• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PDAM Terus Merugi, Penyesuaian Tarif Tak Bisa Dihindari, Minta Warga Memahami

by BontangPost
6 Mei 2017, 12:50
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Fahmi Fajri Bontang Post

Fahmi Fajri Bontang Post

Share on FacebookShare on Twitter

PDAM Janji Tingkatkan Pelayanan

BONTANG – Banyaknya keluhan warga terhadap penyesuaian tarif PDAM ditanggapi Direktur PDAM Tirta Taman Suramin. Ia meminta masyarakat untuk bisa memahami kondisi PDAM yang saat ini terus mengalami kerugian. Karena itulah, dikatakannya kenaikan atau penyesuaian tarif tak bisa dihindari dan ditunda lagi demi peningkatan pelayanan penyediaan air bersih bagi warga.

Dasar penyesuaian tarif ini kata Suramin, Permendagri Nomor 70 dan 71 tahun 2016. Bahkan kata dia, sosialisasi penyesuaian tarif juga sudah dilakukan. “Ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas air (K3, Red.), meningkatkan cakupan layanan untuk kehidupan supaya berkelanjutan dan berkesinambungan,” jelas Suramin saat menggelar jumpa pers, Jumat (5/5) kemarin.

Apalagi, lanjut Suramin, di Kota Bontang, sumber airnya saat ini hanya mengandalkan air bawah tanah. Sementara jika terus diambil, dampak ke depannya akan buruk. Sementara sumber air permukaan belum dimiliki Kota Bontang.

Baca Juga:  Pendapatan Tembus Rp67 Miliar, Laba Perumda Tirta Taman Bontang Naik Dua Kali Lipat

Menurut Suramin, penyesuaian tarif dilakukan salah satunya juga agar pelanggan bisa lebih berhemat dalam penggunaan air bersih. “Jika murah, pelanggan cenderung boros dan itu membuat cakupan layanan serta ketersediaan air baku tidak akan mencukupi dalam beberapa tahun ke depan,” ungkapnya. Di sisi lain, lanjut Suramin, PDAM selalu dituntut memberikan pelayanan yang baik dan berkepanjangan.

Memang, diakuinya, kenaikan di tahun ini dirasa kurang pas waktunya mengingat kondisi keuangan yang sedang menurun. Tetapi, kata Suramin, PDAM juga tak bisa menunda, karena semakin beratnya tuntutan penyediaan air bersih agar bisa berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Dari kenaikan ini sebenarnya semua pihak diuntungkan. PDAM juga bisa menyesuaikan harga pokok dengan harga produksi, karena banyaknya komponen pembiayaan. Kalau tidak disesuaikan tarifnya, PDAM akan terus merugi,” ujarnya.

Soal dasar penyesuaian tarif, Suramin mengatakan berdasarkan Permendagri Nomor 71 tahun 2016 juga disebutkan harga pokok harus di atas harga produksi minimal 10 persen.

Baca Juga:  Warga Juga Keluhkan Kenaikan Tarif PDAM

Sedangkan tarif akan ditinjau setiap 1 tahun sekali untuk evaluasi. Jika tarif masih di bawah harga pokok maka harus ditinjau untuk kenaikan. Jika sudah sesuai bisa dilanjutkan dan jika untungnya sudah banyak, maka tarif harus diturunkan.

“Selama ini, biaya produksi itu mencapai Rp 5.200 per kubik, sementara harga pokok hanya 3.200. Makanya, berdasarkan audit kinerja dari BPKP setiap tahun, PDAM Bontang selalu mengalami kerugian,” bebernya.

Sementara komponen biaya listrik tak bisa dikurangi. Jika sebelumnya biaya listrik per bulan mencapai ratusan juta, saat ini sudah mencapai miliaran rupiah. Pembayarannya tak bisa telat, karena akan langsung diputus. “Apalagi adanya kenaikan tarif listrik. Ini juga menambah beban PDAM. Kalau PDAM tidak ada penyesuaian tarif, kami juga semakin sulit untuk bisa memenuhi pelayanan yang maksimal,” ucapnya.

Baca Juga:  Distribusi WTP Berebas Tengah Belum Lancar, Perumda Tirta Taman Ubah Skema

Komponen biaya lainnya yang tak bisa dihindari kata Suramin, seperti biaya pemeliharaan sparepart, pemeliharaan pabrik, biaya bahan kimia, bahan tambahan serta lainnya. “Tarif PDAM di Bontang masih terbilang paling murah se-Kaltim. Termasuk dibanding dengan Kutai Timur yang kenaikannya diatas Bontang,” tuturnya.

Kenaikan tarif juga merupakan rekomendasi dari BPKP dan BPK supaya PDAM tetap sehat, mandiri, berkelanjutan dan bisa meningkatkan mutu pelayanan. “Sementara untuk presentasi cakupan layanan juga sudah mencapai 81 persen,” katanya.

Suramin juga mengimbau dengan kenaikan tarif ini, warga diminta lebih menghemat air, dan bayar tepat waktu agar tidak dikenakan denda. Keluhan pelanggan juga akan selalu ditangani selama memberikan identitas dan alamat lengkap. “Komplain atau pengaduan keluhan bisa langsung disampaikan ke PDAM atau menghubungi call center PDAM di nomor 23555 mulai pukul 08.00 Wita hingga 21.00 Wita,” pungkasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pdam bontangtarif air
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Digaji 4 Bulan, Cleaning Service Ancam Gelar Aksi

Next Post

Terkait Naiknya Tarif Air, Agus Haris: Tinjau Ulang atau Batalkan!

Related Posts

Viral Ajakan Demo Kenaikan Tarif Air PDAM Bontang, Ini Kata Kapolres
Bontang

Viral Ajakan Demo Kenaikan Tarif Air PDAM Bontang, Ini Kata Kapolres

13 April 2026, 12:26
Pelanggan Diberi Kelonggaran Bayar Air
Bontang

Tagihan Air Membengkak, DPRD Bontang Desak PDAM Cek Langsung ke Lapangan

10 April 2026, 17:20
Tagihan Air Membengkak, PDAM Bontang Klaim Bukan karena Tarif, Tapi Pemakaian Tinggi
Bontang

Tagihan Air Membengkak, PDAM Bontang Klaim Bukan karena Tarif, Tapi Pemakaian Tinggi

8 April 2026, 14:41
Sejumlah Warga Bontang Protes Tagihan Air Melonjak, Tembus Jutaan Rupiah
Bontang

Sejumlah Warga Bontang Protes Tagihan Air Melonjak, Tembus Jutaan Rupiah

3 April 2026, 16:16
Perumda Tirta Taman Perbaiki Pompa Sumur Brokoli, Tekanan Air di Sejumlah Wilayah Bontang Berpotensi Turun
Bontang

Perumda Tirta Taman Perbaiki Pompa Sumur Brokoli, Tekanan Air di Sejumlah Wilayah Bontang Berpotensi Turun

17 Maret 2026, 10:00
Sebut Laporan ke PDAM Tak Digubris, Warga Tanjung Laut Bontang Terpaksa Beli Air Bersih
Bontang

Sebut Laporan ke PDAM Tak Digubris, Warga Tanjung Laut Bontang Terpaksa Beli Air Bersih

20 Februari 2026, 16:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.