• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tidak Semua Kecamatan di Kutim Punya Dokter Gigi 

by BontangPost
21 April 2018, 11:01
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
KEKURANGAN DOKTER: Dokter Gigi mengajarkan siswa SDN 006 Sangatta Selatan menyikat gigi yang benar.(DOK/SANGATTA POST)

KEKURANGAN DOKTER: Dokter Gigi mengajarkan siswa SDN 006 Sangatta Selatan menyikat gigi yang benar.(DOK/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Hingga saat ini, tenaga medis di Kutim masih kurang. Terkhususnya dokter gigi, jumlahnya masih jauh dari rata-rata banyaknya dokter gigi di ibu kota. Padahal, Kutim merupakan daerah yang sangat luas.

Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kutim drg Dwi Agustina. Perempuan tersebut menyatakan, dari jumlah dokter gigi di Kutim, seperti yang tercatat di daftar keanggotaan organisasinya yaitu 38 orang, belum mengisi semua kecamatan.

Dia mengaku sulit bagi dokter gigi untuk berpraktek di sejumlah kawasan Kutim yang jauh, katakan saja seperti di Kecamatan Muara Bengkal, Long Mesangat, hingga Batu Ampar. Lokasinya sangat jauh, dan akses jalannya sangat sulit. “Apalagi kami doker gigi kebanyakan dari kaum hawa. Dari dulu mayoritas profesi ini digeluti oleh perempuan,” ungkap dia.

Baca Juga:  Infrastruktur Penunjang Pariwisata Kutim Masih Buruk

Sementara itu, beber Dwi, jumlah dokter gigi di Kutim yang memiliki spesialisasi juga masih minim. “Saat ini, anggota kami yang sedang menempuh pendidikan mengambil spesialisasi ada empat orang, dan dalam waktu dekat akan kami tambah lagi mumgkin dua orang,” ulasnya.

engaku, kekurangan tenaga medis tersebut membuat dokter gigi di Kutim harus banyak bekerja sama dengan beberapa rumah sakit dan puskesmas, agar bisa mengcover penanganan pasien yang menumpuk.

Menurutnya kendala lain medis dokter gigi di Kutim, yaitu berubah-ubahnya program pusat, ketika pergantian kepemimpinan. “Dulu kami punya dirjen kesehatan gigi dan mulut, itu sangat membantu. Tapi kemudian dirjen tersebut dilebur digabung dengan dirjen kesehatan, sehingga banyak perubahan,” ungkap dia.

Baca Juga:  Masyarakat Antusias Ikuti Lomba Menimbang Sampah

Sementara hubungan perkumpulan dokter gigi tersebut dengan pemkab, Dwi mengklaim, sangat baik. Namun sejauh ini tenaga medis yang bersedia mengabdi di pedalaman tak banyak dan belum merata. “Hubungan kami dengan pemkab sangat baik. Kami sering menjalin komunikasi,” ucap dia. (mon/kpnn)

Tags: dokter gigiSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kecamatan Sangkulirang Juara Umum MTQ Kutim ke XIV

Next Post

Waspada, Penyakit Menular Intai Janin 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.