• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tak Disangka, Harga Cabai Melonjak Tinggi

by M Zulfikar Akbar
16 Juli 2018, 10:46
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Merata di Seluruh Pasar Sangatta

Merata di Seluruh Pasar Sangatta

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kembali melambung, harga cabai di pasar tradisional terus melonjak. Bahkan saat ini, harga komoditas yang terbilang penting bagi masyarakat tersebut, telah mencapai Rp 100 ribu per kilogram (kg).

Arif (32), salah satu pedagang sayuran di Pasar Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengatakan, sebelumnya harga cabai terbilang normal bahkan pasca lebaran.

“Sebelumnya harga normal saja, ya memang sedikit melambung, sekira Rp 50 ribu, tapi hari ini (Red: Kemarin), harga dari pemasok sudah Rp 95 ribu, jadi saya jual Rp 102 ribu,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Minggu (15/3).

Dia mengaku tak mengetahui pasti alasan kenaikan harga cabai. Pasalnya, bawang merah dan bawang putih terpantau murah. Dirinya merasa kebingungan atas hal ini.

“Barang lain murah, biasanya kalau bawang murah, cabai juga murah. Tapi ini cabai saja yang naik. Malah harga bawang hanya Rp 30 ribu per kg,” keluhnya.

Di pasar yang sama, seorang ibu rumah tangga bernama Faridawati (24), mengeluhkan melambungnya harga kebutuhan rumah tangga. Menurutnya hal itu berdampak pada bumbu masakan.

“Mahal sekali harga pasar. Mau bikin bumbu, jadi harus keluarkan dana lebih. Hal itu bikin saya sedikit kesal,” tandasnya.

Tidak hanya di Sangatta Selatan, hal serupa terjadi di Pasar Swarga Bara. Kenaikan ditaksir mencapai 40 ribu dari harga sebelumnya. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang warga Kabo Jaya, bernama Irma.

“Di pasar serba naik, tidak hanya cabai, tapi ayam juga sekarang Rp 40 ribu per kg, terus cari sayur juga susah, kangkung lima ribu, bahkan bayam sekarang tujuh ribu. Mau mengeluh juga sama siapa,” tuturnya.

Ia memperkirakan sulitnya mencari sayur yang ditanam karena musim yang tidak menentu. Irma menceritakan, di kebun miliknya sejumlah tanaman mengalami gagal panen. “Wajar saja kalau harga naik, di kebun saya juga tanaman banyok terendam hujan,” ucap wanita berhijab ini.

Saat dikonfirmasi, Kasi Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Kutim, Ahmad Dony mengatakan, akan melakukan pengecekkan di pasar-pasar dalam waktu dekat. Guna memastikan harga yang diberitakan melonjak. “Iya nanti akan kami coba cek,” tutupnya. (*/la)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banyak Taman Kota Tepian Terbengkalai

Next Post

Dua Nama Baru Isi Kursi Bawaslu

Related Posts

Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

2 November 2026, 14:49
Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi
Bontang

Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

2 November 2026, 13:12
CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang
Kaltim

Dugaan Korupsi Pengelolaan Batu Bara, Tiga Direktur Varia Niaga Samarinda Jadi Tersangka

2 November 2026, 11:00
Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026
Bontang

12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

2 November 2026, 09:15
Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Marangkayu, Polisi Sita Belasan Gram Barang Bukti
Kriminal

Pria di Muara Badak Diringkus Polisi, Tujuh Paket Sabu Ditemukan di Rumah

2 November 2026, 08:17
Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.