• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Peringatan May Day Ricuh

by BontangPost
3 Mei 2017, 18:51
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Pendemo dan polisi sempat terlibat kericuhan di halaman Sekretariat DPRD Kutim. Tampak pula sejumlah buruh dan mahasiswa menggelar demo di depan Kantor DPRD Kutim dan di simpang empat Jalan AW Sjahrani. (DIRHAN/HERDI JAFFAR/DEDHY/SANGATTA POST)

Pendemo dan polisi sempat terlibat kericuhan di halaman Sekretariat DPRD Kutim. Tampak pula sejumlah buruh dan mahasiswa menggelar demo di depan Kantor DPRD Kutim dan di simpang empat Jalan AW Sjahrani. (DIRHAN/HERDI JAFFAR/DEDHY/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa Bentrok dengan Polisi

SANGATTA – Aksi unjuk rasa memperingati may day yang digelar aliansi mahasiswa di Gedung DPRD Kutim nyaris berakhir ricuh, Selasa (2/5) siang kemarin. Hal itu dikarenakan mahasiswa memaksa masuk ke dalam gedung dewan untuk bertemu langsung dengan para wakil rakyat.

Sebelumnya, aksi yang dikawal puluhan personil kepolisian ini diminta bubar karena dianggap tidak mengantongi izin. Mahasiswa yang menolak beradu mulut. Situasi berubah menjadi ricuh setelah sejumlah mahasiswa ngotot tetap melanjutkan aksi.

Akibatnya, aksi saling dorong antara masa aksi dan kepolisian tidak bisa terelakan. Ujungnya terjadilah kericuhan. Beberapa mahasiswa yang dianggap provokatif kemudian diamankan polisi.

Beruntung kegaduhan tersebut dapat diredakan setelah mahasiswa dan kepolisian masing-masing menarik diri. Selain itu, pihak DPRD Kutim juga bersedia menemui masa aksi.

Baca Juga:  Biang Masalah, TPA Akan Direhab

Sebelum berdialog, masa aksi meminta beberapa rekannya yang sempat diamankan dilepaskan. Pada kesempatan itu, Wakil Ketua I DPRD Kutim Yulianus Palangiran berkenan berdialong langsung dengan masa aksi yang  berlangsung di ruangan panel.

Kasat Intel Polres Kutim AKP Sumardi yang turun langsung mengawal pengamanan aksi mengaku bila aksi tersebut tidak memiliki izin dari pihaknya. Pemberitahuan baru diterima pihaknya menjelang aksi. “Atas dasar itulah kami meminta mereka bubar,” katanya di tengah aksi masa.

Koordinator aksi Vhyvurrahman mengatakan aksi yang digelar pihaknya sepenuhnya aksi damai. Aksi ini meminta komitmen para wakil rakyat memperjuangkan kesejahteraan parah buruh.

Pada aksi tersebut ada 10 poin yang jadi tuntutan. Antara lain meminta DPRD Kutim mendorong pencabutan PP 75/2015 tentang Pengupahan. Pasalnya, aturan pengupahan tersebut tidak pro buruh.

Baca Juga:  Tekan Angka Golput, KPU Buka Stand Pilgub 

Selain itu, meminta pemerintah menetapkan 7 jam kerja efektif bagi buruh, mendorong kebebasan berserikat tanpa intervensi pemerintah, kebebasan berekpresi dan menyatakan pendapat, dan memberikan perlindungan pekerja.

“Tuntutan lainnya, kami meminta pemerintah menindak tegas perusahaan yang tidak membayar upah dan tunjangan pekerja, berikan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, hapus outsorsing, naikan UMKS Kutim 40 persen, dan berikan tempat hunian laik pada pekerja,” serunya.

Kepada masa aksi, Yulianus Palangiran mengaku menyabut baik semua usulan mahasiswa. Persoalan tersebut selanjutkan akan disatukan bersama tuntutan aksi para serikat buruh yang lebih dulu menyuaran aspirasinya, Selasa (2/5) paginya.

“Apa yang disampaikan adik-adik mahasiswa ini sama dengan serikat buruh. Mereka meminta kesejahteraan pekerja diperhatikan dan diperjuangkan,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Yakin Kutim Raih KLA 

Sebagai tindak lanjut atas hasil pertemuan utu, lanjutnya, pihaknya menjadwalkan mengadakan rapat terbuka tanggal 23-34 Mei 2017. Semua masalah pekerja akan dibahas pada forum tersebut.

“Semua perusahaan yang beroperasi di Kutim wajib hadir. Termasuk serikat buruh dan pemerintah. Nanti akan kami layangkan surat. Jika memang mahasiswa ingin ikut, kami membuka ruang,” tutur politisi Demokrat ini.

Untuk diketahui, elemen mahasiswa yang tergabung dalam aksi tersebut yakni, HMI Sangatta dipimpin Alfian Sinu, LMND Trisdianto, Sapma PP, dan BEM Stiper Saharuddin. Ada juga dari Lingkar Studi Kerakyatan dan Federasi Buruh Indonesia (FBI). (drh)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: demohari buruhSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

UN SMP Hari Pertama Tanpa Kendala, UNBK Dibagi Tiga Sesi, UNKP Satu Sesi

Next Post

Pulau Habitat Penyu, Perlu Area Konservasi

Related Posts

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur
Kaltim

Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

12 April 2026, 21:40
Aktivis Mahasiswa Khariq Ditangkap Polda Metro Jaya di Bandara, tanpa Surat Perintah
Nasional

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Tiga Orang Tewas

30 Agustus 2025, 09:09
Penanganan Banjir Bontang Disinggung dalam Aksi May Day
Bontang

Penanganan Banjir Bontang Disinggung dalam Aksi May Day

1 Mei 2023, 19:03
Perlindungan Buruh Minim, Perda Tenaga Kerja Bontang Dinilai Tumpul
Bontang

Perlindungan Buruh Minim, Perda Tenaga Kerja Bontang Dinilai Tumpul

1 Mei 2023, 18:47
Aksi May Day di Simpang Ramayana, Jalan MH Thamrin Ditutup Sementara
Bontang

Aksi May Day di Simpang Ramayana, Jalan MH Thamrin Ditutup Sementara

1 Mei 2023, 15:05
Aksi Hari Buruh, Massa Sebut Pekerja dari Luar Bontang Tambah Angka Pengangguran
Bontang

Aksi Hari Buruh, Massa Sebut Pekerja dari Luar Bontang Tambah Angka Pengangguran

1 Mei 2023, 14:58

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.