• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Pinanggih Joko Utoro (272); Dari Pengurus Dapur hingga Jadi Kepala Koki Hotel Berbintang

by BontangPost
3 Juni 2017, 12:49
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Pinanggih Joko Utoro(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Pinanggih Joko Utoro(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Tekun menggeluti dunia kuliner selama delapan tahun, Pinanggih Joko Utoro sukses menjadi koki kepala di hotel berbintang sekaligus menjadi Ketua ICA Provinsi Kaltim karena prestasi yang diraihnya.

Veri Sakal, Bontang

Siapa sangka, Joko, panggilan akrabnya, pria lulusan STM Pembaharuan Purworejo kini menjadi head chef atau Kepala Koki di Hotel Bintang Sintuk. Namun keberhasilannya tersebut tak lepas dari hasil kerja kerasnya menggeluti profesi ini selama depalan tahun, di hotel berbintang tiga di Kota Taman tersebut.

“Jadi saya diangkat koki kepala pada tahun 2012 sekaligus merangkap menjadi asisten coffe shop kala itu,”  ujarnya, Jumat (2/6 ) kemarin.

Sejatinya sebelum menjadi seorang head chef, Joko pernah bekerja di perusahaan di lingkungan PT Pupuk Kaltim. Tepatnya di Kaltim Saferina Fajar sejak 1994 hingga 1997 menjadi pengawas. Kemudian di Kaltim Lemindo Kimiatama sejak 1997 hingga 2002  menjadi operator.

Namun dari dua perusahaan tersebut, dia hanya bertahan selama delapan tahun dikarenakan kondisi perusahaan yang di tempatinya mengalami bangkrut. “Setelah mengganggur, saya hanya fokus menjadi tukang bangunan untuk membangun rumah saya sendiri,” jelasnya.

Baca Juga:  Tata Krama dan Kekeluargaan dalam Pelayanan Warga

Selang setahun, berkat rekomendasi sahabatnya, Joko akhirnya diterima bekerja di Hotel Bintang Sintuk pada 2003. Namun di awal kariernya bekerja di hotel tersebut, ia tidak serta merta langsung menjadi koki. Sebab dia diterima bekerja menjadi steward atau pengurus dapur hotel terlebih dulu.

Tugas utamanya adalah selalu membersihkan dapur dan membantu kepala koki saat memasak. “Karena sering membantu koki kepala, seperti mengaduk masakan dan melihat mereka memberikan bumbu, di situ saya mulai paham soal memasak,” terangnya.

Terus dipercaya membantu koki kepala, Joko pun diangkat menjadi junior cook pada 2005. Dari situlah, dia banyak mendapat pelajaran mulai dari memasak hingga sistem manajerial yang baik dari kepala koki yang berasal dari Jakarta.

Mendapat banyak bekal, karier Joko pun terus meningkat. Sehingga ia pun kembali diangkat menjadi chef de partie pada 2008, kemudian menjadi sous chef  2010.

“Sous chef itu di bawah chef head, namun di tahun 2012 baru lah saya diangkat menjadi koki kepala berkat penilaian direksi atau pemilik hotel karena tidak adanya komplain setiap makanan yang disajikan,” tuturnya.

Baca Juga:  Rutin Komunikasi Via WhatsApp, Jadi Rombongan Paling Tertib

Joko mengatakan, dapat menjadi koki kepala hingga kini dirinya mengaku ini berkat dirinya selalu menerapkan standarisasi makanan hotel.

Seperti standar ireceipy atau selalu membuat resep makanan, metode coocking atau cara memasak, taeste atau rasa, dan terakhir penyajian. Selain itu, menguasai masakan Chinese, Japanase, Indonesia, dan Western.

Yang semuanya berjumlah sampai 100 jenis makanan. “Selain keempat makanan tersebut, kami juga menawarkan jenis makanan kepada tamu hotel, berbagi makanan tradisional, seperti gammi bawis, asam kakap, sup bawis, dan masih banyak lainnya,” paparnya.

Namun selain masakan, dirinya juga mengaku yang terpenting menjadi koki kepala adalah dapat menguasai costing. Artinya, bila dalam suatu acara besar atau  memasak dalam skala besar. Seorang koki kepala harus dapat memperhitungkan keuntungan dari memasak tersebut. Ini dilakukan agar bahan atau makanan yang dimasak untuk acara tersebut tidak merugikan hotel.

“Tentunya ini yang sulit bila menjadi seorang koki kepala karena dapat menghitung jumlah keuntungan dari masakan yang disajikan untuk tamu hotel dalam skala besar,” ucapnya.

Baca Juga:  Divonis Idap Kanker Payudara Stadium Empat, Biaya Pengobatan Berharap Uluran Tangan Sahabat

Berkat posisi  menjadi kepala koki dan tempat dia bekerja di hotel berbintang, Joko dipercaya oleh 30 anggota untuk menjadi Ketua ICA Bontang pada 2013.  Kemudian berkat prestasinya meraih rekor Museum Rekor Indonesia  (MURI) dengan menyediakan gammi bawis terbanyak, dirinya pun dipercaya memimpin ICA Provinsi Kaltim 2015.

Namun saat ini bukan hanya mengurus wilayah provinsi, Joko juga aktif menjadi pengurus ICA Pusat yang mengkoordinir wilayah Kalimantan, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi.

“Saya pun ingin menyampaikan bahwa mindset ingin menjadi dokter atau lainnya yang menghasilkan itu dapat diubah. Dengan mindset  menjadi  koki pun sebenarnya bisa menghasilkan pendapatan yang cukup,” pungkasnya. (bersambung)

Tentang Pinanggih

Nama: Pinanggih Joko Utoro

TTL: Magelang, 23 Juni 1975

Nama Orang Tua: Rukimin-Sri Mulyani

Istri: Ekos Susmawati

Anak: Intan Lemindo Utorowati

Alamat: Jalan Denpasar 6 RT 07 Nomor 14, Kelurahan Gunung Teihan, Kecamatan Bontang Barat.

Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sepak Terjang Hadi Mulyadi

Next Post

HAMIL DAN PUASA

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.