• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif  Warga Bontang: dr. Muhammad Alfian (243); Muda Berprestasi, Ingin Jadi Dokter Spesialis Jantung

by BontangPost
5 Mei 2017, 12:55
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Angka kematian karena penyakit jantung di Indonesia sangatlah tinggi. Bahkan, jumlah pasiennya pun semakin hari semakin meningkat. Oleh karena itu, ilmu tentang jantung sangat diminati oleh salah satu dokter muda di Kota Taman, Muhammad Alfian. Dirinya juga termotivasi untuk menjadi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, mengingat Dokter Spesialis Jantung di Bontang hanya ada 1 orang.

MEGA ASRI, Bontang

Prestasinya tak lagi diragukan. Sejak usia sekolah, Alfian—sapaannya— selalu meraih berbagai penghargaan. Hingga dirinya mendapat beasiswa di salah satu SMA favorit di Kota Taman, yakni SMA Vidatra.

Lahir dari pasangan Muhammad Afwan dan Siti Huzaimah, anak kedua dari 4 bersaudara ini sukses mewujudkan cita-citanya sejak kecil. Yakni ingin menjadi seorang dokter. Makanya, sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Alfian sudah menjadi dokter cilik (Dokcil) dan sering bermain di Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Dirinya tertarik untuk mengobati teman-temannya, sehingga muncullah cita-cita untuk menjadi seorang dokter.

Meraih cita-citanya tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Alfian pun berupaya agar cita-citanya dapat tercapai dengan berbagai persiapan. Persiapan otak, jelas dia lakukan, salah satunya dengan banyak membaca dan belajar, serta sharing dengan para dokter yang sudah berpengalaman. Pria pecinta travelling ini juga sering membaca berita atau artikel tentang kesehatan.

Tak hanya itu, mengingat dokter dituntut untuk bisa stand by 24 jam, penghobi wisata kuliner yang satu ini tak lupa menyiapkan fisik dan mentalnya. “Profesi dokter tidak seperti profesi lainnya, fisik dan mental harus kuat karena yang dihadapi adalah manusia dengan berbagai macam karakter dan budaya yang berbeda. Sebab tak hanya berhadapan dengan pasien, tetapi keluarga pasien juga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Hendra (295), Dirikan FGML Sebagai Wadah Pembinaan Pemuda Loktuan 

Mengingat kuliah kedokteran itu mahal, Alfian dan keluarga tentu mempersiapkan materinya. Karena jangan sampai akibat mahalnya biaya kedokteran menjadikannya untuk tidak optimistis. Apalagi, saat ini banyak beasiswa-beasiswa yang bisa didapat. “Insya Allah kalau kita sudah berusaha dan berdoa pasti ada jalannya. Dan yang paling penting juga doa restu dari orang tua dan keluarga yang menggiring saya mewujudkan cita-cita,” ujarnya.

Setelah persiapan dirasa cukup, usai lulus SMA, Alfian pun langsung melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi. Awalnya, dokter muda berprestasi ini mendaftar di Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) tahun 2006. Bersyukur, dirinya langsung diterima. Namun sayang, karena peristiwa gempa bumi di Jogja pada saat itu, membuat keluarganya khawatir hingga Alfian memutuskan untuk mencari Fakultas Kedokteran lain.

Saat itu, Alfian mengikuti tes Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dan memilih Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). “Alhamdulillah, saya bisa lulus dan menjadi mahasiswa FKUI angkatan 2006, dengan masa kuliah 5 tahun dan lulus di tahun 2011,” kata dia.

Tak berhenti disitu, lulus kuliah, Alfian mengikuti program dokter Internship selama 1 tahun di Sukabumi Jawa Barat. Setelah mengikuti program internship, Alfian melanjutkan pengalaman bekerja di salah satu klinik di Bandung sebagai dokter umum dan sempat menjadi koordinator klinik selama 1 tahun. Barulah tahun 2013 dirinya kembali ke tanah kelahirannya yakni Bontang dan bekerja sebagai dokter BLUD di RSUD Taman Husada Bontang. Di tahun 2014, Alfian pun diangkat menjadi dokter PNS.

Baca Juga:  Giat Suarakan Otonomi Daerah, Rela Blusukan hingga ke Daerah Perbatasan 

Selama menjalani profesinya sebagai dokter, Alfian mendapatkan banyak pengalaman. Apalagi, pasien IGD dengan berbagai keluhan dan karakter yang berbeda. Alfian juga pernah menjadi Tim Medis banjir besar di Jakarta tahun 2012, Tim Medis evakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi di Gunung Salak tahun 2012 juga.

Sementara di Bontang, dirinya sangat senang ketika bisa berbagi dan membantu warga Pulau Melahing serta Pagung. Pasalnya, 2 lokasi tersebut masuk kawasan pesisir Bontang dan akses pelayanan kesehatannya masih minim. “Di Bontang juga, saya memiliki pengalaman berorganisasi, sehingga tidak hanya mengurus pasien tetapi juga menjalin hubungan sosial dan relasi dengan profesi lainnya,” terang dia.

“Satu lagi cita-cita saya yang belum tercapai yakni ingin melanjutkan Pendidikan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah. Jumlah pasien jantung semakin hari semakin banyak, makanya saya tertarik dengan ilmu jantung,” sambungnya.

Untuk mewujudkan satu lagi impiannya, Alfian aktif dalam kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan jantung, salah satunya menjadi pengurus Yayasan Jantung Indonesia cabang Bontang. Selain itu, ia juga aktif mengikuti kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan kesehatan jantung baik yang bersifat lokal maupun Nasional. Tahun ini, ia berhasil membawa dan mengharumkan nama kalimantan Timur di tingkat Nasional melalui penelitian yang telah ia lakukan bersama rekan kerjanya yang bertajuk  “Hubungan Faktor Risiko Terhadap Kejadian Sindrom Koroner Akut di RSUD Taman Husada Bontang Tahun 2016,”

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Iptu Rihard Nixson (222); Sempat Gagal Tes Polisi, Impiannya Ingin Mengabdi di KPK

Alfian juga bercita-cita membawa dan mengharumkan nama Kalimantan Timur dan Indonesia di dunia Internasional.

Penyuka olahraga tennis ini pun mengharapkan semakin banyak putra daerah yang menjadi dokter. Tak hanya itu, dokter-dokter di daerah pun  harus bisa bersaing dengan dokter-dokter yang ada di kota besar. “Bahkan harus bisa bersaing secara global,” pungkasnya. (bersambung)

TENTANG ALFIAN

Nama                    : Muhammad Alfian

TTL                      : Bontang, 21 September 1988

Alamat                  : Tanjung Limau, Bontang Utara

Nama Orang Tua   : Muhammad Afwan dan Siti Huzaimah

Pendidikan            :

  • SDN 002 Bontang Utara 1994-2000
  • SLTP Negeri 1 Bontang 2000-2003
  • Beasiswa SMA YPVDP (Vidatra) 2003-2006
  • Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, lulus tahun 2011

Prestasi Alfian                 :

  1. Juara cerdas cermat pemerintah Kota Bontang dan Lingkungan Hidup Tahun 2002-2003
  2. Siswa Teladan Se Kota Bontang Tahun 2002 -2003
  3. Kader Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia tahun 2012
  4. Perwakilan Kaltim di tingkat Nasional pada acara Hopecardis 2017 (berhasil masuk top 5)
  5. Delegasi kalimantan Timur dan Indonesia dalam acara European Society of Cardilogy (ESC) Congress 2017 di Barcelona bulan Agustus Mendatang dan 4th European Congress on eCardiology di Jerman Bulan November mendatang

Jabatan :

  1. Sekretaris 1 IDI Cabang Bontang Periode 2015-2018
  2. Anggota Yayasan Jantung Indonesia Cabang Bontang tahun 2015- sekarang
Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Lantik Pengurus Kabupaten dan Kecamatan di Kubar, Kukar, dan Berau, NasDem Optimistis Berjaya 

Next Post

Lima Siswa ABK SMPN 2 Jalani UN 

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.