• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

ASN Bontang Mulai WFH dan WFA Tiap Jumat, Pemkot Target Hemat Rp29 Juta Sehari

by Redaksi Bontang Post
9 Oktober 2026, 15:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pemkot Bontang memberlakukan WFH atau WFA bagi ASN tiap Jumat mulai hari ini. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Pemkot Bontang memberlakukan WFH atau WFA bagi ASN tiap Jumat mulai hari ini. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mulai menerapkan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat melalui skema Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan yang berlaku mulai 9 Oktober 2026 ini ditujukan untuk menekan pengeluaran operasional kantor menjelang keterbatasan anggaran daerah pada 2027.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, penerapan WFA memungkinkan pegawai bekerja dari lokasi mana pun sesuai ketentuan, selama tetap memenuhi target pekerjaan dan melaporkan hasil kinerjanya.

 Kami terapkan WFA, jadi pegawai bisa bekerja di mana saja asalkan kinerjanya tetap dilaporkan. Dari efisiensi operasional ini, kami bisa hemat sekitar Rp29 juta per hari,” ujar Neni.

Neni menegaskan, fleksibilitas lokasi kerja bukan berarti ASN bebas dari tanggung jawab kedinasan. Pegawai tetap wajib menjalankan tugas, menjaga koordinasi, dan menyelesaikan pekerjaan sesuai target. Pemkot Bontang juga tidak mempermasalahkan ASN yang bekerja dari kafe selama kewajiban tersebut tetap dipenuhi.

Baca Juga:  Satpol PP Bontang Buka Aduan Masyarakat soal ASN Nongkrong saat Jam Kerja

Ketentuan pola kerja fleksibel ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Bontang Nomor 000.8.6.1/3811/ORG/2026 tentang Penyesuaian Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam aturan tersebut, terdapat tiga skema kerja yang diterapkan, yakni bekerja dari kantor atau Work From Office (WFO), bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH), serta bekerja dari lokasi fleksibel di wilayah Kota Bontang atau Work From Anywhere (WFA).

Meski bekerja di luar kantor, ASN tetap diwajibkan melakukan presensi secara daring dengan mengenakan pakaian dinas yang rapi dan sopan. Sistem presensi juga menerapkan pembatasan lokasi, yakni sesuai alamat domisili untuk skema WFH dan dalam wilayah Kota Bontang untuk skema WFA.

Baca Juga:  Diskop-UKMPP Bontang Klaim Sudah Pecat ASN yang Buat SPK Palsu Rp1 Miliar

Selain kewajiban presensi, Pemkot Bontang memperketat kedisiplinan komunikasi selama jam kerja. Ponsel ASN harus tetap aktif dan tidak dalam mode senyap agar pegawai mudah dihubungi untuk keperluan kedinasan.

ASN yang tidak merespons dua kali panggilan dinas dari atasan langsung dapat dikenai teguran lisan. Sementara itu, pengabaian panggilan hingga lima menit dapat berujung pada teguran tertulis hingga sanksi disiplin sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemkot Bontang juga menerapkan langkah penghematan energi di lingkungan perkantoran. Seluruh perangkat elektronik, lampu, dan pendingin udara wajib dimatikan sebelum pegawai meninggalkan kantor pada Kamis sore. Selain itu, suhu AC dibatasi pada kisaran 24–26 derajat Celsius.

Efisiensi turut menyasar kegiatan birokrasi. Rapat dan bimbingan teknis diarahkan untuk dilaksanakan secara daring. Sementara itu, anggaran perjalanan dinas dalam negeri dipangkas hingga 50 persen dan perjalanan dinas luar negeri hingga 70 persen.

Baca Juga:  Tepis Isu Pemangkasan, Wali Kota Neni Pastikan TPP ASN Bontang Aman hingga Akhir Tahun

Meski penghematan anggaran dilakukan secara ketat, Neni memastikan pelayanan publik dan kegiatan lapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan.

Salah satunya adalah kegiatan kerja bakti atau korve untuk menjaga kebersihan lingkungan yang tetap dilaksanakan sesuai agenda.

“Program untuk korve bersih-bersih lingkungan juga tetap berlanjut. Jadi semua program prioritas pelayanan tetap harus berjalan,” pungkas Neni.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Bontang berharap efisiensi operasional dapat tercapai tanpa mengurangi produktivitas ASN maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ak)

Tags: asn bontangwfh
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Wapres usai Putusan MK soal Ijazah

Next Post

Pemkot Bontang Targetkan Trotoar Jalan Zamrut Rampung Akhir Bulan Ini

Related Posts

Disdukcapil hingga RSUD, 19 Unit Kerja ASN Bontang Tetap Wajib Masuk Kantor
Bontang

Disdukcapil hingga RSUD, 19 Unit Kerja ASN Bontang Tetap Wajib Masuk Kantor

10 Oktober 2026, 08:05
Kualitas Udara Tak Sehat, ASN Pemkot Bontang WFH
Bontang

Kualitas Udara Tak Sehat, ASN Pemkot Bontang WFH

18 September 2026, 07:44
Tepis Isu Pemangkasan, Wali Kota Neni Pastikan TPP ASN Bontang Aman hingga Akhir Tahun
Pemkot Bontang

Tepis Isu Pemangkasan, Wali Kota Neni Pastikan TPP ASN Bontang Aman hingga Akhir Tahun

26 Juni 2026, 14:40
Neni Lantik 119 ASN Bontang, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Setara untuk Warga
Bontang

Satpol PP Bontang Buka Aduan Masyarakat soal ASN Nongkrong saat Jam Kerja

19 Mei 2026, 08:00
Rencana WFH Seminggu Sekali Menunggu Persetujuan Presiden
Nasional

Rencana WFH Seminggu Sekali Menunggu Persetujuan Presiden

25 Maret 2026, 16:10
Masuk Pekan Ketiga Ramadan, ASN Bontang Masih Menanti THR
Bontang

Masuk Pekan Ketiga Ramadan, ASN Bontang Masih Menanti THR

11 Maret 2026, 07:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.