 September 2023, 16:00
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.