• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Warga Tuntut Bertemu Gubernur 

by BontangPost
12 Agustus 2018, 11:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PERTANYAKAN KEBIJAKAN: Warga melakukan konferensi pers terkait pembangunan masjid di Kinibalu. Demi mencari titik temu dalam pembangunan masjid di lapangan Kinibalu, warga di Kelurahan Bugis dan Jawa Samarinda meminta bertemu dengan Gubernur Kaltim.(ISTIMEWA)

PERTANYAKAN KEBIJAKAN: Warga melakukan konferensi pers terkait pembangunan masjid di Kinibalu. Demi mencari titik temu dalam pembangunan masjid di lapangan Kinibalu, warga di Kelurahan Bugis dan Jawa Samarinda meminta bertemu dengan Gubernur Kaltim.(ISTIMEWA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pembangunan masjid di lapangan Kinibalu, Kelurahan Jawa, Samarinda Ulu nampaknya masih mendapat hambatan. Sebab penolakan warga justru kian masif usai dimulainya pembangunan masjid tersebut. Masalah itu muncul ditengarai karena Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak hanya mengutus bawahannya untuk menyelesaikan silang sengkarut dengan warga.

Hal itu dikatakan juru bicara warga, Arman, Sabtu (11/8) kemarin. Menurut dia, kunci permasalahan tersebut ada pada  gubernur. Dengan kata lain, penyelesaian masalah dapat diselesaikan dengan cara duduk satu meja antara Awang Faroek dan warga setempat.

“Kami sudah bosan bertemu dengan bawahan beliau. Sudah berulang kali kami bertemu, tidak ada hasil yang berarti. Akibatnya muncul kesalahpahaman dan arogansi dari gubernur,” kata dia.

Baca Juga:  Identitas Diketahui, Korban Kekerasan Ingin Bunuh Diri

Senin (13/8) besok, Arman memastikan, warga akan berdemonstrasi dengan membawa massa yang jauh lebih besar dibanding aksi sebelumnya. Pihaknya akan kembali menuntut penghentian proyek tersebut.

“Kami tetap pada pendirian awal. Kami ingin proyek ini ditutup. Karena sudah terbukti melanggar aturan. Sudah ada statement dari Ketua FKUB dan pendapat ulama dari MUI (Majelis Ulama Indonesia, Red.) yang juga menolak pembangunan masjid ini,” sebut Arman.

Karenanya, warga menolak dengan tegas tawaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang ingin menggantikan lapangan Kinibalu dengan lapangan yang baru. “Ini bukan soal lapangan yang baru atau lama. Tapi lapangan Kinibalu yang sudah jadi simbol sejarah di Kaltim. Jadi enggak bisa diganti dengan yang lain. Solusinya, hentikan proyek,” imbuhnya.

Baca Juga:  Aliansi Umat Islam Bersama FPI Samarinda Gelar Aksi “Penjarakan Sukmawati”

Arman turut menyayangkan sikap gubernur yang memerintahkan kepolisian dan TNI untuk turun tangan menangkap warga yang dinilai mengganggu berjalannya pembangunan masjid yang memakan anggaran Rp 81,85 miliar itu.

Pasalnya selama ini warga tidak pernah berbuat anarkis dan mengganggu berjalannya pembangunan masjid. Dia menegaskan, warga hanya menyuarakan tuntutan sebagaimana aspirasi yang muncul jauh sebelum dilakukan pembangunan masjid.

“Sejak kapan kami mengganggu para pekerja di sana? Tidak ada. Itu fitnah. Kami menolak pembangunan masjid dengan cara yang santun dan beradab. Kami taat hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Rahman, juru bicara warga lainnya membantah pernyataan Pejabat Sekretaris Provinsi Kaltim, Meiliana. Sebelumnya disebutkan bahwa 40 Ketua RT di Kelurahan Jawa telah sepakat dengan pembangunan masjid di lapangan Kinibalu. Sebab di kelurahan tersebut secara keseluruhan hanya ada 40 RT. Sedangkan hingga kini terdapat 13 Ketua RT yang menolak pembangunan masjid.

Baca Juga:  Lampu Hias Setinggi 40 Meter, Patung Kuda, dan Air Mancur

“Itu yang sudah terdata. Ketua RT yang berdekatan dengan lapangan. Pada intinya mereka sengaja merekayasa tanda tangan. Supaya bisa mendapatkan IMB (Izin Mendirikan Bangunan, Red.),” tegas Rahman. (*/um)

Tags: Metro SamarindaPolemik Masjid Kinibalu
Share2TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Modal Kepercayaan, Keuntungan Besar 

Next Post

Maling Anjing di Medan Jadi Hoax Gempa Lombok

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.