SANGATTA – Pesta demokrasi di 2019 tak hanya Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) saja. Di Kutim, juga akan digelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Pesta demokrasi terbesar di desa ini akan diikuti oleh 34 desa di Kutim. Namun berbeda dengan Pemilu (Pemilihan Umum) 2019 yang digelar serentak, Pilkades ini akan digelar pasca-pileg dan pilpres.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutim, Suwandi didampingi Kasi Pemerintahan Desa, Muhammad Rusdi menyebut, Pilkades dilaksanakan pada 2019 ini lantaran masa kerjanya sudah berakhir. Sedangkan desa sisanya masih menjabat karena baru beberapa tahun dilantik.
“Kemungkinan akan digelar serentak pada pertengahan 2019 pasca-pilpres dan pileg. Sebenarnya, 2018 ini, hanya karena beberapa pertimbangan akhirnya ditunda,” kata Rusdi.
Ada beberapa sebab tertundanya Pilkades di Kutim. Pertama, karena bertepatan dengan pileg dan pilpres.
Kemudian, waktu Pilkades terbilang mepet dan berada di akhir Tahun. Selanjutnya, faktor perubahan aturan Kemendagri dari nomor 112 Tahun 2014 menjadi nomor 65 tahun 2017, dan perubahan Peraturan Daerah (Perda) Pilkades nomor 7 tahun 2016 menjadi Perda Penyelenggaraan Pemerintah Desa (PPD) nomor 7 tahun 2017. Ditambah, Peraturan Bupati (Perbup) lama masih belum selesai dan tahap perbaikan dan penyempurnaan.
“Paling mendasar ialah masalah Pilpres dan Pileg. Bisa bertabrakan. Makanya diundur saja,” kata Rusdi.
Meskipun masih lama, akan tetapi calon kepala desa sudah mempersiapkan diri jauh hari. Salah satunya mantan anggota DPRD Kutim, Faisal. Faisal akan ikut bertarung di Kecamatan Sangkulirang tepatnya Desa Benua Baru Ilir.
Faisal mengaku sudah mempersiapkan diri secara matang. Bahkan dirinya siap bertarung dengan calon lainnya. “Apalagi selesai pileg. Bagi mereka yang gagal pasti akan ikut mendaftarkan diri jadi kepala desa. Tetapi saya siap hadapi,” kata Faisal.
Begitupun dengan Dedy. Warga Sangatta Selatan ini akan ikut bertarung di Kecamatan Bengalon. Persiapan pun sudah matang. Tinggal pemantapan. “Sangatta Selatan belum ada. Makanya akan pindah ke Bengalon. Paling tidak mencoba terlebih dahulu sebagai bahan pengalaman,” katanya. (dy)
==Daftar Desa Peserta Pilkades Serentak 2019==
KECAMATAN DESA
– MUARA ANCALONG TELUK BARU
– MUARA WAHAU WANA SARI
LONG WEHEA
– MUARA BENGKAL MUARA BENGKAL ILIR
– SANGATTA UTARA SWARGA BARA
– SANGKULIRANG BENUA BARU ILIR
MALOY
KERAYAAN
– TELEN LONG NORAN
KERNYANYAN
– KONGBENG MAKMUR JAYA
SUKA MAJU
– BENGALON TEPIAN INDAH
SEKERAT
TEBANGAN LEMBAK
TEPIAN BARU
– KALIORANG BUKIT HARAPAN
– SANDARAN MANUBAR DALAM
SUSUK TENGAH
MARUKANGAN
MANUBAR
SUSUK DALAM
TANJUNG MANGKALIHAT
– SANGATTA SELATAN SANGKIMA
– RANTAU PULUNG TEPIAN MAKMUR
MASALAP RAYA
– KAUBUN MATA AIR
PENGADAN BARU
BUKIT PERMATA
BUMI TAPAK
– KARANGAN KARANGAN SEBERANG
BAAY
– BATU AMPAR BATU TIMBAU ULU
– TELUK PANDAN TELUK PANDAN







