• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait Naiknya Tarif Air, Agus Haris: Tinjau Ulang atau Batalkan!

by BontangPost
6 Mei 2017, 12:54
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Agus Haris (Dok/Bontang Post)

Agus Haris (Dok/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Naiknya biaya air di Bontang mendapat sorotan dari sejumlah anggota DPRD Bontang. Ketua Komisi I DPRD Bontang, Agus Haris menyebut, naiknya tarif air dirasa memberatkan masyarakat, terutama dari kalangan menengah ke bawah. “Saya seharian ini ditelpon oleh masyarakat, kenapa naiknya tinggi sekali,” kata Agus saat menghubungi Bontang Post, kemarin (5/5).

Dia menambahkan, selain tarif dasar listrik (TDL) yang juga naik, naiknya tarif air oleh PDAM Tirta Taman Bontang semakin menambah beban masyarakat. Agus pun meminta Direktur PDAM untuk meninjau ulang ataupun membatalkan kenaikan biaya air tersebut. “Itu harus dikaji ulang. PDAM harus meninjau ulang atau batalkan sekalian,” ujarnya.

Selain itu, Agus menduga PDAM salah perhitungan dalam menghitung kenaikan tarif air ini. Dia menyebut, sebelum menentukan kenaikan tarif air, PDAM mesti mempertimbangkan pendapatan masyarakat Bontang, setidaknya 50 persen dari masyarakat Bontang. Kemudian juga mempertimbangkan sumber pendapatan masyarakat.

Baca Juga:  Komisi III Panggil Samator Pekan Depan

Dirinya pun akan segera memanggil Direktur PDAM untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait kenaikan tarif ini. “Sebenarnya ini ranahnya Komisi II. Tapi karena sudah berdampak ke sosial masyarakat, jadi kami juga akan turun tangan. Rencana Senin (8/5) akan berkirim surat ke PDAM untuk kami panggil rapat gabungan komisi,” jelasnya.

Kenaikan tarif air PDAM juga disesalkan anggota komisi I DPRD Bontang, Setioko Waluyo. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit ini, seharusnya pemerintah dan PDAM mengkaji ulang kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan wakil rakyat mengaku prihatin. Kalau perlu kenaikan ini ditunda sampai perekonomian Bontang benar-benar kembali stabil,” ujarnya kepada Bontang Post.

Baca Juga:  “Kasus” Stitek Sudah Klir 

Usai adanya kenaikan ini, dirinya pun mengaku turut mendapat keluhan dari beberapa masyarakat. Yang mana, mayoritas masyarakat turut mempertanyakan sikap DPRD yang menyetujui kenaikan tarif ini.

Menangapi hal ini, Setioko pun turut angkat bicara. Kata dia, kenaikan tarif air PDAM ini bukan kewenangan DPRD. Pemerintah pun kata dia, juga tidak punya kewajiban meminta pertimbangan dari DPRD. Sehingga, kebijakan kenaikan tarif air ini merupakan kajian dari direktur PDAM yang disetujui oleh dewan pengawas, dan diajukan ke Wali Kota. “Sehingga yang menentukan adalah Wali Kota,” terangnya.

Kata dia, DPRD dalam waktu dekat ini juga berencana akan memanggil PDAM dan Pemerintah untuk meminta keterangan dan alasan atas kenaikan tarif air tersebut.

Baca Juga:  BK Didesak Bersihkan Nama Sokhip

Ketua Fraksi Gerindra, Daniel pun juga menyatakan hal yang sama. Menurutnya, di tengah kondisi yang sulit ini, seperti adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), pemotongan gaji honorer, hingga beberapa faktor lainnya, Pemerintah dan PDAM tidak seharusnya ikut menaikkan tarif air PDAM. Apalagi dia menilai, sosialisasi kepada masyarakat tidak menyeluruh sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengetahui wacana kenaikan ini.

“Memang saya dengar sempat ada sosialisasi di kecamatan. Namun menurut saya itu masih kurang. Harus dilakukan juga ke kelurahan hingga ke RT-RT. Sehingga masyarakat banyak yang mengetahui adanya wacana ini,” jelasnya. (bbg/zul)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprdkenaikan tarif airpdam bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PDAM Terus Merugi, Penyesuaian Tarif Tak Bisa Dihindari, Minta Warga Memahami

Next Post

Kisah Imron Rosyadi, Ketua Komisi Informasi Kaltim (1), Sempat Jadi Juru Parkir, Nyaris Tewas di Jeram

Related Posts

Viral Ajakan Demo Kenaikan Tarif Air PDAM Bontang, Ini Kata Kapolres
Bontang

Viral Ajakan Demo Kenaikan Tarif Air PDAM Bontang, Ini Kata Kapolres

13 April 2026, 12:26
Pelanggan Diberi Kelonggaran Bayar Air
Bontang

Tagihan Air Membengkak, DPRD Bontang Desak PDAM Cek Langsung ke Lapangan

10 April 2026, 17:20
Tagihan Air Membengkak, PDAM Bontang Klaim Bukan karena Tarif, Tapi Pemakaian Tinggi
Bontang

Tagihan Air Membengkak, PDAM Bontang Klaim Bukan karena Tarif, Tapi Pemakaian Tinggi

8 April 2026, 14:41
Sejumlah Warga Bontang Protes Tagihan Air Melonjak, Tembus Jutaan Rupiah
Bontang

Sejumlah Warga Bontang Protes Tagihan Air Melonjak, Tembus Jutaan Rupiah

3 April 2026, 16:16
Perumda Tirta Taman Perbaiki Pompa Sumur Brokoli, Tekanan Air di Sejumlah Wilayah Bontang Berpotensi Turun
Bontang

Perumda Tirta Taman Perbaiki Pompa Sumur Brokoli, Tekanan Air di Sejumlah Wilayah Bontang Berpotensi Turun

17 Maret 2026, 10:00
Sebut Laporan ke PDAM Tak Digubris, Warga Tanjung Laut Bontang Terpaksa Beli Air Bersih
Bontang

Sebut Laporan ke PDAM Tak Digubris, Warga Tanjung Laut Bontang Terpaksa Beli Air Bersih

20 Februari 2026, 16:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.