• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif  Warga Bontang: Sulhan (303); Jabat Sekjen PPP, Siap Rangkul Warga NU 

by BontangPost
14 Juli 2017, 12:49
in Feature
Reading Time: 3 mins read
0
Sulhan(DOK/BONTANG POST)

Sulhan(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Rintangan mulai dari tidak diakuinya menjadi anggota salah satu parpol hingga keluar dari perusahaan tak menyurutkan langkah Sulhan untuk menjadi politisi. Dibalik itu semua terdapat niat mulia untuk merangkul warga NU dalam setiap programnya.

Adiel Kundhara, BONTANG

Sejak di Jember, Sulhan dibesarkan dalam lingkungan religius. Berbekal itulah hingga sampai saat ini, ia masih aktif dalam berdakwah dan memberikan pendidikan mengenai agama Islam melalui pengajaran mengaji. Ia mengaku semenjak kecil hanya membantu membersihkan tempat ibadah di sekitar lingkungannya.

“Orang tua saya memiliki latar belakang dari parpol berlambangkan Kakbah, tetapi saya kecil tidak aktif dalam pondok pesantren,” terangnya.

Karirnya kian lama berkembang pesat setelah aktif dalam organisasi keagamaan dan politik. Sebelum berada di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), ia mengaku pernah masuk di salah satu parpol. Namun sayang, rintangan yang dihadapi tak semulus dengan niat sucinya yang ingin berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Tahun 1999 saya pindah ke Bontang, lantas saya bergabung di salah satu parpol. Tercatat ada dua kendala yang saya hadapi saat itu,” tambahnya.

Seperti diketahui pria kelahiran Jember ini mengikuti Pemilihan legislatif dengan bendera parpol lamanya untuk dapil Bontang Utara pada tahun 2009. Akan tetapi suara yang diperoleh selisih 20 kursi dari rekan parpolnya, sehingga ia gagal menjadi anggota DPRD pada masa itu.

Baca Juga:  Geluti Keramba Terapung, Ikannya Dicari Hingga Mancanegara 

Seiring berjalannya waktu, ia harus mendapat perlakuan yang tidak berkenan di hatinya lantaran terjadi perselisihan mengenai status keanggotaan parpolnya. Tidak mendapat pengakuan dari pengurus pusat salah satu parpol tersebut tidak menciutkan niatnya untuk tetap terjun dalam dunia politik.

“Konflik internal itu membuat hati tidak enak, apalagi hingga bertengkar dengan teman sendiri,” sambungnya.

Situasi tersebut terjadi setelah mendapat Surat Keputusan bahwa dirinya tidak diakui dalam posisi sebagai Sekjen. Beberapa kerabat yang merupakan majelis taklimnya memberikan masukan untuk menyeberang ke PPP. Hal tersebut terjadi setelah dua hari tidak ada kesepakatan dengan pengurus parpol lamanya mengenai masa depannya.

“Disebut kutu loncat itu biasa bagi saya, terpenting ialah menghindari perselisihan,” paparnya.

Selanjutnya, pria yang sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan di Pupuk Kaltim ini harus memilih antara karir dengan niat untuk mengabdi buat kemajuan daerah. Aturan perusahaan yang baru mengharuskan ia harus berhenti sebagai karyawan apabila terlibat dalam ranah politik dialaminya.

Baca Juga:  Mengenal Paman Doblang, Inisiator Komunitas Berbuat Saja

“Sempat saya tidak mendapatkan gaji selama 4 bulan akibat konsekuensi saya maju dalam pemilihan legislatif beberapa tahun lalu. Namun, saya putuskan untuk tetap mendaftar saja,” ungkapnya.

Sebelum terpilih menjadi anggota legislatif maka keputusan berani ia ambil yakni meninggalkan pekerjaannya. Keputusan tepat mengantarkan dirinya menjadi anggota DPRD periode 2014-2019.

“Pada Pileg tiga tahun yang lalu saya mendapat suara sebesar 1.109 dan menempati peringkat pertama di PPP dapil Bontang Utara,” terang pria yang menjabat anggota Komisi III DPRD saat ini.

Prestasi gemilang tersebut mengantarkannya menjabat posisi Sekjen dalam Musyawarah Cabang PPP yang digelar beberapa hari yang lalu. Pada Muscab tersebut dilakukan dengan sistem tim formatur dari pusat dan wilayah Kaltim. Berdasarkan instruksi Pengurus Pusat PPP, posisi pengurus harus kader yang menjabat sebagai DPRD untuk bersinergi terhadap pemerintahan.

Terpilihnya menjadi Sekjen PPP Cabang Bontang membuat ia memiliki harapan untuk merangkul warga Nahdatul Ulama (NU). Ia mengaku tidak akan membawa ranah politik saat pengajian karena tidak elok, tetapi dirinya akan berkontribusi secara nyata melalui peningkatan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh NU.

“Dana aspirasi saya kemarin saya cantumkan untuk pembangunan gedung SD Bintang senilai Rp 1 miliar,” ungkap bapak dari tiga anak ini.

Baca Juga:  Nyaris Tewas, Andalkan Termos Jadi Pelampung 

Keterpanggilan dalam membantu warga NU menjadi dorongan terbesarnya, mengingat ia juga merupakan pengurus NU. Dijelaskannya hingga saat ini terdapat 58 kelompok majelis taklim serta 36 mubalig yang ia pimpin.

“Biar orang lain melihat kontribusi saya tanpa harus diumumkan dalam kegiatan keagamaan,” imbuh Anggota Badan Musyawarah DPRD ini.

Target sebagai Sekjen, ia akan berusaha memenuhi tiga kursi untuk Pileg yang akan datang. Dengan patokan tersebut, ia berharap terdapat perwakilan dari tiap Dapil. Langkah untuk menyukseskan hal tersebut, dalam waktu dekat akan membentuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting. (Bersambung)

TENTANG SULHAN

Nama : Sulhan

TTL : Jember, 17 Mei 1966

Alamat : Gang Buncis RT 12 Nomor 50 Gunung Elai

Nama Istri : Lilik Indrawati

Nama Anak :

  • Arina Aulia
  • Ahmad Baihaki
  • Hildatu Amalah

Riwayat Pendidikan:

SDN Jember Tahun 1978

SMPN Jember Tahun 1985

MAN Jember Tahun 1989

Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Tahun 1994

Riwayat Pekerjaan:

Guru Ngaji di TQA Al-Ibadah Pupuk Kaltim

Karyawan LAZ Pupuk Kaltim

Anggota DPRD Kota Bontang periode 2014-2019

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Anggaran Pilgub Harus Utuh, KPU Tunggu Komitmen Pemprov

Next Post

Fit and Proper Test Direktur BME Tertutup, Pelantikan Dijadwalkan Akhir Bulan

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Avtur Naik, Harga Tiket Pesawat dari Samarinda Ikut Melambung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.