• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Disebut Kota Tidak Laik Huni, Sugeng: Dimana Letak Tidak Nyamannya?

by M Zulfikar Akbar
5 Februari 2018, 12:05
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
INDAH: Nampak Taman Samarenda dari ketinggian. Taman ini dibangun sebagai salah satu sarana bermain dan berolahraga masyarakat. (Istimewa)

INDAH: Nampak Taman Samarenda dari ketinggian. Taman ini dibangun sebagai salah satu sarana bermain dan berolahraga masyarakat. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Penyematan kota tidak layak huni yang disandang Kota Tepian oleh Kementerian Agraris membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda geram. Pemkot Samarinda menilai predikat tersebut tidak berdasar. Pasalnya, dari sisi sarana dan prasarana, Samarinda sudah jauh maju dari kota-kota lainnya.

Sebelumnya, Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia melalui Kementrian Agraria merilis hasil survei yang mereka lakukan belum lama ini, terkait kota layak huni dan tidak. Dari hasil itu, ada 11 kota paling tidak nyaman di Indonesia. Kota Samarinda adalah salah satunya. (lengkap lihat grafis).

Survei yang dilakukan IAP diambil dari hasil wawancara terhadap 200 warga yang tinggal di Kota Tepian. Samarinda menduduki posisi ke tiga dengan nilai 56,9 persen. Terdapat beberapa aspek yang dinilai dalam survei tersebut. Antara lain, tempat ibadah, air bersih, pendidikan, fasilitas kesehatan, pangan, penataan PKL, dan transportasi.

Baca Juga:  Dewan Soroti Kebijakan Pemkot 

Terkait itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin mempertanyakan barometer penilaian yang dilakukan IAP dalam mengambil kesimpulan. Menurutnya, jika Samarinda masuk dalam jajaran kota tidak layak, maka tidak akan ada orang yang mau berkunjung di Kota Tepian.

“Nyatanya angka migrasi penduduk di sini sangat tinggi. Ekonomi tumbuh. Pendidikan tumbuh. Fasilitas kesehatan juga tumbuh. Di mana letak tidak nyamannya kota Samarinda, jika fasilitas-fasilitas yang ada tersedia dengan baik?” tanya Sugeng, Sabtu (3/2) lalu.

Dia menyebut, hendaknya dalam melakukan survei harus merepresentasikan kenyataan di Samarinda. Jika hanya mengambil satu sisi, maka bisa saja Samarinda disebut kota tidak layak huni. Sedangkan kota ini mengalami perkembangan dari aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Baca Juga:  Jembatan Ambruk Terseret Banjir

“Di sini semua aspek itu tumbuh terus. Nah kalau namanya tidak layak, orang tidak akan senang datang ke sini, tapi buktinya orang banyak mencari nafkah di sini. Kalau sebaliknya, orang banyak pergi dari Samarinda, boleh saja itu disebut tidak layak,” ujarnya.

Walaupun dirinya keberatan dengan hasil penelitian yang dilakukan IAP, Sugeng tidak ingin larut atau berpolemik dengan predikat tersebut. Meski begitu, Sugeng menyebut, hasil penelitian tersebut bisa dijadikan referensi untuk lebih meningkatkan pembangunan Samarinda dari aspek pendidikan, ekonomi, kesehatan, budaya, infrastruktur, dan aspek-aspek pendukung lainnya.

“Bebas saja orang melakukan penelitian. Penelitian itu tidak masalah. Bagus saja adanya penelitian itu untuk dijadikan bahan evaluasi. Bisa jadi cambuk bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan ke depan,” katanya. (*/um/drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kota tidak laik huniPemkot samarindasamarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Obral Janji Politik Mulai Ditabuh

Next Post

Donor Darah untuk Aksi Kemanusiaan

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30
Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi
Kriminal

Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

14 April 2022, 12:30
Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim
Kaltim

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim

19 September 2021, 10:25

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Pedofil di Bontang Utara, UPT PPA Minta Warga Jangan Sudutkan Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.