• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Pemkot Bontang Buka Pelatihan KHA

by BontangPost
16 Maret 2018, 00:08
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
BUKA PELATIHAN: Staf Ahli Pemkot Bontang membuka acara pelatihan KHA yang digelar oleh Dissos-P3M selama 3 hari.(HUMAS PEMKOT BONTANG)

BUKA PELATIHAN: Staf Ahli Pemkot Bontang membuka acara pelatihan KHA yang digelar oleh Dissos-P3M selama 3 hari.(HUMAS PEMKOT BONTANG)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pemkot Bontang membuka acara pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) yang digelar Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Bontang. Pelatihan tersebut diikuti tanaga kesehatan dan pendidikan. Sehingga diharapkan dapat mewujudkan Puskesmas, rumah sakit, dan sekolah yang ramah anak.

Pemkot Bontang diwakili Staf Ahli Bidang Pemberdayaan Kemasyarakatan dan SDM, Sofiansyah mewakili Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam sambutannya mengatakan, untuk perlindungan anak dan menegakkan hak-hak anak di seluruh dunia, PBB telah mengesahkan Konvensi Hak-Hak Anak pada 20 November 1989. Di Indonesia sendiri, telah meratifikasi KHA ini dengan Keputusan Presiden nomor 36 tahun 1996.

“Dengan meratifikasi KHA, Indonesia secara teknis telah dengan sukarela mengikatkan diri pada ketentuan yang terkandung dalam KHA,” jelas Sofiansyah, di Hotel Tiara Surya, Rabu (14/3) lalu.

Baca Juga:  Demi PAD, DPRD Terus Dorong Raperda RPPPI 

Dia menjelaskan, hampir semua negara di dunia telah meratifikasi KHA. Sampai tahun 1999, tersisa 2 negara di dunia yaitu Somalia dan Amerika Serikat. Kata Sofiansyah, negara peserta konvensi punya kewajiban untuk melaksanakan ketentuan dan aturan-aturannya dalam kebijakan, program, serta tata laksana pemerintahannya.

Langkah yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam melaksanakan konvensi 1989 ialah melakukan Amandemen kedua Undang-Undang Dasar tahun 1945 dengan memasukkan Pasal 288 Ayat (2) pada 18 Agustus 2000. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” ujarnya.

Langkah selanjutnya dengan menerbitkan UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU nomor 23 tahun 2003 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Kemudian UU nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, UU nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dan berbagai peraturan lainnya.

Baca Juga:  Ratusan Warga Bontang Ikuti Pemagangan dan Pelatihan

“Seiring berbagai kebijakan dan peraturan yang melindungi anak, fakta di lapangan menunjukkan bahwa pelanggaran demi pelanggaran terhadap anak terus terjadi,” ungkapnya.

Perkembangan masyarakat yang semakin kompleks, lanjut Sofiansyah, memberikan pengaruh buruk terhadap pengasuhan dan perawatan anak dalam perwujudan hak anak. Mulai dari eksploitasi anak secara ekonomi, kekerasan seksual terhadap anak, penelantaran, dan bentuk pelanggaran hak anak lainnya baik kuantitas dan kualitasnya yang semakin meningkat.

“Berbagai upaya terus kami lakukan untuk mewujudkan pemerintahan yang ramah anak. Dengan terus-menerus menggaungkan kegiatan dalam rangka memperkenalkan KHA ke tingkatan pemerintah dan masyarakat, melalui sosialisasi, advokasi dan pelatihan,” bebernya.

Kota Bontang secara konsisten terus berupaya memberikan pemenuhan terhadap pelaksanaan hak maupun perlindungan anak. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan Kota Layak Anak selama dua tahun berturut-turut. Yakni di tahun 2015 untuk kategori pratama dan tahun 2017 untuk kategori Madya.

Baca Juga:  Lulus 100 Persen, 4 Siswa SMP Vidatra Masuk 10 Besar Kaltim

“Penghargaan tersebut menjadi salah satu tolok ukur bahwa Pemkot Bontang berada di jalur yang sesuai dalam pemenuhan hak anak. Serta menjadi pelecut motivasi untuk terus memberikan pelayanan ramah anak di Kota Bontang,” pungkasnya. (mga)

Tags: advertorialKontrak Pemkot Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pupuk Kaltim Buka Beasiswa SD Dan SMP

Next Post

Wawali Hadiri Rapat Pleno Penetapan DPS

Related Posts

BPJAMSOSTEK Serahkan Data Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah, Sebanyak 1,1 Juta Pekerja Asal Kalimantan
Advertorial

BPJAMSOSTEK Serahkan Data Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah, Sebanyak 1,1 Juta Pekerja Asal Kalimantan

25 Agustus 2020, 15:00
Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta
Advertorial

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

12 Agustus 2020, 07:30
BPJAMSOSTEK Bontang Beri Pelatihan Gratis untuk Mantan Pekerja Terdampak Covid-19
Advertorial

BPJAMSOSTEK Bontang Beri Pelatihan Gratis untuk Mantan Pekerja Terdampak Covid-19

11 Agustus 2020, 12:31
Seluruh Pedagang Pasar di Bontang Bakal Dilindungi BPJAMSOSTEK
Breaking News

Seluruh Pedagang Pasar di Bontang Bakal Dilindungi BPJAMSOSTEK

7 Agustus 2020, 10:11
Panen Hadiah Simpedes BRI, Nasabah Muara Badak Boyong Mobil
Advertorial

Panen Hadiah Simpedes BRI, Nasabah Muara Badak Boyong Mobil

27 Juli 2020, 15:00
Puncak Peringatan HAN 2020, PT KNI Ajak Lindungi Hak Anak
Advertorial

Puncak Peringatan HAN 2020, PT KNI Ajak Lindungi Hak Anak

23 Juli 2020, 20:02

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.