• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

WASPADA!!! Baru 60 Jenis Narkoba Yang Terdaftar

by BontangPost
8 Oktober 2017, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Baru 60 Jenis Terdaftar

Baru 60 Jenis Terdaftar

Share on FacebookShare on Twitter

UPAYA pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Indonesia khususnya di Kaltim bukan perkara yang mudah. Banyaknya jenis narkoba menjadi salah satu kendala yang dihadapi BNNP Kaltim. Pasalnya, masih banyak jenis narkoba yang belum terdaftar dalam ketentuan undang-undang dan peraturan kementerian kesehatan (permenkes) tentang narkoba.

Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono mengungkapkan, saat ini terdapat 800-an jenis narkoba di dunia. Dari jumlah tersebut, 80 jenis di antaranya sudah masuk ke Indonesia. “Saat ini yang bisa dijerat baru 60 jenis narkoba,” terangnya.

Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) termasuk dalam jenis obat yang belum terdaftar sebagai narkoba dalam undang-undang. Meski begitu BNNP tetap mewaspadai penyalahgunaannya. Karena penyalahgunaan PCC yang merupakan obat keras telah merenggut nyawa pelajar di Kendari beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Dorong Pembentukan KPAID, Di Kaltim Baru Dua Daerah 

“PCC itu termasuk obat keras. Kami kesulitan memasukkannya dalam klasifikasi narkoba,” sebut Raja.

Meski memiliki efek yang mirip, Raja menegaskan bila PCC bukan Flakka, narkoba jenis baru yang membuat penggunanya menjadi seperti zombi. Namun baik PCC maupun Flakka, keduanya harus diantisipasi oleh semua pihak. Khususnya di kalangan pelajar.

“Faktanya, sebanyak 20 hingga 30 persen pemakai narkoba berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia,” bebernya.

Karena itu Raja mengapresiasi Pemprov Kaltim yang memasukkan pemahaman anti narkoba ke dalam kurikulum pelajaran di sekolah pada tahun ajaran baru mendatang. Termasuk dalam hal ini akan ada tes urine bagi pelajar di tingkat SMA. Menurutnya apabila bisa dideteksi sedini mungkin, bisa menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba.

Baca Juga:  Hadi Tambah Suara

“Efek narkoba begitu berbahaya bagi tubuh. Salah satunya bisa membuat anak terlahir cacat,” pungkas Raja. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro Samarindaperangi narkoba
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jaang Kembali Didukung

Next Post

MIRIS!!! Narkoba, Kaltim Peringkat Tiga

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.