• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ikan Laut Diburu Pembeli

by BontangPost
18 Maret 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
LARIS MANIS: Salah seorang penjual ikan di Pasar Segiri Samarinda. Minimnya pasokan dari Jawa membuat ikan yang datang di pasar menjadi rebutan.(ASPIN/METRO SAMRINDA)

LARIS MANIS: Salah seorang penjual ikan di Pasar Segiri Samarinda. Minimnya pasokan dari Jawa membuat ikan yang datang di pasar menjadi rebutan.(ASPIN/METRO SAMRINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Akhir pekan ini, ikan laut ramai diburu masyarakat. Pasalnya, harga sejumlah ikan laut di Samarinda pekan ini mengalami kenaikan. Hal ini terjadi karena pasokan ikan di pasar lebih sedikit dibandingkan daya beli masyarakat. Sebab, jumlah ikan yang didatangkan dari Pulau Jawa terpantau turun.

Salah seorang pedangang ikan laut di Pasar Segiri Samarinda, Ibrahim (24) mengungkapkan, pekan lalu harga ikan tongkol dijual Rp 25 ribu perkilogram. Minggu ini harganya menjadi Rp 30 ribu. Sedangkan ikan layang dari Rp 28 ribu, saat ini dijual Rp 35 ribu. Kemudian ikan sarden pekan ini naik Rp 28 ribu, sebelumnya dijual Rp 25 ribu.

Baca Juga:  Dianggap Melawan, Herwan Terdepak dari Perahu Hanura 

“Begitu juga dengan ikan tuna yang harganya naik jadi Rp 35 ribu. Sebelumnya perkilo kami jual Rp 30 ribu. Rata-rata ikan laut naik Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu,” ungkap Ibrahim, Sabtu (17/3) kemarin.

Ia mengatakan, tidak hanya ikan laut yang mengalami kenaikan harga. Ikan air tawar juga harganya ikut melonjak. Misalnya, saat ini dia menjual ikan nila Rp 40 ribu. Padahal sebelumnya harga ikan tersebut Rp 38 ribu. Begitu juga dengan ikan mas yang sekarang dijual Rp 40 ribu. Padahal  sebelumnya dijual Rp 38 ribu.

“Ikan haruan juga harganya naik. Saat ini kami jual Rp 45 ribu. Sebelumnya perkilogram kami jual Rp 40 ribu. Karena harga ikan laut naik, kalau ada ikan masuk kami jadi saling berebut,” bebernya.

Baca Juga:  Jaang Tiga Besar

Walupun harga ikan naik, lanjut Ibrahim, tapi pembeli kian hari terus bertambah. “Bahkan pedagang nasi dan pedagang ikan keliling, berebut pesan ikan. Mereka datang lebih awal karena takut stok habis,” tambah Ibrahim.

Berbeda dengan ikan, harga cumi-cumi terpantau turun. Sebelumnya, setiap kilogram cumi-cumi dijual Rp 60 ribu. Kemudian turun jadi Rp 50 ribu. Udang dengan bentuk sedang juga harganya ikut turun. “Minggu lalu kami jual cumi-cumi Rp 80 ribu. Saat ini harganya Rp 70 ribu. Sebelumnya udang kecil kami jual Rp 55 ribu. Sekarang dijual Rp 40 ribu,” ujar dia.

Sementara itu dari pantauan Metro Samarinda, aneka sayur-mayur dan bumbu-bumbu dapur harganya terbilang normal. Tak ada harga sayuran atau bumbu dapur yang mengalami kenaikan atau penurunan. “Harga sembako juga sama,” ujar salah seorang pedagang yang ditemui media ini. (*/aj/luk)

Baca Juga:  Terkait Pencoretan Edy dari Bacaleg, Pengurus PDI Perjuangan Bungkam? 
Tags: Ikan LautMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Deklarasi Anti Hoax, Jurnalis Gandeng Aparat Kepolisian dan TNI 

Next Post

TPS ‘Sepi’ Tetap Dipertahankan

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.