• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ditata, Sungai Karang Mumus Dikucur Rp 27 M

by M Zulfikar Akbar
4 Februari 2019, 21:20
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
SEGERA DITATA: Bantaran Sungai Karang Mumus yang dipenuhi permukiman warga. Secara bertahap, Pemkot Samarinda bakal melakukan pembongkaran dan penataan. RAMA SIHOTANG/KALTIM POST

SEGERA DITATA: Bantaran Sungai Karang Mumus yang dipenuhi permukiman warga. Secara bertahap, Pemkot Samarinda bakal melakukan pembongkaran dan penataan. RAMA SIHOTANG/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Rencana pembangunan ruang terbuka publik (RTP) 200 meter sisi kanan Jembatan Perniagaan akan dimulai April mendatang. Tidak itu saja, sisi seberang bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) itu, yakni 109 meter dari Jembatan Perniagaan juga bakal dirombak.

“Ada pembangunan taman. Sudah ada kesepakatan bersama warga. Akan dibongkar ketika pemkot membutuhkan,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda, Dadang Airlangga.

Tidak sekadar taman, ada pula pembangunan gazebo, tempat nongkrong lesehan, dan wahana bermain. Pemkot mendapat dukungan dana APBN Rp 27 miliar. “Makanya warga diminta mengosongkan lahan akhir Februari,” jelas dia.

Selain penataan tepi SKM dengan pembuatan taman, normalisasi SKM menjadi fokusnya. Bahkan ada rencana pendalaman sungai dan pelebaran. “Supaya bersih. Ruang gerak air bertambah. Pembuangan lebih cepat,” terangnya.

Baca Juga:  Habiskan Dana Rp 12 Miliar, Museum Baru Dapat Dimanfaatkan Tahun 2019 

Sebenarnya, program ini ditargetkan hingga mencapai Gang Nibung. Bahkan sudah masuk perencanaan. Hanya, untuk tahun ini, anggaran yang diterima cukup untuk mengatasi sisi kanan Jembatan Perniagaan. “Bertahap lah. Kami akan usulkan lagi tahun depan,” sebut dia.

Selain pembangunan taman, pihaknya juga memiliki program penghijauan pada sisi hulu SKM. Ini sebagai upaya menambah daerah tangkapan air. Bahkan, pihaknya pun telah bekerja sama dengan Gerakan Memungut Sehelai Sampah (GMSS). “Sudah kami koordinasikan. Kami juga menyiapkan bibitnya yang cocok di tanam di tepi sungai. Seperti tanaman jarak,” bebernya.

Masyarakat pun diimbau berkoordinasi. Jika memerlukan bibit yang akan di tanam di tepi SKM. “Sudah kami siapkan. Masyarakat tinggal minta saja,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga sekitaran bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), Jalan Perniagaan Gang Rahmat, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, diimbau segera mengosongkan lahan paling lambat akhir Februari. Tepatnya di RT 36, RT 37, RT 38.

Baca Juga:  Hilang di Tempat Penitipan Anak, Yusuf Belum Juga Ditemukan

Sehingga akhir Februari mendatang, lahan sudah kosong. Pemkot Samarinda berencana membuat taman dengan berbagai macam wahana bermain. Bahkan tempat berjualan akan ditata agar rapi. Menurut Sekretaris Lurah Dadi Mulya, Noor Ilham, surat imbauan tersebut sebagai tindak lanjut atas imbauan pemkot. “Kami sudah sampaikan kepada warga,” ujarnya.

Berdasarkan pertemuan yang terjadi, warga meminta solusi atau jalan tengah. “Untuk keberatan sepertinya tidak ada. Warga sadar bangunannya salah. Kan berdiri di atas sungai,” ungkap dia.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Charuddin mengatakan, lahan tersebut menjadi milik Pemkot Samarinda. Tepatnya 25 tahun silam, kala itu, pemkot sudah memberikan ganti rugi kepada warga setempat.

Baca Juga:  Jaang Belum “Move On” 

Ganti rugi tersebut, lanjut dia, berlangsung setelah terjadinya kebakaran yang menghanguskan pemukiman warga setempat. Pemkot Samarinda kemudian memberikan penawaran kepada warga agar mau dipindahkan di perumahan Bengkuring, kecamatan Samarinda Utara. Dan Pelita 7 di Kecamatan Sambutan. “Namun sebagian warga memilih menetap,” terang dia.

Hingga akhirnya pemkot pun membuat perjanjian dengan warga. Ya, warga bersedia pindah jika sewaktu-waktu lahan tersebut akan digunakan. Sugeng menegaskan, tidak akan memberikan ganti rugi kepada warga. “Tanah sudah dibebaskan,” papar mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini.

Warga pun diimbau mengosongkan pemukiman tanpa harus terjadi gesekan. “Sementara diimbau dulu. Akhir Februari harus kosong,” tutupnya. (*/dq/rsh/k18/kpg)

Tags: samarindaSungai Karang Mumus
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Kedua Sidang Adjudikasi, Caleg yang Dicoret Tambahkan Bukti

Next Post

Sebut Bawaslu Tak Konsisten, KPU Bontang Minta Hak Caleg Dilindungi

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30
Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi
Kriminal

Modus Pengobatan Alternatif, Komplotan Penipu Diringkus saat Hendak Beraksi

14 April 2022, 12:30
Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim
Kaltim

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Kaltim

19 September 2021, 10:25

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.