Kaltim Post Group (KPG) merupakan kerajaan media terbesar di Kalimantan. Grup yang berada di bawah bendera Jawa Pos Group (JPG) itu memiliki pengalaman puluhan tahun menjalankan dan mengelola bisnis media.
Media cetak dan online yang jadi produknya mendapat tempat di hati masyarakat. Anak perusahaannya pun tersebar di berbagai daerah.
Salah satu anak perusahaan KPG adalah Bontang Post. Koran yang dikelola PT Bontang Lintasmedia itu merupakan yang terbesar di Bontang dan Kutai Timur (Kutim).
Mulai dari pemerintah daerahnya, lembaga pemerintahan, instansi vertikal, perusahaan, pelaku usaha, hingga masyarakat menjadikan koran dengan moto “Mencerdaskan dan Menginspirasi” itu sebagai bacaan sehari-hari. Bahkan, kerja sama di segala bidang dilakukan.
Tak hanya mengelola bisnis media cetak, Bontang Post yang didirikan pada 14 November 2010 juga mengelola media online: bontang.prokal.co dan bontangpost.id. Sehingga, perusahaan bisa menjawab ekspektasi publik akan keberadaan informasi yang akurat, informatif, dan bisa dipertanggungjawabkan.
Seiring berkembangnya zaman, manajemen memutuskan untuk melakukan ekspansi. Kali ini sasarannya adalah ibu kota Kaltim, Samarinda. Dengan demikian, Metro Samarinda pun lahir.
Ada apa di balik ekspansi tersebut?
Bukan untuk mencari keuntungan. Bukan pula untuk mengejar oplah. Tidak juga untuk saing-saingan.
Tujuan ekspansi ini harus dimaknai positif. Demi memperkaya sumber informasi, berusaha berinovasi, serta memberikan banyak pilihan berita kepada masyarakat.
Tak bisa dimungkiri. Samarinda adalah ibu kota. Pusat pemerintahan. Porosnya Kaltim. Banyak informasi bisa diperoleh. Berbagai berita bisa disajikan. Segalanya ada di sana.
Dengan didukung sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkompeten, dan dinyatakan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW), kami sangat percaya diri Metro Samarinda dapat diterima di Kota Tepian.
Dengan sajian berita yang ditulis secara khas, Metro Samarinda berkomitmen untuk ikut serta dalam menyerap aspirasi publik, serta mendukung pembangunan di segala bidang. Baik itu infrastruktur, politik, budaya, ekonomi, dan lainnya.
Kehadiran Metro Samarinda bukan untuk menjadi pesaing atau kompetitor media manapun. Melainkan bersama-sama menjadi bagian dari upaya mencerdaskan bangsa. Sebagai pilar keempat demokrasi media memiliki peran vital dalam membangun negara.
Semoga, masyarakat Samarinda dan Kaltim dapat menjadikan Metro Samarinda sebagai bacaan yang “Mencerdaskan dan Menginspirasi”. (***)







