• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Perceraian di Indonesia Tembus 438 Ribu Kasus, Judi dan Zina Kian Mengkhawatirkan

by Redaksi Bontang Post
30 Oktober 2026, 15:30
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Perselisihan dalam rumah tangga masih menjadi alasan utama perceraian di Indonesia. Namun, peningkatan kasus perceraian yang dipicu perjudian dan perzinaan juga menjadi perhatian karena kenaikannya cukup tajam dalam lima tahun terakhir.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung mencatat, terdapat 438.168 kasus perceraian sepanjang 2025. Jumlah ini naik sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 399.921 kasus.

Dari seluruh faktor penyebab, perselisihan dan pertengkaran menjadi yang paling banyak ditemukan, yakni sebanyak 282.326 kasus. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penyebab lainnya.

Faktor ekonomi berada di urutan berikutnya dengan 105.727 kasus. Sementara perceraian karena salah satu pihak meninggalkan pasangan tercatat sebanyak 31.029 kasus.

Baca Juga:  Waduh! 3 Tahun Berturut-turut, Pengajuan Cerai Terus Naik

Sejumlah persoalan lain juga turut menjadi penyebab berakhirnya rumah tangga. Di antaranya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebanyak 7.138 kasus dan perjudian yang mencapai 4.623 kasus.

Selain itu, data juga mencatat perceraian akibat perzinaan, poligami, murtad, hingga kawin paksa.

Perceraian akibat Judi Naik Tajam

Meski jumlahnya tidak sebesar faktor perselisihan maupun ekonomi, perjudian menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan.

Pada 2021, perceraian yang berkaitan dengan perjudian tercatat sebanyak 993 kasus. Lima tahun kemudian, jumlahnya meningkat menjadi 4.623 kasus.

Dengan demikian, terjadi penambahan 3.630 kasus atau sekitar 365 persen dibandingkan 2021.

Tren peningkatan serupa juga terlihat pada perceraian akibat perzinaan. Pada 2025, jumlahnya mencapai 1.147 kasus atau naik sekitar 155 persen dibandingkan lima tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Cegah Perceraian, Suami-Istri Diimbau Memperdalam Ilmu Agama

Sementara itu, perselisihan dan pertengkaran tetap mendominasi penyebab perceraian. Namun, penambahannya dalam periode 2021–2025 relatif lebih kecil, yakni sekitar 3.121 kasus.

Berbeda dengan sejumlah faktor tersebut, perceraian akibat salah satu pihak meninggalkan pasangan justru mengalami penurunan lebih dari 11 ribu kasus dibandingkan lima tahun sebelumnya. Faktor ekonomi juga tercatat lebih rendah daripada angka pada 2021. (KP)

Tags: perceraian
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Seragam Pramuka Bakal Masuk Paket Bantuan Sekolah Gratis Bontang Tahun Depan

Next Post

Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

Related Posts

Tingkat Perceraian di Kaltim Tertinggi di Kalimantan, 4 Ribu Kasus karena Sering Bertengkar
Kaltim

Tingkat Perceraian di Kaltim Tertinggi di Kalimantan, 4 Ribu Kasus karena Sering Bertengkar

21 Juni 2024, 09:00
Angka Perceraian di Bontang Masih Tinggi, Faktor Ekonomi hingga Suami Tempramental Jadi Pemicu
Bontang

Angka Perceraian di Bontang Masih Tinggi, Faktor Ekonomi hingga Suami Tempramental Jadi Pemicu

11 Mei 2023, 13:55
556 Pasutri di Bontang Pilih Bercerai, Alasannya Sudah Tidak Harmonis
Bontang

556 Pasutri di Bontang Pilih Bercerai, Alasannya Sudah Tidak Harmonis

25 Januari 2023, 08:43
379 Pasangan di Bontang Bercerai, Alasan Ekonomi Masih Mendominasi
Bontang

379 Pasangan di Bontang Bercerai, Alasan Ekonomi Masih Mendominasi

4 Januari 2022, 13:41
157 Pasangan Ajukan Cerai Sepanjang Januari-Maret
Bontang

157 Pasangan Ajukan Cerai Sepanjang Januari-Maret

5 Mei 2020, 15:00
Duh…!! Suami Lumpuh, Istri Malah Gugat Cerai
Bontang

Waduh! 3 Tahun Berturut-turut, Pengajuan Cerai Terus Naik

8 Desember 2019, 18:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.