BONTANG – Hari ini (16/7) merupakan hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang lebaran 1439 Hijriah. Para siswa pun diharapkan bisa datang tepat waktu dengan diantar para orang tuanya.
“Seharusnya diantar dulu sama orang tuanya untuk anak-anak yang baru masuk SD,” jelas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang, Akhmad Suharto, Minggu (15/7) kemarin.
Hal tersebut kata Suharto, dimaksudkan agar ada komunikasi antara orang tua murid dengan para guru yang akan mengajar anak mereka. “Supaya ada ikatan emosional antara orang tua dan guru, maka akan lebih baik orang tua langsung yang mengantar anak di awal masuk sekolah,” ujarnya.
Oleh sebab itu, para perusahaan juga diimbau memberikan kelonggaran kepada para karyawannya yang akan mengantar anak-anaknya di hari pertama sekolah. Suharto menyebut, bagi para pegawai ASN juga diberikan kesempatan untuk mengantar anak-anaknya masuk sekolah. “Kalau pegawai diperbolehkan mengantar dulu anak-anaknya,” ucap dia.
Saat pertama masuk sekolah, biasanya ada kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Suharto pun mengimbau agar tidak ada aksi kekerasan. Namun demikian, Suharto tidak merasa khawatir karena pengalaman tahun lalu, sudah tidak terdapat PLS atau yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah (Mos) dengan kekerasan. “Itu untuk tingkat SMP dan SMA saja, kalau SD tidak ada,” terang dia.
Suharto mengharapkan tidak ada lagi tindak kekerasan dalam PLS, agar para siswa bisa mulai mengikuti tahun ajaran baru dengan lancar. Jika memang terdapat tindak kekerasan pada kegiatan PLS, maka bisa langsung melaporkannya ke Disdik Bontang. “Iya langsung saja laporkan jika ada yang menggunakan kekerasan, tetapi melihat pengalaman tahun lalu sudah tidak ada lagi yang seperti itu,” pungkasnya.(mga)







