• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Warga Minta Puskesmas 24 Jam 

by BontangPost
8 Mei 2017, 17:45
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PUSKESMAS: Puskesmas Sangatta Selatan merupakan salah satu puskesmas yang belum menerapkan pelayanan 24 jam. (DOK)

PUSKESMAS: Puskesmas Sangatta Selatan merupakan salah satu puskesmas yang belum menerapkan pelayanan 24 jam. (DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Sebagai Alternatif, Diskes sebut Banyak Rumah Sakit

SANGATTA – Warga meminta Puskesmas buka hingga 24 jam. Pasalnya,  dari 21 Puskesmas yang tersebar di Kutim, tiga diantaranya belum menerapkan  aturan tersebut. Puskesmas yang dimaksud ialah Sangatta Utara, Teluk Lingga, dan Sangatta Selatan. Puskesmas ini masih menerapkan sistem kerja pemerintah.

Puskesmas di tiga lokasi tersebut buka mulai hari  Senin sampai Jumat. Dengan waktu pelayanan  dari Pukul 07.30 Wita hingga 16.30  Wita. Jelas pelayanan yang diberikan  berbeda dengan 19 Puskesmas lainnya. Yakni buka setiap hari dengan pelayanan 24 jam. Hebatnya meskipun Sabtu dan Minggu hingga hari libur nasional puskesmas tersebut tetap buka seperti biasa.

Baca Juga:  Pertamina Beri Bantuan Motor Pengangkut Sampah

“Saya berharap di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan juga tetap buka 24 jam seperti Puskesmas lainnya. Tidak ikut-ikutan seperti pegawai Pemkab Kutim. Toh ini juga salah satu upaya untuk menerapkan sistem keadilan,” ujar Masnah (38) warga Sangatta Selatan.

Terlebih Sangatta Utara dan Sangatta Selatan memiliki jumlah penduduk yang paling besar dibanding dengan kecamatan lainnya. Dengan begitu kebutuhan pelayanan kesehatan sangat tinggi. Jika waktu dibatasi maka akan menyulitkan pasien.

“Terpaksa kami lari ke rumah sakit. Tau sendiri biaya rumah sakit sangat mahal. Banyak uang keluar hanya untuk berobat. Parahnya antrean sangat panjang. Berbeda dengan Puskesmas, cukup 10 ribu kami sudah dapat obat dan bonus konsultasi. Kami juga tidak harus mengantre hingga berjam-jam. Jadi kehadiran Puskesmas 24 jam sangat dibutuhkan di sini (Sangatta),” katanya.

Baca Juga:  Kasus Narkoba Capai 80 Persen 

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Siti Fatimah mengatakan, alasan belum diterapkannya sistem tersebut di Puskesmas Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, lantaran sudah terdapat banyak rumah sakit di Sangatta. Rumah sakit inilah yang dimanfaatkan masyarakat.

“Kalau di kecamatan lain sudah 24 jam semua. Di Sangatta aja yang tidak. Itu semua sudah ada penggantinya yakni rumah sakit. Kalau di pedalaman kan belum ada Rumah Sakit. Makanya dioptimalkan Puskesmas,” katanya. (dy)

Tags: penyuluhan kesehatanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Warga Pancing Buaya 5 Meter, Mancing Mania Versi Ekstrim 

Next Post

Minta Ongkos Tangkap, Buaya Belum Direlokasi 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.