• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dewan Soroti Kebijakan Pemkot 

by BontangPost
3 Mei 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Sri Puji Astuti, Zairin Zain(DOK/METRO SAMARINDA)

Sri Puji Astuti, Zairin Zain(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Rapat paripurna pembahasan Laporan Keterangan pertanggungjawaban (LKPj) wali kota tahun 2017 yang berlangsung akhir Februari lalu belum disetujui dewan. Sehingga, dibentuk tim panitia khusus (pansus) agar koreksi dapat maksimal. DPRD Samarinda kembali menggelar rapat paripurna kelima bertema penyampaian rekomendasi DPRD terhadap LKPj.

Menurut Ketua Tim Pansus LKPJ Sri Puji Astuti, semua yang sudah dikerjakan pemkot dikatakan baik. Namun, masih ada keluhan masyarakat yang belum maksimal. Hal ini harusnya dapat disesuaikan.

“Seperti SDM (sumber daya manusia, Red.) masih minim. Penerapan kebijakan juga belum dijalankan. Begitu pula koordinasi dengan pemprov maupun pemerintah pusat,” ujarnya.

Meski kinerja pemkot dinilai baik, Puji memastikan tidak ada yang sempurna. Sehingga pihaknya membuat rekomendasi dan catatan agar pemkot dapat memperbaikinya tahun ini. “Misalnya, kalau anggaran difokuskan pada satu OPD (organisasi perangkat daerah, Red.) saja. Kami meminta agar dapat digeser untuk peningkatan SDM,” imbuh Sri.

Apalagi untuk tenaga medis, dia memastikan masih ada pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang kekurangan. Beberapa puskesmas, lanjut dia, ada yang tidak memiliki dokter gigi dan ahli gizi. “Apalagi dokter cuma satu. Dokter umum pula,” papar politikus Demokrat ini.

Baca Juga:  Sistem PPDB Bikin Bingung Orang Tua 

Hal ini menurutnya akan membuat pelayanan di puskesmas terganggu. Apalagi jika dokter dari puskesmas memiliki agenda di luar puskesmas. Tentu pasien yang datang ke puskesmas tidak bisa terlayani. “Akhirnya pasien terlantar. Kan membuat warga kesal,” jelasnya.

Ironisnya, dari 26 puskemas, hanya ada enam puskesmas rawat inap. Itu pun masih kekurangan tenaga medis. Padahalnya harus ada lima dokter di setiap puskesmas rawat inap itu. “Ternyata yang ada hanya dua dokter dan harus bergantian sif. Ini menganggu pelayanan. Makanya SDM harus ditingkatkan,” terang dia.

Sri melanjutkan, sama halnya dengan kebijakan yang sudah memiliki peraturan daerah (perda). Dia menilai, penerapannya belum maksimal. “Kami meminta agar dimaksimalkan, seperti penerapan sanksi. Sehingga ada efek jera dan membuat warga tahu pemerintah serius,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ditata, Sungai Karang Mumus Dikucur Rp 27 M

Selain itu, pemkot juga diminta untuk meningkatkan koordinasi. Hal ini mengingat terkadang program pemerintah tiba-tiba muncul. Ada pula program yang sudah dirancang namun tidak bisa berjalan karena anggaran tidak memadai. “Kalau tidak berkoordinasi, dewan tidak akan mengetahui. Padahal fungsi dewan mengawasi,” imbau Puji.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda ini mengatakan, pihaknya akan mengawal rekomendasi tersebut. Sehingga benar-benar ditindaklanjuti pemkot. Nantinya DPRD akan kami melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan hearing untuk proses pengawalan.

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Samarinda Zairin Zain tidak menutup mata dengan rekomendasi tim pansus. Dia mengaku beberapa hal memang perlu dibenahi. “Saya meminta OPD meningkatkan kinerjanya. Apalagi yang kinerjanya lambat, akan dievaluasi,” ucapnya.

Namun, dia belum bisa menyampaikan OPD mana saja yang kinerjanya perlu dievaluasi, sehingga kelemahan dapat diketahui. Sebab, semua OPD memiliki program prioritas. Menurut dia, yang programnya menyentuh masyarakat, itulah yang dikatakan berhasil.

“Kalau tidak, harus dievaluasi. Kan Pak Presiden (Jokowi) sudah meminta agar fokus pada kegiatan yang dibutuhkan masyarakat. Penggunaan anggaran pun harus diefisiensikan,” imbuh Zairin.

Baca Juga:  Dua Kali Coba Bunuh Diri Loncat dari Jembatan Mahakam, Dua Kali Juga Selamat

Perlu diketahui, pada 2017, pendapatan daerah dari target Rp 2,363 triliun dan terealisasi Rp 2,228 triliun dengan persentase 96,83 persen. Untuk PAD (Pendapatan asli daerah) ditargetkan Rp 507,247 miliar. Yang terealisasi Rp 519,423 miliar atau 102,40 persen.

Menurut Zairin, pembiayaan daerah didapat dari penerimaan sebesar Rp 179,156 miliar yang berasal dari penggunaan silpa tahun sebelumnya. Pasalnya, pada 2017 realisasinya Rp 184,458 miliar. “Untuk urusan pendidikan kami alokasikan Rp 687,718  miliar dan terealisasi Rp 618, 017 miliar,” katanya.

Dari sisi kesehatan, RS IA Moeis mendapat dukungan anggaran Rp 318,734 miliar. Sedangkan urusan pekerjaan umum dialokasikan Rp 630,826 miliar. “Kesehatan sudah terealiasi semua, sedangkan pekerjaan umum Rp 568,921 miliar. Saya rasa serapan APBD Samarinda (96,83 persen) termasuk tertinggi dari seluruh daerah di Indonesia. Tahun ini akan kami tingkatkan. Targetnya 100 persen dapat diserap,” pungkas Zairin. (*/dq/drh)

Tags: dprdKebijakan Pemkotsamarinda
Share2TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur 

Next Post

Setiap Data IUP Selalu Dipublikasikan 

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30
Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi
Kriminal

Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

14 April 2022, 12:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.