SANGATTA – Dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim, Kutim menyiapkan ratusan personel untuk memastikan keamanan kegiatan. Bupati Kutim, Ismunandar mengingatkan pada seluruh tim keamanan perihal berbagai macam potensi kerawanan yang harus dapat diatasi dan menjaga ketat daerah yang berpotensi rawan.
“Baik Polisi, TNI, Satpol PP, maupun Dinas Perhubungan (Dishub) harus siaga dalam mengawasi pengamanan selama pelaksanaan,” ujarnya saat memimpin upacara gelar pasukan pengamanan yang berlangsung di halaman kantornya, Rabu, (28/11).
Dia menegaskan, beberapa potensi kerawanan yang bisa saja terjadi di antaranya, konflilk atau tawuran antarsuporter maupun antaratlet. Tidak hanya itu, pencurian maupun perusakan fasilitas olahgara serta kejadian yang lainnya turut jadi perhatian. Semua hal tersebut harus menjadi atensi untuk dilakukan antisipasi sejak dini, agar tidak menjadi gangguan nyata.
Ia meminta agar seluruh personel yang terlibat secara langsung dalam tugas pengamanan, mampu memahami tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) masing-masing. “Siapa dan harus berbuat apa, selalu melakukan check dan re-check, dan senantiasa melakukan koordinasi di lapangan sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar, aman dan nyaman,” bebernya.
Pelaksanaan gelar pasukan, merupakan tahapan yang harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur, sehingga seluruh personel dan materi serta alat kelengkapan pendukung lainnya yang terlibat, yang akan digunakan dalam pengamanan benar-benar standard dan siap operasional, dalam rangka menangkal kerawanan dan kontijensi yang diprediksikan.
Sebelumnya, Kasi Operasional dan Penindakan Satpol PP Kutim, Syamsul Alam mengatakan pihaknya siap melaksanakan gelar pasukan selama pelaksanaan Porprov. “Anggota totalnya 130 orang, mereka semua akan ditempatkan di semua venue,” tutupnya. (*/la)







