• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

WASPADA!!! Awal Tahun Ada 10 Orang di Kutim Positif DBD

by BontangPost
30 Januari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Masyarakat Kutai Timur (Kutim) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, dimusim penghujan seperti ini, serangan nyamuk mematikan Aedes aegypti kian merajalela. Pada bulan Januari 2017 ini saja, Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim  mencatat, sedikitnya ada 10 orang yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Delapan orang di Kelurahan Teluk Lingga, dan masing-masing satu orang di desa Kongbeng dan Sangatta Utara. Dengan rincian, tujuh orang laki-laki dan tiga perempuan.

“Diawal tahun ini sudah ada 10 orang meskipun belum ada korban jiwa. Jadi kami minta tingkatkan kewaspadaan karena saat ini memasuki musim penghujan,” ujar Kadiskes Kutim, Bahrani Hasanal, didampingi Bagian Pengeloaan Data, Andi Didi Afriadi.

Baca Juga:  ASTAGA!! Tukang Kebun Cabuli Rekan Kerja di Toilet 

Dikatakan, Andi, data ini belun final, akan tetapi masih sementara. Karena, baru puskesmas yang baru memberikan data tersebut. Sedangkan rumah sakit belum sepenuhnya. Kemungkinan besar, jumlahnya lebih dari 10 orang. Terlebih, bagi masyarakat yang terkena DBD akan tetapi tidak berobat di rumah sakit atau puskesmas. “Jadi kami masih menunggu semuanya. Kami akan rangkum dari puskesmas maupun rumah sakit,” kata Andi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyehatan Lingkungan, (P2PL), Yuana Sri Kurniawati, meminta kepada masyarakat untuk sadar akan kesehatan diri sendiri, rumah dan lingkungan sekitar. “Jadi kita wajib menjaga seluruhnya. Kita bersihkan di dalam rumah dan lingkungan sekitar. Jika ada yang tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, langsung musnahkan. Seperti botol berair, genangan air, dan semisalnya,” pinta Yuanan.

Baca Juga:  Klaim Semua Tower Berizin

Paling jitu, ialah dilakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Kemudian, menerapkan 3M Plus yakni, menutup, menguras dan mengubur serta plus tindakan pencegahan. Cara ini dianggap paling efektif ketimbang fogging. Karena fogging hanya sebatas membunuh nyamuk dewasa, sedangkan PSN dan 3M Plus, membunuh larva dan jentiknya. Sehingga, tidak ada lagi potensi nyamuk dewasa.

“Meskipun begitu, kami tetap melakukan seluruhnya. Mulai dari PSN, 3M Plus dan fogging.  Bahkan, kami akan aktifkan kembali Kelompok Kerja Operasional, dan meningkatkan kader PSN dan kader jentik disetiap kecamatan,” katanya. (dy)

Tags: demam berdarahkutim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cuaca Buruk, Membahayakan Keselamatan Motoris dan Penumpang

Next Post

Hanya Dalam 6 Jam, Polisi Berhasil Ungkap Kasus Narkoba di 3 TKP Berbeda

Related Posts

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Waspada, Bulan Ini 52 Warga Bontang Terjangkit DBD
Bontang

131 Kasus DBD di Bontang hingga Agustus, Tanjung Laut Indah Paling Banyak

14 Agustus 2026, 10:00
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak
Bontang

Kasus DBD Bontang Melandai, Berebas Tengah Paling Banyak

13 April 2026, 12:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.